Adipati agung: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Gelar ''magnus dux'' atau adipati agung (''Didysis Kunigas'', ''Didysis Kunigaikštis'' dalam bahasa Lituania) digunakan oleh para penguasa [[ Lituania]] yang, sejak masa pemerintahan [[Władysław II Jagiełło|Jogaila]], juga menyandang gelar Raja [[Polandia]]. Sejak 1573, gelar adipati agung dalam bahasa Latin maupun dalam bahasa Polandia (''wielki ksiaze'', <small>harfiah:</small> pangeran agung), yakni gelar kepala monarki Lituania, (kawasan barat) Rusia, Prusia, Samogitia, Kiev, Volinoa, Podolia, Podlakia, Livonia, Smolensk, Severia, dan Cherginov (sudah termasuk klaim-klaim kosong yang dilatarbelakangi ambisi untuk berkuasa), disandang oleh raja-raja ({{lang-pl|Krol}}) Polandia sebagai bagian dari gelar lengkap mereka yang resmi sepanjang keberadaan [[Persemakmuran Polandia-Lituania|Negara Persemakmuran Polandia-Lituania]].
 
Kepala monarki pertama yang secara resmi menyandang gelar adipati agung adalah para penguasa berdaulat dari [[wangsa Medici]] yang memerintah [[Keharyapatihan Toskana|Negeri Toskana]], semenjak akhir abad ke-16. Gelar resmi ini dianugerahkan oleh [[Paus Pius V]] pada 1569. Meskipun demikian, boleh dikata gelar ini hanyalah sebuah gelar kehormatan pribadi dari Sri Paus bagi penguasa sebuah kadipaten, karena Negeri Toskana sesungguhnya adalah salah satu [[vasal|negara bagianbawahan]] dari [[Kekaisaran Romawi Suci]].
 
[[Napoleon I]] sangat sering menganugerahkan gelar ini. Pada masa pemerintahannya, sejumlah sekutunya (secara ''de facto'' adalah penguasa bawahannya) diizinkan menyandang gelar adipati agung, biasanya pada saat swapraja-swapraja pusaka mereka (atau swapraja-swapraja anugerah dari Napoleon) diperluas dengan tambahan wilayah milik musuh yang berhasil dikalahkan di medan pertempuran. Setelah kejatuhan rezim Napoleon, pihak-pihak pemenang yang bersidang dalam [[Kongres Wina]], guna menyelesaikan kekisruhan politik selepas Perang Napoleon, sepakat untuk menghapuskan kadipaten-kadipaten agung yang diciptakan oleh Napoleon dan membentuk sekelompok monarki penyandang gelar adipati agung yang memiliki kekuatan tingkat menengah. Hasilnya adalah kemunculan sekelompok kepala monarki baru penyandang gelar adipati agung di kawasan tengah Eropa pada abad ke-19, khususnya di wilayah negara Jerman sekarang ini. Daftar dari kadipaten-kadipaten agung pascakongres Wina ini dapat dibaca dalam artikel [[kadipaten agung]].
24.134

suntingan