Buka menu utama

Perubahan

320 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Perbaikan
{{Untuk|penggunaan lain}}
 
'''Sitim''' adalah nama tempat di [[Moab]] yang merupakan perkemahan terakhir bangsa Israel sebelum menyeberangi [[sungai Yordan]] untuk memasuki tanah [[Kanaan]], sebagaimana dicatat dalam [[Alkitab Ibrani]] atau [[Perjanjian Lama]] di [[Alkitab]] [[Kristen]].
'''Sitim''' ({{lang-he|השטים}}, {{Strong|''ha-syitim''|07851}}; {{lang-el|sattein}}; {{lang-en|Shittim}}, "the Acacias" atau "Acacia Grove") adalah bentuk jamak dari kata [[bahasa Ibrani]] "Syitah" ({{lang-en|shittah}} atau "shittim wood"; [[bahasa Yunani]] [[Septuaginta]]: ''xulon asepton''; Alkitab ''Revised Version (British and American)'': Acacia tree<ref>{{Alkitab|Yesaya 41:19}}; Keluaran 25:5, 10, 13; Keluaran 26:15, 26; 27:1, 6; Ulangan 10:3)</ref>), yang berarti '''pohon [[akasia]]'''. Kata ''syitah'' sendiri diduga berasal dari ''syintah'', yang diturunkan dari bahasa Arab ''sant'', yang sekarang menjadi nama satu spesies tumbuhan akasia yaitu ''Acacia nilotica'' (ordo ''Leguminosae''), yang tumbuh di semenanjung [[Sinai]] dan [[Mesir]]. Kata ''syitim'' tampaknya merujuk kepada spesies yang sejenis yaitu ''Acacia tortilis'' dan ''Acacia seyal'', keduanya disebut dengan nama [[bahasa Arab]] ''sayyal'', yang banyak tumbuh di lembah-lembah sekitar [[Laut Mati]] dari Engedi ke sebelah selatan.<ref>International Standard Bible Encyclopedia. "Shittah" oleh E. W. G. Masterman</ref>
 
== Nama tempat ==
== Etimologi ==
* Nama tempat perkemahan terakhir bangsa Israel sebelum menyeberangi [[sungai Yordan]] (dari sisi timur ke sisi barat) di bawah pimpinan [[Yosua|Yosua bin Nun]] untuk menduduki tanah [[Kanaan]].<ref>{{Alkitab|Yosua 2:1}}; {{Alkitab|Yosua 3:1}}</ref> Di tempat ini mereka jatuh kepada penyembahan berhala yang merupakan siasat jahat dari [[Bileam|Bileam bin Beor]].<ref>{{Alkitab|Bilangan 25:1; 31:16}}</ref> Di ayat {{Alkitab|Bilangan 33:49}} disebut '''Abel-sitim'''. Di sini [[Musa]] menyampaikan pidato terakhirnya yang dicatat dalam [[Kitab Ulangan]], di mana tempat ini dijelaskan lokasinya sebagai
 
'''"Sitim'''" ({{lang-he|השטים}}, {{Strong|''ha-syitim''|07851}}; {{lang-el|sattein}}; {{lang-en|Shittim}}, "the Acacias" atau "Acacia Grove") adalah bentuk jamak dari kata [[bahasa Ibrani]] "Syitah" ({{lang-en|shittah}} atau "shittim wood"; [[bahasa Yunani]] [[Septuaginta]]: ''xulon asepton''; Alkitab ''Revised Version (British and American)'': Acacia tree<ref>{{Alkitab|Yesaya 41:19}}; Keluaran 25:5, 10, 13; Keluaran 26:15, 26; 27:1, 6; Ulangan 10:3)</ref>), yang berarti '''pohon [[akasia]]'''. Kata ''syitah'' sendiri diduga berasal dari ''syintah'', yang diturunkan dari bahasa Arab ''sant'', yang sekarang menjadi nama satu spesies tumbuhan akasia yaitu ''Acacia nilotica'' (ordo ''Leguminosae''), yang tumbuh di semenanjung [[Sinai]] dan [[Mesir]]. Kata ''syitim'' tampaknya merujuk kepada spesies yang sejenis yaitu ''Acacia tortilis'' dan ''Acacia seyal'', keduanya disebut dengan nama [[bahasa Arab]] ''sayyal'', yang banyak tumbuh di lembah-lembah sekitar [[Laut Mati]] dari Engedi ke sebelah selatan.<ref>International Standard Bible Encyclopedia. "Shittah" oleh E. W. G. Masterman</ref>
== Tempat di Moab ==
*Sitim Namaadalah nama tempat perkemahan terakhir bangsa Israel sebelum menyeberangi [[sungai Yordan]] (dari sisi timur ke sisi barat) di bawah pimpinan [[Yosua|Yosua bin Nun]] untuk menduduki tanah [[Kanaan]].<ref>{{Alkitab|Yosua 2:1}}; {{Alkitab|Yosua 3:1}}</ref> Di tempat ini mereka jatuh kepada penyembahan berhala yang merupakan siasat jahat dari [[Bileam|Bileam bin Beor]].<ref>{{Alkitab|Bilangan 25:1; 31:16}}</ref> Di ayat {{Alkitab|Bilangan 33:49}} disebut '''Abel-sitim'''. Di sini [[Musa]] menyampaikan pidato terakhirnya yang dicatat dalam [[Kitab Ulangan]], di mana tempat ini dijelaskan lokasinya sebagai
:"''di sebelah timur sungai Yordan, di dataran Moab, berseberangan dengan kota Yerikho''"<ref name="Bil22_1">{{Alkitab|Bilangan 22:1}}</ref>
:"''di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab; sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.''"<ref>{{Alkitab|Ulangan 1:1-2}}</ref>
Dari sinilah Yosua mengutus kedua pengintai ke kota Yerikho.<ref>{{Alkitab|Yosua 2:1}}</ref> Tempat ini disebut dalam [[Kitab Mikha]] ({{Alkitab|Mikha 6:5}}).
 
[[Flavius Yosefus]], sejarawan Yahudi pada abad pertama Masehi menulis bahwa perkemahan Israel itu terletak "dekat sungai Yordan di mana sekarang terletak kota '''Abila''', tempat yang penuh dengan pohon-pohon palem"<ref>Flavius Josephus. Ant., IV, viii, 1.</ref> Abila ({{lang-ar|ابيلا}}) adalah kota tua di timur [[sungai Yordan]] di wilayah [[Moab]], kemudian dinamakan "Perea" atau "Peraea", near Livias, sekitar 12 km sebelah timur laut di tepi utara [[Laut Mati]]; sekarang dinamakan ''Abil-ez-Zeit'', di wilayah negara [[Yordania]].<ref>http://www.ancientlibrary.com/gazetteer/0004.html</ref> [[Eusebius]] dalam ''Onomasticon'' menulis bahwa Sitim terletak dekat gunung Peor (Fogor). Mungkin sama dengan ''Khirbet el-Kefrain'', sekitar 6 mil (9,6 km) di sebelah tenggara sungai Yordan, di tepi ''Wady Seiseban'', yang banyak ditumbuhi akasia.<ref name="ISBE"/>
 
* DiPada ayat {{Alkitab|Yoel 3:18}} tertulis bahwa "''mata air akan terbit dari rumah TUHAN dan akan membasahi lembah Sitim''" yang merujuk kepada satu tempat di sebelah barat sungai Yordan. Air mengalir dari daerah [[Yerusalem]] menuju ke [[Laut Mati]] menuruni ''Wady en-Nar'' yang meneruskan sungai Kidron (''Brook Kidron''). Banyak pohon akasia tumbuh di bagiah bawah lembah ini, yang mungkin dirujuk oleh nabi [[Yoël]].<ref name="ISBE">International Standard Bible Encyclopedia. "Shittim" oleh W. Ewing.</ref>
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
== Lihat pula ==
* [[Baal-Peor]]
* Bagian [[Alkitab]] yang berkaitan: [[Bilangan 25]], [[Yosua 2]], [[Yoel 3]], [[Mikha 6]].
 
{{disambig}}
== Referensi ==
{{reflist}}
 
[[Kategori:Tempat di Alkitab]]
148.073

suntingan