Buka menu utama

Perubahan

52 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Pada tanggal [[17 Agustus]] [[1950]], Indonesia kembali menjadi negara kesatuan. Berikut adalah perkembangan pemekaran wilayah Indonesia pada kurun waktu 1950-1966:
 
* Tahun [[1950]], Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi [[Sumatera Utara]], Sumatera Tengah, dan [[Sumatera Selatan]]. Sementara, Yogyakarta mendapat status provinsi "Daerah Istimewa".
* Tahun [[1956]], Provinsi Kalimantan dipecah menjadi provinsi [[Kalimantan Barat]], [[Kalimantan Selatan]], dan [[Kalimantan Timur]]. Pada tahun yang sama dibentuk pula Provinsi [[Aceh|Aceh Darussalam]] (pemekaran dari Sumatera Utara).
* Tahun [[1957]], Jakarta mendapat status provinsi "Daerah Khusus Ibukota".
* Tahun [[1958]], Provinsi Sumatera Tengah dipecah menjadi Provinsi [[Jambi]], [[Riau]], dan [[Sumatera Barat]]. Sementara, Provinsi Sunda Kecil dipecah menjadi Provinsi [[Bali]], [[Nusa Tenggara Barat]], dan [[Nusa Tenggara Timur]]. Pada tahun yang sama, dibentuk provinsi [[Kalimantan Tengah]] (dari Kalimantan Selatan).
* Tahun [[1959]], Aceh mendapat status provinsi "Daerah Istimewa".
* Tahun [[1960]], Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi [[Sulawesi Utara]] dan [[Sulawesi Selatan]].
* Tahun [[1963]], [[PBB]] menyerahkan Irian Barat ke Indonesia
* Tahun [[1964]], dibentuk Provinsi [[Lampung]] (pemekaran dari Sumatera Selatan). Pada tahun yang sama, dibentuk pula Provinsi [[Sulawesi Tengah]] (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi [[Sulawesi Tenggara]] (pemekaran dari Sulawesi Selatan).
 
=== Era Orde Baru (1966-1998) ===
13

suntingan