Kaisar Song Taizong: Perbedaan revisi

184 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Penambahan keluarga dan perbaikan beberapa kesalahan ketik
k (Bot: Penggantian teks otomatis (-dari pada; +daripada))
(Penambahan keluarga dan perbaikan beberapa kesalahan ketik)
Wen Ying, seorang biksu yang hidup pada zaman cucu Taizu, Kaisar Renzong menulis sebuah catatan mengerikan tentang malam terakhir Kaisar Taizu. Menurut catatan tersebut, Taizu sedang makan malam dan minum-minum bersama Kaisar Taizong yang waktu itu masih bergelar Pangeran Kaifeng. Beberapa Kasim dan Pelayan Kaisar yang berdiri agak jauh melihat bayangan Kaisar Taizong di jendela. Waktu itu sudah larut dan salju mulai turun. Kemudian mereka mendengar suara kapak yang tertancap ke atas salju dan Kaisar Taizu berkata, "Lakukan! Lakukan sekarang!" Lalu Kaisar Taizu terdengar mendengkur. Beberapa jam kemudian, kematiannya diumumkan oleh saudaranya, yang menghabiskan malam di istananya.
 
Para sejarawan modern tidak dapat menemukan bukti konkrit apapun yang mendukung isu tadi. Namun, mereka umumnya menerima bahwa Kaisar Taizong dan Menteri ZjaoZhao Pu telah melakukan kecurangan dengan memalsukan wasiat Ibunda Kaisar yang berisi amanat agar Kaisar Taizu mau menjadikan adiknya (Kaisar Taizong) menjadi pewaris tahta.
 
Juga yang perlu diperhatikan adalah peristiwa bunuh diri yang dilakukan Zhao Dezhao, putra tertua Kaisar Taizu yang masih hidup saat itu, yang terjadi tiga tahun setelah Kaisar Taizu mangkat. Selama operasi militer yang diperintahkan oleh Kaisar Taizong untuk melawan [[Bangsa Khitan]] yang dipimpin oleh [[Dinasti Liao]], Zhao Dezhao diketahui ikut ambil bagian di dalamnya dengan memimpin suatu pasukan. Pada saat yang sama beredar pula rumor bahwa Kaisar Taizong telah menghilang dan Zhao Dezhao-lah yang akan menjadi kaisar. Mendengar hal tersebut, Kaisar Taizong tidak memberikan hadiah kepada pasukan Zhao Dezhao ketika mereka kembali dari operasi militer. Saat Zhao Dezhao menanyakan perihal tersebut, Kaisar Taizong malah menjawab, "Kau, lakukanlah saat kau menjadi kaisar yang baru!" Mendengar jawaban tersebut, Zhao Dezhao segera kembali ke istananya dan membunuh dirinya sendiri.
 
== Pemerintahan Setelah Tahun 988 ==
Kaisar Taizong merasa bahwa ia tidak dapat melebihi kakaknya, [[Kaisar Taizu dari Song|Kaisar Taizu]] dalam hal penaklukkan militer dan prestasi sehingga memutuskan untuk lebih fokus membangun dinasti dari dalam dan membuat peninggalan yang dadapat diwariskan. Ia melakukan serangkaian reformasiPreformasi dalam bidang ekonomi dan kesusasteraan yang lebih baik daripada saudaranya. Ia juga memprakarsai banyak proyek konstruksi dan memberlakukan beberapa sistem baru yang tidak ada pada pemerintahan Kaisar Taizu. Kaisar Taizong mangkat pada tahun 997 setelah memerintah selama 21 tahun pada usia yang ke-57. Ia digantikan oleh putra-ketiganya yang menjadi [[Kaisar Song Zhenzong|Kaisar Zhenzong]].
 
== Keluarga ==
[[Berkas:Thirteen Stele Pavilions - south row, 3rd from the east - western turtle - P1050600.JPG|jmpl|Monumen untuk memperingati renovasi Kuil Konghucu di Qufu. Dibuat tahun ke-8 era Taipingxingguo (983 M) (alasnya yang berbentuk kura-kura)]]
* Ayah: Zhao Hongyin, dihormati dengan gelar anumerta Kaisar Xuanzu
** Kakek: Zhao Jing, Yizu (翼祖 赵敬; 872 – 933)
* Ibu: Nyonya Du, Istri Zhao Hongyin, putri dari Guru Agung Du Shuang dan Nyonya Fan, dihormati dengan gelar anumerta Jandai Kaisar Zhaoxian
**Nenek: Permaisuri Jianmu dari Klan Liu (简穆皇后 刘氏)
* Ibu: Nyonya Du, Istri Zhao Hongyin, putri dari Guru Agung Du Shuang dan Nyonya Fan, dihormati dengan gelar anumerta JandaiIbu KaisarSuri Zhaoxian
** Kakek: Du Shuang (杜爽)
** Nenek: Nyonya dari klan Fan (范氏)
* Isteri:
** Permaisuri Yin, putri dari Yin Tingxun(尹廷勛), dihormati dengan gelar anumerta Permaisuri Shude (淑德皇后)
198

suntingan