Buka menu utama

Perubahan

37 bita ditambahkan, 1 tahun yang lalu
Perbaikan ketikan
{{referensi}}Abu al-Hasan bin Isma'il al-Asy'ari ([[Bahasa Arab]] ابو الحسن بن إسماعيل اﻷشعري) (lahir: [[873]]- wafat: [[935]]), atau lebih dikenal sebagai Imam Asy'ari adalah seorang pakar akidah uangyang berperan penting sebagai pemikir muslim sekaligus pendiri paham [[Asy'ariyyah atau Asya'irah, mazhab akidah ahlussunnah wal jama'ah di samping mazhab Al-Maturidiyah]]. Berbeda dengan mazhab fikih yang memiliki empat imam besar yang dianggap sebagai ahlussunnah wal jama'ah, yaitu Imam Syafi'i, Imam Hambali, Imam Maliki, dan Imam Hanafi, mazhab dalam ilmu akidah yang tergolong ahlussunnah wal jama'ah hanya ada dua, yaitu Asy'ariyyah (oleh Imam Asy'ari) dan Al-Maturidiyah (oleh Imam Maturidi). Mazhab Asy'ariyyah adalah mazhab akidah terbesar sejak satu milenia terakhir dan paling banyak dianut oleh umat muslim, baik di Indonesia maupun dunia, bahkan dianut oleh ulama-ulama besar seperti Imam Nawawi (ulama fikih dan hadis, penulis kitab Riyadhus Shalihin), Ibnu Katsir (ulama tafsir, penulis Tafsir Ibnu Katsir), Imam Ghazali (ulama tasawuf, penulis kitab Ihya Ulumuddin), dan Imam As-Suyuthi (penulis kitab Asbabun Nuzul). Sudah lebih dari seribu tahun mazhab Asy'ariyyah menyandang predikat ahlussunnah wal jama'ah dan inilah mazhab akidah mayoritas ulama dan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Ajaran beliau yang paling terkenal adalah tentang pembagian sifat Allah dan Nabi yang dikenal sebagai sifat 50, dimana Allah memiliki 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil, dan 1 sifat ja'iz, sementara nabi memiliki 4 sifat wajib, 4 sifat mustahil, dan satu sifat ja'iz. Ajaran ini juga dikenal dengan sifat 20 karenaketika dinisbatkan kepada Allah. Meski dahulunya berasal dari golongan Mu'tazilah, beliau meninggalkan paham-paham Mu'tazilah (seperti mendahulukan akal daripada dalil dalam Al-Qur'an dan Hadits; menganggap Al-Qur'an sebagai makhluk; mengafirkan pembuat dosa besar; dan memungkiri kemungkinan melihat Allah karena beranggapan bila melihat Allah adalah mungkin, maka Allah bertempat) lalu kembali ke manhaj ahlussunnah wal jamaJama'ah dan menghancurkan Teologi Mu'tazilah.
 
Latar Belakang
Pengguna anonim