Karburator: Perbedaan revisi

726 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Tag: Suntingan visualeditor-wikitext
Bila mogok tidak bisa dihidupkan, masuk gigi satu, lalu digas mati atau dalam perjalanan mesin "mbrebet", kemungkinan karburator dalam keadaan dingin atau karena kehujanan sehingga kemasukan air atau embun uap air. Bisa juga karena karena debu, pasir, tanah atau lumpur yang melekat pada needle jet jarum skep.
Bila masih rusak, bisa jadi disebabkan masalah pada sistem pengapian, lindungi karburator dari air hujan atau perbaiki karburator termasuk skep dan jarumnya. Penggantian karburator baru juga dapat dilakukan boleh dengan karburator model vakum.
 
==Kelebihan dan kekurangan==
 
===Kelebihan===
*Komponennya sederhana dan mudah dibongkar pasang,
*Memungkinkan untuk mengatur kompisisi perbandingan bahan bakar dan udara sesuai kebutuhan mesin yang diinginkan,
*Lebih tahan terhadap kualitas bahan bakar yang tidak konsisten,
*Mudah di bersihkan dan dianalisa secara manual jika terjadi gangguan.
 
===Kekurangan===
*Sulit start saat dingin,maka disediakan tuas chock untuk memudahkan start dingin,
*Semprotan bahan bakar tidak stabil meskipun pada RPM konstan,
*Sulit untuk dikombinasikan dengan sistem elektronik yang menjadi tren kendaraan masa kini,
*Untuk mesin yang lebih dari satu silinder,pengaturan komposisi udara dan bahan bakar tiap silindernya akan sangat sulit.
 
== Pranala luar ==