Buka menu utama

Perubahan

24 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
 
=== Kesenian dan sastra ===
Dalam bidang musik dan suara, Al-Andalus mencapai kecemerlangan dengan tokohnya Al-Hasan bin Nafi' yang dijuluki [[Ziryab]]. Setiap kali diselenggarkan pertemuan dan jamuan, Ziryab selalu tampil mempertunjukkan kebolehannya. Ia juga terkenal sebagai penggubah lagu. Ilmu yang dimiliknya itu diturunkan kepada anak-anaknya baik pria maupun wanita, dan juga kepada budak-budak, sehingga kemasyhurannya tersebar luas.{{fact}}
{{unreferenced section|date=Juli 2015}}
Dalam bidang musik dan suara, Al-Andalus mencapai kecemerlangan dengan tokohnya Al-Hasan bin Nafi' yang dijuluki [[Ziryab]]. Setiap kali diselenggarkan pertemuan dan jamuan, Ziryab selalu tampil mempertunjukkan kebolehannya. Ia juga terkenal sebagai penggubah lagu. Ilmu yang dimiliknya itu diturunkan kepada anak-anaknya baik pria maupun wanita, dan juga kepada budak-budak, sehingga kemasyhurannya tersebar luas.
 
[[Bahasa Arab]] telah menjadi [[bahasa administrasi]] dalam pemerintahan Islam di Al-Andalus. Hal itu dapat diterima oleh orang-orang Islam dan non-Islam. Bahkan, penduduk asli Spanyol menomor-duakan bahasa asli mereka. Mereka juga banyak yang ahli dan mahir dalam bahasa Arab, baik keterampilan berbicara maupun tata bahasa. Mereka itu antara lain: Ibn Sayyidih, [[Ibnu Malik]] yang mengarang ''[[Alfiyyah]]'', Ibnu Khuruf, Ibnul Hajj, Abu Ali al-Isybili, Abu al-Hasan bin Usfur, dan [[Abu Hayyan al-Gharnathi]]. Seiring dengan kemajuan bahasa itu, karya-karya sastra bermunculan, seperti ''Al-'Iqdul Farid'' karya [[Ibnu Abdu Rabbih]], ''Al-Dzakhirahji Mahasin Ahlul Jazirah'' oleh [[Ibnu Bassam]], Kitab ''Al-Qalaid'' buah karya [[Al-Fath bin Khaqan]], dan sebagainya.{{fact}}
 
=== Arsitektur ===