Bing Slamet: Perbedaan antara revisi

1 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Saya ubah karena ada yang tidak masuk akal
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(Saya ubah karena ada yang tidak masuk akal)
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
* Pada saat pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Puteri, Bing Slamet memperoleh Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara tanggal [[7 November]] [[2003]].
* Dalam film [[Gie]] (2005) besutan sutradara [[Riri Riza]], lagu Bing Slamet berjudul 'Gendjer Gendjer' yang terdapat pada album [[Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso]] dan dilarang oleh pemerintah dalam rezim Orde Baru, tampil nyaris utuh dalam adegan yang memperlihatkan situasi politik di Jakarta pada era 60-an.
* Iring-iringan mobil dan motor sepanjang 4 kilometer mengantarkan jenazahnya ke pemakaman Karet siang [[18 SeptemberDesember]] [[1974]].
* Beberapa penyanyi semisal [[Glenn Fredly]], [[Dewi Sandra]], Denny Wong Pitoe, Shelomita, dan [[Ruth Sahanaya]], menafsir ulang lagu-lagu yang pernah dipopulerkan Bing Slamet. Lagu bertajuk 'Belaian Sayang' dibawakan lagi oleh duet Glen Fredly dan Dewi Sandra juga dilagukan Ruth Sahanaya. [[Shelomita]] bersama grup jazz Opustre melantunkan 'Payung Fantasy' karya [[Ismail Marzuki]] yang lekat dengan citra Bing Slamet di akhir era 50-an. Denny Wong Pitoe malah mencoba menjadi impersonator Bing lewat 'Nurlaila', lagu yang pertamakali dinyanyikan Bing Slamet dalam film [[Bing Slamet Tukang Betjak]] (1959).
 
Pengguna anonim