Buka menu utama

Perubahan

649 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
update pemerintahan dan merapikan
| kecamatan=17
| kelurahan=2
Desa| desa =122
| suku = [[Suku Dayak|Dayak]] 62.90%<br>[[Suku Melayu|Melayu]] 11.10%<br> [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]] 10.30%<br> [[Suku Jawa|Jawa]] 7.40%<br> [[Suku Madura|Madura]] 3.40%<br> [[Lain-lain]] 4.90%{{fact}}
| suku = [[Suku Dayak|Dayak]] 62.90%<br>
[[Suku Melayu|Melayu]] 11.10%<br> [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]] 10.30%<br> [[Suku Jawa|Jawa]] 7.40%<br> [[Suku Madura|Madura]] 3.40%<br> [[Lain-lain]] 4.90%{{fact}}
| agama = [[Katolik]] 53.77%<br> [[Kristen Protestan]] 25.52%<br> [[Islam]] 14.08%<br>[[Budha]] 6.55%<br> [[Konghucu]] 0,07%<br> [[Hindu]] 0.01%
| bahasa=[[Bahasa Indonesia]],[[Dayak]], [[Hakka]], [[Bahasa Melayu]]
| dauref = (2013)<ref>{{cite web|url=http://www.djpk.depkeu.go.id/regulation/27/tahun/2013/bulan/02/tanggal/04/id/873/|title=Perpres No. 10 Tahun 2013|date=2013-02-04|accessdate=2013-02-15}}</ref>
| dasar hukum= Undang-undang RI Tahun 1999, Nomor 10
| tanggal = 27 April 1999
| kepadatan = 36,42 jiwa/km2
| kepala daerah = [[Bupati]]{{br}}
| nama kepala daerah = [[Suryadman Gidot]], M.Pd
| wakil kepala daerah = [[Wakil Bupati]]{{br}}
| nama wakil kepala daerah = [[Agustinus Naon]], S.Sos
| zona = [[WIB]] ([[UTC]]+7)
| lagu = Bumi Sebalo
| rumah = Rumah Adat Dayak Kanayant Betang/Bantang, Rumah Adat Dayak Bidayuh Baluk
| senjata = [[Mandau]]
| web = http://www.bengkayangkab.go.id/
}}
 
 
Bengkayang memiliki tanah yang subur dengan kontur yang beragam, sektor [[pertanian]] memegang peranan penting dalam perekonomian daerah ini. Apalagi dengan relief yang beragam, dari pegunungan hingga daerah pesisir pantai, menjadikan Bengkayang kaya akan keanekaragaman sumber daya alam. Pembangunan di wilayah ini masih tertinggal, namun dengan adanya semangat otonomi daerah diharapkan dapat memacu pembangunan Bengkayang menjadi lebih maju di segala bidang. Salah satu hasilnya adalah berhasilnya pembangunan gedung Kantor Bupati satu atap, di mana dalam satu gedung tersebut terpusat seluruh badan dan dinas yang ada di lingkungan pemerintahan daerah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap publik. Selain itu proyek pengadaan air bersih juga telah selesai direvitalisasi.
 
== Geografis ==
Kabupaten Bengkayang merupakan salah satu kabupaten yang terletak di sebelah utara Provinsi Kalimantan Barat. Secara geografis, Kabupaten Bengkayang terletak di 0°33'00" Lintang Utara sampai 1°030'00" Lintang Utara dan 108°039'00" Bujur Timur sampai 110°010'00" Bujur Timur.
 
=== Batas Wilayah ===
Secara administratif, batas-batas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebagai berikut:
* Utara : Serawak-Malaysia Timur dan Kabupaten Sambas
* Selatan : Kabupaten Pontianak
* Barat : Laut Natuna dan Kota Singkawang
* Timur : Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Landak
 
=== Topografi dan Sungai ===
Ada dua kondisi alam yang membedakan wilayah Kabupaten Bengkayang. Kondisi alam yang pertama adalah pesisir pantai. Keseluruhan wilayah pesisir ini termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Sungai Raya. Kondisi alam yang kedua adalah daratan dan perbukitan yang terdiri dari Kecamatan Capkala, Samalantan, Monterado, Bengkayang, Teriak, Sungai Betung, Ledo, Suti Semarang, Lumar, Sanggau Ledo, Seluas, Jagoi Babang, dan Siding.
Ada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) utama yang melintasi wilayah Kabupaten Bengkayang, yaitu: DAS Sambas, DAS Sungai Raya, dan DAS Sungai Duri. Dari ketiga DAS tersebut, yang paling besar adalah DAS Sambas yang luasnya meliputi 722.500 hektare sedangkan DAS Sungai Raya sebesar 50.000 hektare dan DAS Sungai Duri hanya sebesar 24.375 hektare.
 
=== Luas Wilayah ===
Secara keseluruhan, luas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 5.396,30 km2 atau sekitar 3,68 persen dari total luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjadikan Kabupaten Bengkayang sebagai kabupaten dengan cakupan wilayah terkecil di Kalimantan Barat.
Pada tahun 2008, daerah pemerintahan Kabupaten Bengkayang dibagi menjadi 17 kecamatan. Dari sejumlah kecamatan yang ada, Kabupaten Bengkayang dibagi lagi menjadi 2 kelurahan dan 122 desa definitif.
Dilihat dari luas masing-masing kecamatan, Jagoi Babang merupakan kecamatan yang paling luas di Kabupaten Bengkayang dengan cakupan wilayah sebesar 655 km2 atau sekitar 12,14 persen dari luas Kabupaten Bengkayang keseluruhan dan kecamatan dengan wilayah terkecil adalah Kecamatan Capkala dengan luas wilayah sebesar 46,35 km2 atau hanya sekitar 0,86 persen dari total luas Kabupaten Bengkayang.
Dilihat dari jarak tempuh terjauh dari ibukota kecamatan ke ibukota kabupaten di Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Siding adalah kecamatan dengan jarak tempuh terjauh, yaitu sekitar 103,68&nbsp;km disusul Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Sungai Raya.
 
=== Jenis Tanah ===
Dilihat dari jenis tanahnya, sebagian besar daerah Kabupaten Bengkayang adalah jenis tanah poldosit merah kuning, yaitu sebesar 322.347 hektare dan yang paling sedikit adalah jenis OGH, yaitu sebesar 6.700 hektare.
Dilihat dari persebaran lerengnya, sebagian besar wilayah Kabupaten Bengkayang masuk pada kelas lereng 15-40 % dan hanya sebagian kecil yang masuk dalam kelas lereng lebih dari 40 %. Selanjutnya, dilihat dari tekstur tanahnya, sebagian besar masuk dalam tekstur sedang, yaitu sebesar 343.023 hektare. Luas wilayah tergenang di Kabupaten Bengkayang hanya sebesar 36.020 hektare dan luas wilayah yang tidak adalah tergenang sebesar 503.610 hektare.
 
=== Pulau-pulau ===
Walaupun hanya sebagian kecil wilayah Kabupaten Bengkayang yang merupakan wilayah perairan laut, Kabupaten Bengkayang juga memiliki sejumlah pulau, yaitu sebanyak 12 pulau. Dari sejumlah pulau tersebut, ada sebanyak 5 pulau masih belum berpenghuni dan 7 pulau sudah berpenghuni. Semua pulau yang ada terletak di wilayah perairan Laut Natuna. Pulau terbesar yang berpenghuni adalah Pulau Lemukutan dan Pulau Penatah Besar.
 
=== Kondisi Perairan ===
Perairan sebelah barat dan timur pulau-pulau kecil Bengkayang merupakan pantai yang berarus dengan kecepatan yang relatif tinggi berkisar antara 0,45 - 0,75 m/dt rata-rata bulanannya. Pasang surut (pasut) di perairan Bengkayang bersifat campuran, yaitu di bagian utara tipe ganda lebih dominan (diurnal), dan arah selatan tipe tunggal lebih dominan (semi diurnal). Kisaran pasut pada waktu pasang purnama mencapai 1,2-1,7 m dan pada pasang perbani sekitar 0,4-0,8 m. Tinggi gelombang rata-rata di wilayah ini berkisar antara 10–30&nbsp;cm dan yang dominan dari arah barat laut. Pada musim utara (Nopember-Februari), tinggi gelombang dapat mencapai rata-rata 0,75 m.
 
== Sejarah ==
 
=== Asal Usul Bengkayang ===
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Weg naar Benkajang. TMnr 60044339.jpg|jmpl|300px|Jalan ke Bengkayang (tahun 1922-1930)]]
 
Kata Bengkayang dalam [[Bahasa Tionghoa]]: ''La La'' yang berarti jauh,.<ref>Banyak awalnyapertanyaan Bengkayangmasyarakat merupakanyang sebuahtimbul, desakenapa bagianbengkayang wilayahberasal Sambas,dari desanama Bengkayang''la merupakanla''. tempatPadahal singgahorang padaCina pedagangyang dandatang penambangke emas.daerah ini mengenal Bengkayang padadengan masasebutan penjajahan''rara''. BelandaAkibat merupakanorang bagianCina daritidak wilayahbiasa menyebutkan ''Afdelingrara'' Vankarena lidahnya tidak biasa jadilah Singkawang'',la dila''.</ref> manaAwalnya padaBengkayang waktumerupakan itusebuah pembagiandesa bagian wilayah ''afdeling''Sambas. administrasiDesa yangBengkayang daerahmerupakan hukumnyatempat singgah pada pedagang dan penambang emas. meliputi:
 
=== Masa Pendudukan Belanda ===
Bengkayang pada masa pendudukan Belanda merupakan bagian dari wilayah ''Afdeling Van Singkawang''. Pada waktu itu pembagian wilayah ''afdeling'' administrasi yang daerah hukumnya meliputi:
* ''Onder Afdeling'' Singkawang, Bengkayang, Pemangkat dan Sambas (daerah Kesultanan Sambas)
* Daerah Kerajaan/Penembahan Mempawah
* Daerah Kerajaan Pontianak yang sebagian wilayahnya adalah Mandor
 
=== Masa Kemerdekaan Indonesia (1945-1999) ===
Setelah Perang Dunia II berakhir, daerah tersebut dibagi menjadi daerah otonom Kabupaten Sambas yang beribu kota di Singkawang. Kabupaten Sambas ini membawahi 4 (empat) kawedanan, yakni:
 
* Kawedanan Singkawang
* Kawedanan Pemangkat
* Kawedanan Sambas
* Kawedanan Bengkayang
asal nama bengkayang ialah diambil dari nama sungai kecil yang dikenal dengan nama sungai bengkayang yang mengalir dan berujung ke sungai sebalo (di pinggi Pasar Teratai Bengkayang). bengkayang. ada juga menurut orang tua zaman dahulu yang saat ini masih hidup, nama bengkayang di ambil dari bangkai.
 
Asal nama bengkayang ialah diambil dari nama sungai kecil yang dikenal dengan nama sungai bengkayang yang mengalir dan berujung ke sungai sebalo (dipinggir Pasar Teratai Bengkayang).
=== Pembagian Administratif ===
Berdasarkan:
 
=== Pembentukan Kabupaten Bengkayang (1999-sekarang) ===
Pada masa pemerintahan RI, menurut Undang-undang No. 27 tahun 1959 tentang penetapan Undang-undang Darurat No. 3 tahun 1953 mengenai pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan Barat (LNRI Nomor 72 tahun 1959, tambahan LNRI Nomor 1980), terbentuklah Kabupaten Sambas. Wilayah pemerintahan Kabupaten Sambas ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Bengkayang sekarang.
 
Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 10 tahun 1999 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Bengkayang, secara resmi mulai tanggal 20 April 1999, Kabupaten Bengkayang terpisah dari Kabupaten Sambas. Selanjutnya, pada tanggal 27 April 1999, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah mengangkat Bupati Bengkayang pertama yang dijabat oleh Drs. Jacobus Luna. Pada waktu itu, wilayah Kabupaten Bengkayang ini meliputi 10 kecamatan.
 
Keberadaan Undang-undang Nomor 12 tahun 2001 tentang pembentukan Pemerintahan Kota Singkawang mengakibatkan Kabupaten Bengkayang dimekarkan kembali dengan melepas 3 kecamatan yang masuk kedalam wilayah pemerintahan kota Singkawang sehingga tinggal menjadi 7 kecamatan. Kemudian, pada tahun 2002, Kabupaten Bengkayang kembali bertambah menjadi 10 keca-matan dengan pembentukan 3 kecamatan baru, yaitu: Kecamatan Monterado, Kecamatan Teriak, dan Kecamatan Suti Semarang. Pada awal tahun 2004, dari 10 kecamatan yang ada tersebut, Kabupaten Bengkayang dimekarkan lagi menjadi 14 kecamatan dengan 4 kecamatan barunya, yaitu: Kecamatan Capkala, Kecamatan Sungai Betung, Kecamatan Lumar, dan Kecamatan Siding. Pada tahun 2006, dari 14 kecamatan dimekarkan kembali menjadi 17 kecamatan. Tiga kecamatan yang baru terbentuk adalah Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kecamatan Lembah Bawang, dan Kecamatan Tujuh Belas.
 
Pada bulan Agustus 2010, Bupati Bengkayang Terpilih yaitu Suryadman Gidot,S.Pd dilantik.
 
== Pemerintahan ==
=== Daftar Bupati ===
{{utama|Daftar Bupati Bengkayang}}
{{:Daftar Bupati Bengkayang}}
 
=== Dewan Perwakilan ===
{{utama|Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang}}
 
=== Kecamatan ===
{{utama|Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Bengkayang}}
Berdasarkan:
* Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 6 Tahun 2004, tentang Perubahan Desa menjadi Kelurahan di Kabupaten Bengkayang,
* Peraturan Daerah Kabupaten Bengkayang Nomor 7 Tahun 2006, tentang Pemekaran [[Sungai Raya, Bengkayang|Kecamatan Sungai Raya]] dimekarkan menjadi [[Sungai Raya Kepulauan, Bengkayang|Kecamatan Sungai Raya Kepulauan]],
* Kecamatan [[Bengkayang, Bengkayang|Bengkayang]]
Terdiri dari 2 kelurahan dan 4 desa, yaitu :
** Kelurahan Bumi Emas (Kode Pos : 79212)
** Kelurahan Sebalo (Kode Pos : 79211)
** Desa Bani Amas (Kode Pos : [[79211]])
** Desa Setia Budi (Kode Pos : 79211)
** Desa Tirta Kencana (Kode Pos : 79211)
** Desa Bakti Mulya (Kode Pos : 79213)
* Kecamatan [[Capkala, Bengkayang|Capkala]]
Terdiri dari 7 desa, yaitu :
** Desa Capkala (Kode Pos : 79271)
** Desa Aris (Kode Pos : 79271)
** Desa Mandor (Kode Pos : 79271)
** Desa Pawangi (Kode Pos : 79271)
** Desa Setanduk (Kode Pos : 79271)
** Desa Sebandut (Kode Pos : 79271)
** Desa Medang (Kode Pos : 79271)
* Kecamatan [[Jagoi Babang, Bengkayang|Jagoi Babang]]
Terdiri dari 6 desa, yaitu :
** Desa Jagoi (Kode Pos : 79286)
** Desa Sekida (Kode Pos : 79286)
** Desa Sinar Baru (Kode Pos : 79286)
** Desa Semunying Jaya (Kode Pos : 79286)
** Desa Kumba (Kode Pos : 79286)
** Desa Gersik (Kode Pos : 79286)
* Kecamatan Ledo
Terdiri dari 12 desa, yaitu :
** Desa Dayung (Kode Pos : 79283)
** Desa Jesape (Kode Pos : 79283)
** Desa Lesabela (Kode Pos : 79283)
** Desa Lomba Karya (Kode Pos : 79283)
** Desa Rodaya (Kode Pos : 79283)
** Desa Seles (Kode Pos : 79283)
** Desa Semangat (Kode Pos : 79283)
** Desa Serangkat (Kode Pos : 79283)
** Desa Sidai (Kode Pos : 79283)
** Desa Suka Damai (Kode Pos : 79283)
** Desa Suka Jaya (Kode Pos : 79283)
** Desa Tebuah Marong (Kode Pos : 79283)
* Kecamatan [[Lembah Bawang, Bengkayang|Lembah Bawang]]
Terdiri dari 8 desa, yaitu :
** Desa Godang Damar (Kode Pos : 79281)
** Desa Janyat (Kode Pos : 79281)
** Desa Kinande (Kode Pos : 79281)
** Desa Lembah Bawang (Kode Pos : 79281)
** Desa Papan Tembawang (Kode Pos : 79281)
** Desa Papan Uduk (Kode Pos : 79281)
** Desa Saka Taru (Kode Pos : 79281)
** Desa Tempapan (Kode Pos : 79281)
* Kecamatan [[Lumar, Bengkayang|Lumar]]
Terdiri dari 5 desa, yaitu :
** Desa Belimbing (Kode Pos : 79283)
** Desa Lamonda (Kode Pos : 79283)
** Desa Magmagan Karya (Kode Pos : 79283)
** Desa Seren Selimbau (Kode Pos : 79283)
** Desa Tiga Berkat (Kode Pos : 79283)
* Kecamatan Monterado
Terdiri dari 11 desa, yaitu :
** Desa Beringin Baru (Kode Pos : 79281)
** Desa Gerantung (Kode Pos : 79281)
** Desa Goa Boma (Kode Pos : 79281)
** Desa Jahandung (Kode Pos : 79281)
** Desa Mekar Baru (Kode Pos : 79281)
** Desa Monterado (Kode Pos : 79281)
** Desa Nek Ginap (Kode Pos : 79281)
** Desa Rantau (Kode Pos : 79281)
** Desa Sendoreng (Kode Pos : 79281)
** Desa Serindu (Kode Pos : 79281)
** Desa Siaga (Kode Pos : 79281)
* Kecamatan Samalantan
Terdiri dari 7 desa, yaitu :
** Desa Babane (Kode Pos : 79281)
** Desa Bukit Serayan (Kode Pos : 79281)
** Desa Marunsu (Kode Pos : 79281)
** Desa Pasti Jaya (Kode Pos : 79281)
** Desa Saba'u (Kode Pos : 79281)
** Desa Samalantan (Kode Pos : 79281)
** Desa Tumiang (Kode Pos : 79281)
* Kecamatan Sanggau Ledo
Terdiri dari 5 desa, yaitu :
** Desa Bange (Kode Pos : 79284)
** Desa Danti (Kode Pos : 79284)
** Desa Gua (Kode Pos : 79284)
** Desa Lembang (Kode Pos : 79284)
** Desa Sango (Kode Pos : 79284)
* Kecamatan Seluas
Terdiri dari 6 desa, yaitu :
** Desa Bengkawan (Kode Pos : 79285)
** Desa Kalon (Kode Pos : 79285)
** Desa Mayak (Kode Pos : 79285)
** Desa Sahan (Kode Pos : 79285)
** Desa Seluas (Kode Pos : 79285)
** Desa Sentangau Jaya (Kode Pos : 79285)
* Kecamatan Siding
Terdiri dari 10 desa, yaitu :
** Desa Bengkarum (Kode Pos : 79286)
** Desa Lhi Bui / Lhibuie (Kode Pos : 79286)
** Desa Siding (Kode Pos : 79286)
** Desa Sungkung I (Kode Pos : 79286)
** Desa Sungkung II (Kode Pos : 79286)
** Desa Sungkung III (Kode Pos : 79286)
** Desa Tamong (Kode Pos : 79286)
** Desa Tangguh (Kode Pos : 79286)
** Desa Tawang (Kode Pos : 79286)
** Desa Terabung (Kode Pos : 79286)
* Kecamatan Sungai Betung
Terdiri dari 4 desa, yaitu :
** Desa Cipta Karya (Kode Pos : 79211)
** Desa Karya Bhakti (Kode Pos : 79211)
** Desa Suka Bangun (Kode Pos : 79211)
** Desa Suka Maju (Kode Pos : 79211)
* Kecamatan Sungai Raya
Terdiri dari 5 desa, yaitu :
** Desa Sungai Duri (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Jaga A (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Jaga B (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Pangkalan I (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Pangkalan II (Kode Pos : 79271)
* Kecamatan Sungai Raya Kepulauan
Terdiri dari 5 desa, yaitu :
** Desa Karimunting (Kode Pos : 79271)
** Desa Pulau Lemukutan (Kode Pos : 79271)
** Desa Rukma Jaya (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Keran (Kode Pos : 79271)
** Desa Sungai Raya (Kode Pos : 79271)
* Kecamatan Suti Semarang
Terdiri dari 8 desa, yaitu :
** Desa Cempaka Putih (Kode Pos : 79283)
** Desa Kelayu (Kelayuk) (Kode Pos : 79283)
** Desa Kiung (Kode Pos : 79283)
** Desa Muhi Bersatu (Kode Pos : 79283)
** Desa Nangka (Kode Pos : 79283)
** Desa Suka Maju (Kode Pos : 79283)
** Desa Suti Semarang (Kode Pos : 79283)
** Desa Tapen (Kode Pos : 79283)
* Kecamatan Teriak
Terdiri dari 18 desa, yaitu :
** Desa Ampar Benteng (Kode Pos : 79214)
** Desa Bana (Kode Pos : 79214)
** Desa Bangun Sari (Kode Pos : 79214)
** Desa Benteng (Kode Pos : 79214)
** Desa Dharma Bhakti (Kode Pos : 79214)
** Desa Lulang (Kode Pos : 79214)
** Desa Malo Jelayan (Kode Pos : 79214)
** Desa Puteng (Kode Pos : 79214)
** Desa Sebente (Kode Pos : 79214)
** Desa Sebetung Menyala (Kode Pos : 79214)
** Desa Sekaruh (Kode Pos : 79214)
** Desa Setia Jaya (Kode Pos : 79214)
** Desa Sumber Karya (Kode Pos : 79214)
** Desa Tanjung (Kode Pos : 79214)
** Desa Telidik (Kode Pos : 79214)
** Desa Temia Sio (Kode Pos : 79214)
** Desa Teriak (Kode Pos : 79214)
** Desa Tubajur (Kode Pos : 79214)
* Kecamatan Tujuh Belas
Terdiri dari 4 desa, yaitu :
** Desa Bengkilu (Kode Pos : 79251)
** Desa Kamuh (Kode Pos : 79251)
** Desa Pisak (Kode Pos : 79251)
** Desa Sinar Tebudak (Kode Pos : 79251)<ref>{{Cite web|url=http://www.infokalbar.com/2015/09/daftar-kecamatan-dan-desa-di-kabupaten_4.html?m=1|title=Daftar Kecamatan dan Desa di Kabupaten Bengkayang|website=www.infokalbar.com|access-date=2016-10-18}}</ref>
 
=== Lambang Daerah ===
=== Pembentukan Wilayah Kabupaten Bengkayang ===
Kabupaten Bengkayang pada masa penjajahan Belanda merupakan bagian dari wilayah Afdeling Van Singkawang. Pada waktu itu, dilakukan pembagian wilayah administrasi Afdeling yang daerah hukumnya meliputi:
 
Onder Afdeling Singkawang, Bengkayang, Pemangkat, dan Sambas (daerah Kesultanan Sambas)
Daerah Kerajaan/Panembahan Mempawah
Daerah Kerajaan Pontianak yang sebagian daerahnya adalah Mandor.
 
Setelah Perang Dunia II berakhir, daerah tersebut dibagi menjadi daerah otonom Kabupaten Sambas yang beribukota di Singkawang. Kabupaten Sambas ini membawahi 4 (empat) kawedanan, yaitu:
 
* Kawedanan Singkawang
* Kawedanan Pemangkat
* Kawedanan Sambas
* Kawedanan Bengkayang
 
Pada masa pemerintahan RI, menurut Undang-undang No. 27 tahun 1959 tentang penetapan Undang-undang Darurat No. 3 tahun 1953 mengenai pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan Barat (LNRI Nomor 72 tahun 1959, tambahan LNRI Nomor 1980), terbentuklah Kabupaten Sambas. Wilayah pemerintahan Kabupaten Sambas ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Bengkayang sekarang.
 
Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 10 tahun 1999 tentang pembentukan Daerah Tingkat II Bengkayang, secara resmi mulai tanggal 20 April 1999, Kabupaten Bengkayang terpisah dari Kabupaten Sambas. Selanjutnya, pada tanggal 27 April 1999, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah mengangkat Bupati Bengkayang pertama yang dijabat oleh Drs. Jacobus Luna. Pada waktu itu, wilayah Kabupaten Bengkayang ini meliputi 10 kecamatan.
 
Keberadaan Undang-undang Nomor 12 tahun 2001 tentang pembentukan Pemerintahan Kota Singkawang mengakibatkan Kabupaten Bengkayang dimekarkan kembali dengan melepas 3 kecamatan yang masuk kedalam wilayah pemerintahan kota Singkawang sehingga tinggal menjadi 7 kecamatan. Kemudian, pada tahun 2002, Kabupaten Bengkayang kembali bertambah menjadi 10 keca-matan dengan pembentukan 3 kecamatan baru, yaitu: Kecamatan Monterado, Kecamatan Teriak, dan Kecamatan Suti Semarang. Pada awal tahun 2004, dari 10 kecamatan yang ada tersebut, Kabupaten Bengkayang dimekarkan lagi menjadi 14 kecamatan dengan 4 kecamatan barunya, yaitu: Kecamatan Capkala, Kecamatan Sungai Betung, Kecamatan Lumar, dan Kecamatan Siding. Pada tahun 2006, dari 14 kecamatan dimekarkan kembali menjadi 17 kecamatan. Tiga kecamatan yang baru terbentuk adalah Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kecamatan Lembah Bawang, dan Kecamatan Tujuh Belas.
 
Pada bulan Agustus 2010 dilantik Bupati Bengkayang Terpilih yaitu Suryadman Gidot,S.Pd.
banyak pertanyaan masyarakat yang timbul, kenapa bengkayang berasal dari nama la la,.padahal orang cina datang mengenal bengkayang di mana mayoritas warga disana waktu itu dengan sebutan rara. akibat orang cina tidak tau menyebutkan rara, karena lidahnya tidka bisa jadilah la la.
 
== Lambang Daerah ==
Lambang Kabupaten Bengkayang diambil dari berbagai potensi dengan makna sebagai berikut:
 
==== Makna Warna ====
Hijau muda pada keseluruhan lambang daerah, hijau tua pada tangkai bunga kapas, dan dataran kaki gunung melambang kesuburan.
Kuning pada matahari dan petakan sawah melambangkan kematangan.
Hitam pada polisir bingkai lambang, lis pita, tulisan Kabupaten Bengkayang, angka "1999", gagang tombak, dan tangkitn melambangkan ketegasan dan kesatriaan.
==== Makna Gambar ====
Matahari dengan tujuh belas pancarannya melambangkan tanggal tujuh belas sebagai tanggal kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Padi dan kapas melambangkan sandang dan pangan yang menggambarkan kemakmuran dan kesejahteraan yang menjadi tujuan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkayang. Selain itu, kapas yang berjumlah delapan dan padi yang berjumlah empat puluh lima menggambarkan bulan dan tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tulisan Kabupaten Bengkayang menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkayang adalah salah satu wilayah dalam Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan daerah otonom.
Semboyan "Adil Ka Talino" yang secara lengkap berbunyi "Adil Ka Talino, Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata" memiliki arti bahwa dalam memberikan pelayanan terhadap sesama hendaknya bersikap adil, setiap perbuatan dan tindakan yang dilakukan harus selalu mencerminkan kebaikan, serta selalu berpedoman kepada Tuhan.
 
== Letak Geografis ==
Kabupaten Bengkayang merupa-kan salah satu kabupaten yang terletak di sebelah utara Provinsi Kalimantan Barat. Secara geografis, Kabupaten Bengkayang terletak di 0°33'00" Lintang Utara sampai 1°030'00" Lintang Utara dan 108°039'00" Bujur Timur sampai 110°010'00" Bujur Timur.
 
=== Batas Wilayah ===
Secara administratif, batas-batas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebagai berikut:
* Utara : Serawak-Malaysia Timur dan Kabupaten Sambas
* Selatan : Kabupaten Pontianak
* Barat : Laut Natuna dan Kota Singkawang
* Timur : Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Landak
 
=== Topografi dan Sungai ===
Ada dua kondisi alam yang membedakan wilayah Kabupaten Bengkayang. Kondisi alam yang pertama adalah pesisir pantai. Keseluruhan wilayah pesisir ini termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Sungai Raya. Kondisi alam yang kedua adalah daratan dan perbukitan yang terdiri dari Kecamatan Capkala, Samalantan, Monterado, Bengkayang, Teriak, Sungai Betung, Ledo, Suti Semarang, Lumar, Sanggau Ledo, Seluas, Jagoi Babang, dan Siding.
Ada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) utama yang melintasi wilayah Kabupaten Bengkayang, yaitu: DAS Sambas, DAS Sungai Raya, dan DAS Sungai Duri. Dari ketiga DAS tersebut, yang paling besar adalah DAS Sambas yang luasnya meliputi 722.500 hektare sedangkan DAS Sungai Raya sebesar 50.000 hektare dan DAS Sungai Duri hanya sebesar 24.375 hektare.
 
=== Luas Wilayah ===
Secara keseluruhan, luas wilayah Kabupaten Bengkayang adalah sebesar 5.396,30 km2 atau sekitar 3,68 persen dari total luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini menjadikan Kabupaten Bengkayang sebagai kabupaten dengan cakupan wilayah terkecil di Kalimantan Barat.
Pada tahun 2008, daerah pemerintahan Kabupaten Bengkayang dibagi menjadi 17 kecamatan. Dari sejumlah kecamatan yang ada, Kabupaten Bengkayang dibagi lagi menjadi 2 kelurahan dan 122 desa definitif.
Dilihat dari luas masing-masing kecamatan, Jagoi Babang merupakan kecamatan yang paling luas di Kabupaten Bengkayang dengan cakupan wilayah sebesar 655 km2 atau sekitar 12,14 persen dari luas Kabupaten Bengkayang keseluruhan dan kecamatan dengan wilayah terkecil adalah Kecamatan Capkala dengan luas wilayah sebesar 46,35 km2 atau hanya sekitar 0,86 persen dari total luas Kabupaten Bengkayang.
Dilihat dari jarak tempuh terjauh dari ibukota kecamatan ke ibukota kabupaten di Kabupaten Bengkayang, Kecamatan Siding adalah kecamatan dengan jarak tempuh terjauh, yaitu sekitar 103,68&nbsp;km disusul Kecamatan Jagoi Babang dan Kecamatan Sungai Raya.
 
=== Jenis Tanah ===
Dilihat dari jenis tanahnya, sebagian besar daerah Kabupaten Bengkayang adalah jenis tanah poldosit merah kuning, yaitu sebesar 322.347 hektare dan yang paling sedikit adalah jenis OGH, yaitu sebesar 6.700 hektare.
Dilihat dari persebaran lerengnya, sebagian besar wilayah Kabupaten Bengkayang masuk pada kelas lereng 15-40 % dan hanya sebagian kecil yang masuk dalam kelas lereng lebih dari 40 %. Selanjutnya, dilihat dari tekstur tanahnya, sebagian besar masuk dalam tekstur sedang, yaitu sebesar 343.023 hektare. Luas wilayah tergenang di Kabupaten Bengkayang hanya sebesar 36.020 hektare dan luas wilayah yang tidak adalah tergenang sebesar 503.610 hektare.
 
=== Pulau-pulau ===
Walaupun hanya sebagian kecil wilayah Kabupaten Bengkayang yang merupakan wilayah perairan laut, Kabupaten Bengkayang juga memiliki sejumlah pulau, yaitu sebanyak 12 pulau. Dari sejumlah pulau tersebut, ada sebanyak 5 pulau masih belum berpenghuni dan 7 pulau sudah berpenghuni. Semua pulau yang ada terletak di wilayah perairan Laut Natuna. Pulau terbesar yang berpenghuni adalah Pulau Lemukutan dan Pulau Penatah Besar.
 
=== Kondisi Perairan ===
Perairan sebelah barat dan timur pulau-pulau kecil Bengkayang merupakan pantai yang berarus dengan kecepatan yang relatif tinggi berkisar antara 0,45 - 0,75 m/dt rata-rata bulanannya. Pasang surut (pasut) di perairan Bengkayang bersifat campuran, yaitu di bagian utara tipe ganda lebih dominan (diurnal), dan arah selatan tipe tunggal lebih dominan (semi diurnal). Kisaran pasut pada waktu pasang purnama mencapai 1,2-1,7 m dan pada pasang perbani sekitar 0,4-0,8 m. Tinggi gelombang rata-rata di wilayah ini berkisar antara 10–30&nbsp;cm dan yang dominan dari arah barat laut. Pada musim utara (Nopember-Februari), tinggi gelombang dapat mencapai rata-rata 0,75 m
 
==== Kondisi Ekonomi Perairan ====
Luasan hutan mangrove di Kabupaten Bengkayang sekitar 2.800 ha yang tersebar di muara Sungai Duri, Sungai Pangkalan, Sungai Raya, Sungai Jaga, Sungai Keran, Sungai Ruk, Sungai Pasir dan Sungai Soga. Adapun jenisnya antara lain api-api (Avicennia marina), bogem (Avecennia alba), perepat (Sonneratia alba), bakau (Rhizophora spp.), tancang (Bruguiera gymnorhiza), dan nyirih (Xylocarpus granatum). Sedangkan vegetasi pantai di pulau-pulau kecil umumnya adalah pandan, kelapa, dan semak belukar.
Terumbu karang banyak terdapat di sekitar pulau-pulau kecil. Umumnya berupa terumbu karang pinggiran yang terdapat di Pulau. Kabung, P. Lemukutan, P. Randayan, P. Baru, P. Seluas, Pulau atau Gosong Baturakit, P. Penata Kecil dan Besar. Sedangkan terumbu karang penghalang umumnya menyebar dan tidak muncul di permukaan. Luas terumbu karang yang kondisinya masih baik, diperkirakan sekitar 1.500 ha dengan keanekaragaman yang tergolong tinggi.
Potensi ikan karang yang ada di daerah ini didominasi oleh ikan konsumsi yang relatif beruaya. Jenis yang biasanya ditangkap para nelayan adalah kerapu (Cephalopholis miniata), kerapu sunu (Variola louti), kerapu karang (Cephalopholis boenack), kuweh (Caranx sexfasciatus), puka puteh (Caranx melampygus), jenaha (Lutjanus gibbus), kakap tanda-tanda (Lutjanus fulviflamma), dan baronang (Siganus sp.). Selain itu ditemukan juga ikan predator seperti Chaetodon lunula dan Chaetodon trifascialis. Kelompok ikan karang yang berperan di dalam rantai makanan di antaranya adalah jenis Amphibrion ocellaris dan A. Frenatus, Malacanthus latovittatus, dan Forcipige flavissimus.
Rumput laut yang banyak dijumpai di daerah ini adalah jenis Eucheuma sp., dan Caulerpa sp. Jenis lainnya adalah Sargassum sp. Sedangkan lamun atau sea grass sangat minim dijumpai. Biota lain yang ditemukan antara lain teripang (Holothuria sp.), kima (Tridacna sp.), udang karang atau lobster (Panulirus spp.), dan bintang laut. Di samping itu di perairan antara P. Lemukutan dengan P. Penata Besar dan sekitarnya sering dijumpai ikan lumba-lumba.
Penyu laut yang terdapat di lokasi ini adalah penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas) yang masing-masing dikenal oleh masyarakat lokal sebagai "sisik'" dan "penyo". Di pantai P. Randayan. P. Penata Besar, P. Seluas, dan P. Baru, merupakan tempat penyu bertelur hampir sepanjang tahun, dengan musim puncaknya sekitar bulan Desember - Maret yang bertepatan dengan musim utara. Sedangkan di P. Penata Kecil sering tertangkap penyu muda, dengan lebar karapas sekitar 25–30&nbsp;cm.
 
== Iklim ==
Kecamatan Bengkayang didominasi oleh suku Dayak (Dayak Bekati dan Dayak Ahe)yang menempati wilayah pegunungan, etnis Melayu yang berada di wilayah pesisir dan etnis Tionghoa berbahasa Tionghoa yang menempati wilayah perkotaan serta etnis pendatang yang rata-rata berasal dari jawa tinggal di wilayah transmigrasi/paket. Kecamatan Sungai Raya didominasi oleh suku melayu Pontianak dengan bahasa melayu berdialek Pontianak. Sedangkan penduduk asli di pedalaman adalah suku dayak dengan bahasa dayaknya. Selain itu juga terdapat masyarakat dari etnis Tionghoa dengan bahasa yang sehari-hari digunakan adalah bahasa Cina, dan Suku Bugis. Penduduk Kecamatan Bengkayang menganut kepercayaan Katholik Roma, Kristen Protestan, Islam, Buddha, Hindu dan Aliran Kepercayaan yang masih dipercaya oleh Adat Istiadat setempat. Penduduk Kecamatan Sungai Raya sebagian besar beragama Islam, disamping agama Hindu, Katholik, Protestan, Budha dan penganut aliran kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga kebudayaan yang berkembang adalah kebudayaan melayu yang banyak dipengaruhi oleh agama Islam.
 
== Potensi AlamPariwisata ==
Kegiatan pariwisata bahari di pesisir Kecamatan Sungai Raya sangat potensial untuk dikembangkan. Wisata yang ditawarkan berupa snorkeling, diving (menyelam), memancing dan rekreasi pantai. Daerah-daerah tersebut di antaranya adalah:
* Pulau Penata, Pulau Randayan, Pulau Seluas dan sekitar wilayah Pulau Lemukutan dengan ekosistem terumbu karang yang cukup indah untuk dinikmati.
* Pulau Randayan dikenal sebagai habitat tempat bertelurnya penyu tersedia penginapan berupa villa.
* Beberapa lokasi sepanjang wilayah pesisir Kecamatan Sungai Raya dengan pantai berpasirnya.
 
=== Objek Wisata Alam ===
Objek Wisata yang ada di Kabupaten Bengkayang adalah :
Air terjun riam merasap terletak di Dusun Segonde desa Pisak Kecamatan Tujuh Belas dengan ketinggian 20 M, dengan jarak tempuh 62 Km dari kota Bengkayang, objek unggulan dari kawasan ini adalah air terjun, aneka flora dan fauna dan beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti Patung Bunda Maria. Air terjun riam merasap dapat dikunjungi dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
 
==== Air Terjun Berawan't ====
Ketinggian air terjun Berawan't 75 M, terletak di Kecamatan Seluas, untuk menempuh air terjun tersebut dari Ibu Kota Bengkayang dapat menggunakan roda dua dan roda empat 75 KM, dari Kecamatan Seluas dilanjutkan dengan berjalan kaki. Objek unggulan dari kawasan ini adalah air terjun, aneka flora dan fauna. Terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 75 meter jarak dari Bengkayang ± 80&nbsp;km.Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama + 30 menit.
 
==== Air Panas (Spax) ====
Kawasan objek wisata yang terletak di Kecamatan Jagoi Babang, dengan jarak tempuh dari Ibukota Bengkayang 100 KM. Ciri khas dari air ini adalah air terasa hangat ; bisa digunakan untuk terapi kesehatan dan pengobatan reumatik. Di sekitar lokasi ini terdapat keindahan pesona alam yang cukup menjanjikan untuk pengembangannya.
 
==== Air Terjun Seraung ====
Merupakan kawasan yang terletak di Kecamatan Siding ; dengan jarak tempuh dari Ibukota Bengkayang 124 KM, dapat dikunjungi dengan kendaraan roda dua.
 
==== Danau Taipi ====
Terletak di Kecamatan Monterado, dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, jarak danau Taipi dari Ibukota Bengkayang 53,18 KM. Panorama kawasan danau ini masih indah dan asli.
 
==== Riam Pelayo ====
Terletak 7 KM dari Ibukota Bengkayang, tepatnya di Desa Cipta Karya Dusun Riam Kecamatan Sungai Betung, objek unggulan dari riam ini adalah air terjun dengan ketinggian 10 M, aneka flora dan fauna, tempat luncuran dengan panjang 6 M, riam ini dapat dikunjungi dengan menggunakan kemdaraan roda dua dan roda empat.
 
==== Riam Marum ====
Terletak di Dusun Dawar Desa Pisak Kecamatan Tujuhbelas dengan ketinggian ± 50 meter jarak dari Bengkayang + 85&nbsp;km.Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama + 20 menit
 
=== Riam Sangadum ====
Terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 15 meter, jarak dari Bengkayang + 80&nbsp;km.
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama + 20 menit.
 
==== Riam Bangaram ====
Terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 10 M, jarak dari Bengkayang + 75&nbsp;km.
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama + 20 menit.
 
==== Riam Baro ====
Riam Baro terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas, riam ini memiliki tingkat sebanyak 2 buah tingkat pertama ketinggiannya ± 10 meter dan tingkat kedua ketinggiannya ± 8 meter, di riam ini juga terdapat batu yang berbentuk Kapal dengan ketinggian ± 16 meter, jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 85&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama 40 menit.
 
==== Riam Pain’t Batah ====
Riam Pain’t Batah terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 8 meter, jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 80&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama 15 menit.
 
==== Riam Erang ====
Riam Erang terletak di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan 2 tingkat, tingkat pertama dengan ketinggian ± 8 meter dan tingkat kedua dengan ketinggian ± 12 meter, jarak dari Kabupaten Bengkayang 85&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 dan disambung dengan berjalan kaki selama 10 menit.
 
==== Hutan Adat ====
Hutan Adat Pengajit atau Hutan Pikol terletaknya di Dusun Melayang Desa Sahan Kecamatan Seluas dengan luas 100 Ha, hutan Adat ini telah diresmikan oleh Bapak Bupati Kabupaten Bengkayang Jacobus Luna, M.Si pada tanggal 15 Oktober 2002, jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 80&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4.
 
==== Riam Jugan ====
Riam Jugan terletak di Sanggau Ledo Desa Lembang Kecamatan Sanggau Ledo dengan ketinggian ± 15 meter jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 50&nbsp;km, dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4.
 
==== Riam Susok ====
Riam Susok terletak di Dusun Pejampi Desa Mayak Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 20 meter jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 66&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama 10 menit.
 
==== Riam Mangkamang ====
Riam Mangkamang terletak di Dusun Pejampi Desa Mayak Kecamatan Seluas dengan ketinggian ± 15 meter jarak dari Kabupaten Bengkayang sekitar 66&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama 10 menit.
 
==== Bukit Jamur ====
Bukit Jamur terletak di Dusun Tirta Kencana Kecamatan Bengkayang dengan ketinggian bukit ± 300 meter dan jarak dari Kota Bengkayang hanya sekitar 7&nbsp;km dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 dan 4 disambung dengan berjalan kaki selama ± 1 jam.
 
* Rumah Adat Baluk di Desa Sebujit Kecamatan Siding.
 
== PerekonomianEkonomi ==
PDRB Kabupaten Bengkayang atas dasar harga berlaku pada tahun 2005 adalah sebesar Rp. 1.272.128,52 juta rupiah dan meningkat menjadi Rp. 1.460.852,76 juta rupiah pada tahun 2006. Hal ini berarti bahwa pertumbuhan PDRB atas dasar harga berlaku yang terjadi antara tahun 2005-2006 adalah sebesar 20,30 persen. Selanjutnya, PDRB Kabupaten Bengkayang atas dasar harga konstan 2000 pada tahun 2005 adalah sebesar 895.704,54 juta rupiah dan naik menjadi 952.088,58 juta rupiah pada tahun 2006. Berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2000, perekonomian Kabupaten Bengkayang pada tahun 2006 tumbuh sebesar 9,07 persen dibanding dengan pertumbuhan perekonomian tahun sebelumnya, yaitu sebesar 6,68 persen. Ini berarti bahwa perekonomian Kabupaten Bengkayang mengalami banyak kemajuan.
 
Pendekatan konservasi dalam menetapkan Pulau Randayan dan pulau-pulau sekitarnya sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah Kabupaten Bengkayang adalah karena kawasan ini sebagai salah satu kawasan terumbu karang, padang lamun dan tempat berkembang biaknya berbagai biota laut yang sangat potensial untuk pengembangan sumberdaya perikanan dan kelautan yang bernilai ekonomis tinggi. Selain itu, kawasan ini juga merupakan daerah peneluran penyu yang berlangsung sepanjang tahun.
 
=== Kondisi Ekonomi Perairan ===
== Pariwisata ==
Luasan hutan mangrove di Kabupaten Bengkayang sekitar 2.800 ha yang tersebar di muara Sungai Duri, Sungai Pangkalan, Sungai Raya, Sungai Jaga, Sungai Keran, Sungai Ruk, Sungai Pasir dan Sungai Soga. Adapun jenisnya antara lain api-api (''Avicennia marina''), bogem (''Avecennia alba''), perepat (''Sonneratia alba''), bakau (''Rhizophora sp.''), tancang (Bruguiera gymnorhiza), dan nyirih (Xylocarpus granatum). Sedangkan vegetasi pantai di pulau-pulau kecil umumnya adalah pandan, kelapa, dan semak belukar.
Kegiatan pariwisata bahari di pesisir Kecamatan Sungai Raya sangat potensial untuk dikembangkan. Wisata yang ditawarkan berupa snorkeling, diving (menyelam), memancing dan rekreasi pantai. Daerah-daerah tersebut di antaranya adalah:
 
* Pulau Penata, Pulau Randayan, Pulau Seluas dan sekitar wilayah Pulau Lemukutan dengan ekosistem terumbu karang yang cukup indah untuk dinikmati.
Terumbu karang banyak terdapat di sekitar pulau-pulau kecil. Umumnya berupa terumbu karang pinggiran yang terdapat di pulau-pulau seperti; pulau Kabung, Lemukutan, Randayan, Baru, Seluas, Gosong Baturakit, Penata Kecil dan Besar. Sedangkan terumbu karang penghalang umumnya menyebar dan tidak muncul di permukaan. Luas terumbu karang yang kondisinya masih baik, diperkirakan sekitar 1.500 ha dengan keanekaragaman yang tergolong tinggi.
* Pulau Randayan dikenal sebagai habitat tempat bertelurnya penyu tersedia penginapan berupa villa.
 
* Beberapa lokasi sepanjang wilayah pesisir Kecamatan Sungai Raya dengan pantai berpasirnya.
Potensi ikan karang yang ada di daerah ini didominasi oleh ikan konsumsi yang relatif beruaya. Jenis yang biasanya ditangkap para nelayan adalah kerapu (Cephalopholis miniata), kerapu sunu (Variola louti), kerapu karang (Cephalopholis boenack), kuweh (Caranx sexfasciatus), puka puteh (Caranx melampygus), jenaha (Lutjanus gibbus), kakap tanda-tanda (Lutjanus fulviflamma), dan baronang (Siganus sp.). Selain itu ditemukan juga ikan predator seperti Chaetodon lunula dan Chaetodon trifascialis. Kelompok ikan karang yang berperan di dalam rantai makanan di antaranya adalah jenis Amphibrion ocellaris dan A. Frenatus, Malacanthus latovittatus, dan Forcipige flavissimus.
 
Rumput laut yang banyak dijumpai di daerah ini adalah jenis Eucheuma sp., dan Caulerpa sp. Jenis lainnya adalah Sargassum sp. Sedangkan lamun atau sea grass sangat minim dijumpai. Biota lain yang ditemukan antara lain teripang (Holothuria sp.), kima (Tridacna sp.), udang karang atau lobster (Panulirus spp.), dan bintang laut. Di samping itu di perairan antara P. Lemukutan dengan P. Penata Besar dan sekitarnya sering dijumpai ikan lumba-lumba.
Penyu laut yang terdapat di lokasi ini adalah penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas) yang masing-masing dikenal oleh masyarakat lokal sebagai "sisik'" dan "penyo". Di pantai P. Randayan. P. Penata Besar, P. Seluas, dan P. Baru, merupakan tempat penyu bertelur hampir sepanjang tahun, dengan musim puncaknya sekitar bulan Desember - Maret yang bertepatan dengan musim utara. Sedangkan di P. Penata Kecil sering tertangkap penyu muda, dengan lebar karapas sekitar 25–30&nbsp;cm.
 
== Referensi ==
* [http://sp2010.bps.go.id/files/ebook/6102.pdf Data BPS]
* [https://www.youtube.com/watch?v=c7JOkQcz0ck Perjuangan TNI Kirim Bingkisan Presiden Jokowi untuk siswa SDN 04 Sungkung, Bengkayang, Kalimantan Barat]
 
{{Kabupaten Bengkayang}}
{{Kalimantan Barat}}