Sejarah pemikiran evolusi: Perbedaan revisi

3.714 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
 
=== Seleksi alam ===
{{Main|Penerimaan teori Darwin|Perkembangan teori Darwin|Publikasi teori Darwin|Seleksi alam}}
 
Susunan biogeografi yang Charles Darwin amati di tempat-tempat seperti [[Kepulauan Galápagos]] pada [[pelayaran kedua HMS Beagle|pelayaran kedua HMS ''Beagle'']] membuatnya meragukan ketetapan spesies, dan pada 1837, Darwin memulai karya pertama dari serangkaian buku catatan rahasia tentang transmutasi. Pengamatan-pengamatan Darwin membuatnya memandang transmutasi sebagai proses peragaman dan percabangan, ketimbang progresi mirip pokok yang dipandang oleh Jean-Baptiste Lamarck dan lainnya. Pada 1838, ia membaca edisi ke-6 baru dari ''[[An Essay on the Principle of Population]]'', yang ditulis pada akhir abad ke-18 oleh Thomas Robert Malthus. Gagasan Malthus tentang pertumbuhan populasi yang berujung pada perjuangan untuk bertahan hidup berpadu dengan pengetahuan Darwin tentang cara pembuahan memilih sifat, yang berujung pada pembentukan teori seleksi alam Darwin. Darwin tak menerbitkan gagasannya tentang evolusi selama 20 tahun. Namun, ia membaginya dengan beberapa naturalis lain dan teman-temannya, mula-mula dengan [[Joseph Dalton Hooker]], dimana ia mendiskusikan esay tahun 1844 buatannya yang tak diterbitkan tentang seleksi alam. Pada periode tersebut, ia memakai waktu agar ia dapat mengerjakan karya saintifik lainnya untuk menyempurnakan gagasannya secara perlahan dan bukti untuk mendukungnya, menyadari akan kontroversi intens terhadap transmutasi. Pada September 1854, ia memulai kerja waktu penuh dalam menulis bukunya tentang seleksi alam.<ref name="mtg">{{cite journal |last=van Wyhe |first=John |authorlink=John van Wyhe |date=May 2007 |title=Mind the gap: Did Darwin avoid publishing his theory for many years? |url=http://darwin-online.org.uk/content/frameset?viewtype=text&itemID=A544&pageseq=1 |journal=[[Notes and Records|Notes and Records of the Royal Society]] |volume=61 |issue=2 |pages=177–205 |doi=10.1098/rsnr.2006.0171 |accessdate=2009-11-17 |ref=harv}}</ref><ref>{{harvnb|Bowler|Morus|2005|pp=129–149}}</ref><ref>{{harvnb|Larson|2004|pp=55–71}}</ref>
 
Tak seperti Darwin, [[Alfred Russel Wallace]], yang dipengaruhi oleh buku ''Vestiges of the Natural History of Creation'', menduga bahwa transmutasi spesies terjadi saat ia memulai karirnya sebagai naturalis. Pada 1855, pengamatan biogeografinya saat kerja lapangan di [[Amerika Selatan]] dan [[Kepulauan Melayu]] membuatnya percaya akan susunan bercabang dari evolusi dengan menerbitkan makalah yang menyatakan bahwa setiap spesies bermula dari kedekatan menjadi spesies yang ada dan saling bersekutu. Seperti Darwin, ini adalah pernyataan Wallace tentang bagaimana gagasan Malthus diterapkan kepada populasi hewan yang membuatnya memberikan pernyataan yang sangat menyamai pernyataan yang dibuat oleh Darwin tentang peran seleksi alam. Pada Februari 1858, Wallace, tanpa menyadari gagasan yang belum diterbitkan dari Darwin, mengkompoasisikan pemikirannya ke sebuah esai dan menyuratinya kepada Darwin, menanyai soal tanggapannya. Hasilnya adalah publikasi bersama [[On the Tendency of Species to form Varieties; and on the Perpetuation of Varieties and Species by Natural Means of Selection|sebuah penyarian dari esai tahun 1844 karya Darwin bersama dengan surat Wallace]] pada bulan Juli. Darwin juga mulai mengerjakan penjelasan pendek tentang teorinya, yang ia akan terbitkan pada 1859 dengan judul ''On the Origin of Species''.<ref>{{harvnb|Bowler|2003|pp=173–176}}</ref>
 
[[Berkas:Marsh Huxley horse.png|thumb|Diagram [[Othniel Charles Marsh]] dari evolusi kaki dan gigi kuda yang direproduksi dalam ''Prof. Huxley in America'' (1876) karya [[Thomas Henry Huxley]]<ref>{{harvnb|Huxley|1876|p=32}}</ref>]]
 
== 1859–1930an: Darwin dan warisannya ==