Sumatera Thawalib: Perbedaan revisi

496 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Segera setelah pendirian Thawalib, para tokohnya mulai menyeru dan mendorong surau-surau di seluruh Sumatera Barat untuk bergabung. Pertemuan pada Januari 1922 menghasilkan semakin banyak surau, seperti di Maninjau, Payakumbuh, dan Batusangkar, berafiliasi kepada Thawalib dan menerapkan sistem pendidikannya. Para pelajar membentuk Persatuan Pelajar Sumatera Thawalib yang berpusat di Padang Panjang.
 
Pada 1923, dipengaruhi oleh [[Djamaluddin Tamin]] dan [[Datuak Batuah]], mulai banyak pelajar Thawalib yang terpengaruh dengan ajaran [[komunisme]]. Tibanya gagasan ini bersamaan dengan menyebarnya pengaruh komunis di seantero [[Hindia Belanda]]. Mereka ditentang habis-habisan oleh dewan pengajar, terutama Haji Rasul yang saat itu telah menjabat guru besar. Terjadinya [[Pemberontakan Malam Tahun Baru]] di [[Silungkang]] pada Januari 1927 meningkatkan kecurigaan pemerintahan kolonial kepada Thawalib.<ref name="Mo"/><ref name="Pa">[http://padangkita.com/sumatera-thawalib-sekolah-islam-modern-pertama-di-indonesia/ Sumatera Thawalib, Sekolah Islam Modern Pertama di Indonesia.] ''Padang Kita''. Retrieved November 29, 2017.</ref>
 
Terjunnya banyak ulama yang mengajar di Thawalib ke [[Persatuan Tarbiyah Islamiyah]] sejak 1930 mulai menarik organisasi ini ke pusaran politik praktis. Para alumnus Thawalib juga mendirikan partai Islam nasionalis [[Persatuan Muslim Indonesia]]. Pada akhirnya, Thawalib diperintahkan untuk tutup oleh pemerintah Hindia.<ref>[http://wawasansejarah.com/persatuan-tarbiyah-islamiyah-perti/ Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) 1930-1971M.] ''Wawasan Sejarah''. Retrieved November 29, 2017.</ref>
 
== Sistem Pendidikan ==