Buka menu utama

Perubahan

235 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
k
update
|longd=104 |longm=29 |longs=0 |longEW=E
}}
 
'''Tanjungpinang''' atau '''Tanjung Pinang''' (disingkat '''Tg. Pinang''') adalah [[ibu kota]] dari Provinsi [[Kepulauan Riau]], [[Indonesia]]. Kota ini terletak di [[Pulau Bintan]] dan beberapa pulau kecil seperti [[Pulau Dompak]] dan [[Pulau Penyengat]], dengan koordinat 0º5' LU dan 104º27' BT. Kota Tanjungpinang dahulunya adalah pusat pemerintahan [[Kesultanan Lingga|Kesultanan Riau-Lingga]]. Sebelum dimekarkan menjadi kota otonom, Tanjungpinang adalah ibukota [[Kabupaten Kepulauan Riau]] (sekarang [[Kabupaten Bintan]]). Kota ini juga awalnya adalah ibukota Provinsi [[Riau]] (meliputi Riau daratan dan kepulauan) sebelum kemudian dipindahkan ke [[Kota Pekanbaru]].
 
 
Pelabuhan Laut Tanjungpinang di Sri Bintan Pura memiliki kapal-kapal jenis [[feri]] dan feri cepat (''speedboat'') untuk akses domestik ke pulau [[Batam]] dan pulau-pulau lain seperti [[Kepulauan Karimun]] dan [[Kundur]], serta kota-kota lain di Riau. Pelabuhan ini juga merupakan akses internasional ke [[Malaysia]] dan [[Singapura]].
 
== Geografi ==
Sebagian wilayah Tanjungpinang merupakan [[dataran rendah]], kawasan [[rawa]] bakau, dan sebagian lain merupakan [[perbukitan]], sehingga lahan kota sangat bervariasi dan berkontur.
 
=== Iklim ===
Kota Tanjungpinang maupun [[Pulau Bintan]] keseluruhan beriklim [[tropis]] dengan temperatur 23 °C – 34 °C. Tekanan udaranya berkisar antara 1.010,2 mbs dan 1.013,7 mbs.
 
=== Musim ===
Secara resmi memiliki musim kemarau dan musim penghujan. Tidak ada perbedaan musim yang mencolok di daerah ini. Hujan dapat turun sepanjang tahun. Namun setiap akhir sampai dengan awal tahun terjadi "Angin Utara" yang sangat berbahaya dengan gelombang yang sangat kuat.
 
== Sejarah ==
 
== Pemerintahan ==
=== Daftar Wali Kota ===
{{main|Daftar Wali Kota Tanjungpinang}}
{{:Daftar Wali Kota Tanjung Pinang}}
Pada tahun 2002 Dra. Hj. Suryatati A. Manan terpilih sebagai [[wali kota]] pertama melalui pemilihan oleh [[DPRD]] Kota Tanjungpinang. Pada tahun 2007, ia terpilih kembali untuk menjadi Wali Kota Tanjungpinang. Kemudian pada tahun 2013, ia digantikan oleh H. Lis Darmansyah.
 
=== Daftar Wali Kota ===
Wilayah administrasi pemerintahan Kota Tanjungpinang terbagi menjadi 4 [[kecamatan]] dan 18 [[kelurahan]].
{{main|Daftar DPRD Kota Tanjung Pinang}}
 
=== Kecamatan ===
Kecamatan-kecamatan di Kota Tanjungpinang adalah:
{{main|Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Tanjung Pinang}}
Wilayah administrasi pemerintahan Kota Tanjungpinang terbagi menjadi 4 [[kecamatan]] dan 18 [[kelurahan]]. Kecamatan di Kota Tanjungpinang adalah:
* [[Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang|Tanjungpinang Barat]]
* [[Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang|Tanjungpinang Kota]]
* [[Bukit Bestari, Tanjungpinang|Bukit Bestari]]
* [[Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang|Tanjungpinang Timur]]
 
== Geografi ==
Sebagian wilayah Tanjungpinang merupakan [[dataran rendah]], kawasan [[rawa]] bakau, dan sebagian lain merupakan [[perbukitan]], sehingga lahan kota sangat bervariasi dan berkontur.
 
=== Iklim ===
Kota Tanjungpinang maupun [[Pulau Bintan]] keseluruhan beriklim [[tropis]] dengan temperatur 23 °C – 34 °C. Tekanan udaranya berkisar antara 1.010,2 mbs dan 1.013,7 mbs.
 
=== Musim ===
Secara resmi memiliki musim kemarau dan musim penghujan. Tidak ada perbedaan musim yang mencolok di daerah ini. Hujan dapat turun sepanjang tahun. Namun setiap akhir sampai dengan awal tahun terjadi "Angin Utara" yang sangat berbahaya dengan gelombang yang sangat kuat.
 
== Kependudukan ==
Transportasi di Tanjungpinang sebagian besar masih mengandalkan transportasi laut. Di kota ini terdapat 24 pelabuhan domestik dan satu pelabuhan internasional yaitu [[Pelabuhan Sri Bintan Pura]].<ref name="BPS 2015"/> Untuk terminal angkutan kota, hanya ada satu yaitu [[Terminal Sei Carang]]. Sedangkan untuk pengangkutan udara, kota ini dilayani oleh [[Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah]] yang memiliki kapasitas 610.000 orang per tahun. Pada tahun 2014, penumpang yang datang melalui bandara ini berjumlah 135.797 penumpang, sedangkan yang berangkat sebanyak 132.735 orang.<ref name="BPS 2015"/>
 
== PerekonomianEkonomi ==
Pada tahun 2001, sektor perdagangan, hotel, dan restoran memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam membangun perekonomian Kota Tanjungpinang yaitu sebesar 35,54% kemudian diikuti oleh sektor industri pengolahan 15,37%, sektor bangunan 13,29%, sektor jasa-jasa 12,51%, dan sektor pengangkutan dan komunikasi 10,82%. Sedangkan sektor lainnya meliputi sektor listrik, gas, dan air bersih, keuangan, pertanian, dan sektor pertambangan dan penggalian sebesar 12,47%.<ref>ciptakarya.pu.go.id [http://ciptakarya.pu.go.id/profil/profil/barat/kep_riau/tanjung_pinang.pdf Profil Kota Tanjungpinang] (diakses pada 4 Februari 2012)</ref>