Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran ,  1 tahun yang lalu
k
update
=== Klimatologi ===
Sebagian besar wilayah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah berbatasan dengan lautan sehingga berpengaruh pada suhu udara yang tergolong beriklim tropis. Rata-rata suhu udara di Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2005 adalah 26,09 °C. Dalam periode bulan Januari – Desember 2006, suhu udara maksimum dapat mencapai 31,53 °C dan suhu minimum mencapai 21,72 °C. Pada tahun 2006, curah hujan rata-rata 4.925,9 mm, hari hujan 226,0 hari, kecepatan angin rata-rata 6,7 knot dan penguapan rata-rata 4,6 mm. Kelembaban udara rata-rata 84,58%.
 
== Penduduk ==
=== Demografi ===
Penduduk Tapanuli Tengah tahun 2010 berpenduduk sekitar 311.232 jiwa dengan kepadatan penduduk 136 jiwa per km². Laju pertumbuhan penduduk periode tahun 2005-2010 sebesar 1,86% per tahun. Komposisi penduduk di Tapanuli Tengah yaitu 50,20% laki-laki dan 49,80% perempuan.
 
=== Suku Bangsa ===
Tapanuli Tengah adalah kabupaten yang berada di pesisir barat Sumatera Utara. Hampir 50% Suku Indonesia dan Luar negeri ada di Tapanuli Tengah. Mayoritas penduduknya adalah Suku Batak Toba dan Mandailing, akan tetapi suku di Tapanuli Tengah beragam mulai dari [[Suku Batak|Batak]], [[Suku Batak Mandailing|Mandailing]], [[Suku Minangkabau|Minangkabau]], [[Suku Nias|Nias]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Minahasa|Minahasa]], [[Suku Dayak|Dayak]], [[Suku Bugis|Bugis]], [[Suku Sunda|Sunda]] bahkan ada suku dari Arab, Yaman, Cina dan sebagainya.
 
=== Agama ===
Sebagian besar penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah memeluk Agama [[Kristen Protestan]] 45,31% dan [[Katolik]] 11,61%, Agama [[Islam]] (42.71%), [[Buddha]] (0,07%), dan [[Hindu]](0,01%)<ref>[http://sp2010.bps.go.id/index.php/site/tabel?tid=321&wid=1200000000 Sensus Penduduk 2010]</ref>. Agama Kristen Protestan/Katolik banyak dianut oleh Suku Batak Toba, Suku Karo, Batak Dairi, Batak Simalungun, Nias. Agama Islam di Tapanuli Tengah dianut oleh Suku Batak Angkola, Suku Mandailing, Sebagian Suku Batak Dairi (Pakpak) dan Suku Melayu. Agama Buddha dianut oleh orang-orang yang beretnis Tionghoa. Dan Agama Hindu banyak dianut oleh suku dari Bali.
 
=== Organisasi/Komunitas/Film ===
Tapanuli Tengah adalah kabupaten yang memiliki segudang keunggulan mulai dari Keindahan Alam, Cagar budaya, dll. Tapanuli Tengah juga pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood yaitu [[King Kong (film 2005)|KING KONG]] dan juga menjadi tempat lokasi syuting [[Mursala (film)|Film Mursala]] yang sekaligus memperkenalkan Tapanuli Tengah. Di Tapanuli Tengah banyak kita temui Organisasi, baik itu [[Partai politik|Partai Politik]] , [[Karang Taruna]], [[Forum Anak Horas Tapteng]] , KNPI dan masih banyak lagi.
 
== Ekonomi ==
Pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah dilaksanakan dengan konsep pembangunan ''Tapanuli Growth'' yaitu sinergi kabupaten/kota lingkup Kawasan Barat Sumatera Utara, [[Kabupaten Aceh Singkil|Aceh Singkil]] dan [[Kabupaten Simeulue|Simeulue]] (Provinsi [[Aceh]]) untuk menciptakan pola pertumbuhan kawasan yang kompetitif dengan Kawasan Industri Terpadu Labuan Angin. Kabupaten Tapanuli Tengah kini menjadi pusat koleksi (''hub'') komoditas unggulan daerah.
 
Persoalan mendasar masyarakat Tapanuli Tengah, seperti halnya daerah lain di Kawasan Barat Sumatera Utara secara ekonomi selama ini adalah [[kemiskinan]] dan [[pengangguran]]. Adapun keterbatasan yang melingkupi persoalan tersebut adalah [[topografi]] wilayah Tapanuli Tengah yang berbukit ([[Bukit Barisan]]), [[sumber daya manusia]], pengelolaan [[sumber daya alam]], [[infrastruktur]], akses [[informasi]] dan arus [[modal]]. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut dengan percepatan [[pembangunan]] dan menaikkan pertumbuhan [[ekonomi]] daerah terutama melalui [[investasi]], baik investasi pemerintah maupun swasta dengan konsep pembangunan ''Tapanuli Growth''.
 
== Pemerintahan ==
* [[Tapian Nauli, Tapanuli Tengah|Tapian Nauli]]
* [[Tukka, Tapanuli Tengah|Tukka]]
 
== Penduduk ==
=== Demografi ===
Penduduk Tapanuli Tengah tahun 2010 berpenduduk sekitar 311.232 jiwa dengan kepadatan penduduk 136 jiwa per km². Laju pertumbuhan penduduk periode tahun 2005-2010 sebesar 1,86% per tahun. Komposisi penduduk di Tapanuli Tengah yaitu 50,20% laki-laki dan 49,80% perempuan.
 
=== Suku Bangsa ===
Tapanuli Tengah adalah kabupaten yang berada di pesisir barat Sumatera Utara. Hampir 50% Suku Indonesia dan Luar negeri ada di Tapanuli Tengah. Mayoritas penduduknya adalah Suku Batak Toba dan Mandailing, akan tetapi suku di Tapanuli Tengah beragam mulai dari [[Suku Batak|Batak]], [[Suku Batak Mandailing|Mandailing]], [[Suku Minangkabau|Minangkabau]], [[Suku Nias|Nias]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Minahasa|Minahasa]], [[Suku Dayak|Dayak]], [[Suku Bugis|Bugis]], [[Suku Sunda|Sunda]] bahkan ada suku dari Arab, Yaman, Cina dan sebagainya.
 
=== Agama ===
Sebagian besar penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah memeluk Agama [[Kristen Protestan]] 45,31% dan [[Katolik]] 11,61%, Agama [[Islam]] (42.71%), [[Buddha]] (0,07%), dan [[Hindu]](0,01%)<ref>[http://sp2010.bps.go.id/index.php/site/tabel?tid=321&wid=1200000000 Sensus Penduduk 2010]</ref>. Agama Kristen Protestan/Katolik banyak dianut oleh Suku Batak Toba, Suku Karo, Batak Dairi, Batak Simalungun, Nias. Agama Islam di Tapanuli Tengah dianut oleh Suku Batak Angkola, Suku Mandailing, Sebagian Suku Batak Dairi (Pakpak) dan Suku Melayu. Agama Buddha dianut oleh orang-orang yang beretnis Tionghoa. Dan Agama Hindu banyak dianut oleh suku dari Bali.
 
=== Organisasi/Komunitas/Film ===
Tapanuli Tengah adalah kabupaten yang memiliki segudang keunggulan mulai dari Keindahan Alam, Cagar budaya, dll. Tapanuli Tengah juga pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood yaitu [[King Kong (film 2005)|KING KONG]] dan juga menjadi tempat lokasi syuting [[Mursala (film)|Film Mursala]] yang sekaligus memperkenalkan Tapanuli Tengah. Di Tapanuli Tengah banyak kita temui Organisasi, baik itu [[Partai politik|Partai Politik]] , [[Karang Taruna]], [[Forum Anak Horas Tapteng]] , KNPI dan masih banyak lagi.
 
== Ekonomi ==
Pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah dilaksanakan dengan konsep pembangunan ''Tapanuli Growth'' yaitu sinergi kabupaten/kota lingkup Kawasan Barat Sumatera Utara, [[Kabupaten Aceh Singkil|Aceh Singkil]] dan [[Kabupaten Simeulue|Simeulue]] (Provinsi [[Aceh]]) untuk menciptakan pola pertumbuhan kawasan yang kompetitif dengan Kawasan Industri Terpadu Labuan Angin. Kabupaten Tapanuli Tengah kini menjadi pusat koleksi (''hub'') komoditas unggulan daerah.
 
Persoalan mendasar masyarakat Tapanuli Tengah, seperti halnya daerah lain di Kawasan Barat Sumatera Utara secara ekonomi selama ini adalah [[kemiskinan]] dan [[pengangguran]]. Adapun keterbatasan yang melingkupi persoalan tersebut adalah [[topografi]] wilayah Tapanuli Tengah yang berbukit ([[Bukit Barisan]]), [[sumber daya manusia]], pengelolaan [[sumber daya alam]], [[infrastruktur]], akses [[informasi]] dan arus [[modal]]. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut dengan percepatan [[pembangunan]] dan menaikkan pertumbuhan [[ekonomi]] daerah terutama melalui [[investasi]], baik investasi pemerintah maupun swasta dengan konsep pembangunan ''Tapanuli Growth''.
 
== Pariwisata ==