Wikipedia:Daftar artikel hoaks di Wikipedia/Mandala Cupunagara Subang: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi ''''Mandala Cupunagara''' keberadaannya sudah tercatat eksis tahun 446 Masehi. Belokasi di Desa Cupunaga, kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang sekarang. Keberadaan Mand...')
 
k
Di kerajaan ini mengalir sungai Cupu, karena itu wilayah (desa) ini dinamai Cupunagara. Seperti biasa, keberadaan Mandala di tatar Sunda diikuti dengan nama tempat. Dengan demikian, Mandala Cupunagara adalah Mandala (kawasan perdikan), tempat suci Agama Jati Sunda yang berada di wilayah Cupunagara. Mandala ini tidak diketahui persis kapan bermetamorfosis menjadi kerajaan Cupunagara. Mungkin saja secara resmi "deklarasi" Mandala menjadi Kerajaan tidak pernah di "proklamasi"kan. Karena Mandala bisa juga didefinisikan sebagai Kerajaan. Pun demikian Kerajaan juga bisa disebut Mandala. Kerajaan Majapahit juga bisa disebut sebagai Mandala.
 
Mandala Cupunagara atau Kerajaan Cupunagara sebagai vazal atau bawahan (yang Mahardhika) Kerajaan [[Tarumanagara]].Pembangunan bangunan suci dilakukan semasa Raja Tarumanagara ke-3 [[Purnawarman]]. Dalam masa pemerintahan Purnawarman, ia mendirikan beberapa bangunan suci pada tanggal 9 paro bulan terang bulan Posya, sampai dengan tanggal 2 paro bulan gelap bulan Magha tahun 319 Caka, [9s – 3 sampai dengan 2k – 4 – 319 Caka = 13 Juli – 20 Agustus 0431[[431]] Masehi) = 38 hari.
 
Kemudian pada tanggal 4 paro‑terang, bulan Srawana sampai dengan tanggal 13 paro‑gelap bulan Srawana tahun 334 Caka (446 Masehi), Sri Maharaja Tarumanagara membuat pekerjaan yaitu memperkokoh dan memperindah sepanjang te­pi Sungai Cupu. Lembah itu terletak di negeri Cupu, dan airnya menggalir sampai di istana kerajaan, bahkan tepi Sungai Cupu ini (berada) di dalam ibukota Kerajaan Cupunagara. Banyak tempat pemujaan terhadap segala dewa ada di situ untuk warga masyarakat pribumi, rakyat jelata dari berbagai golongan. Kemudian, Sri Maharaja Purnawarman mengerjakan upacara. Selamatan, berupa uang bagi para pendeta Brahmana dan bersama‑sama di sana dengan diberi sapi seratus ekor, pakaian, berbagai makanan. Seluruh warga masyarakat, pria, wanita, tua, muda semua di seluruh daerah yang sudah menyempurnakan pekerjaan mereka, di beri upah dari Sri Maharaja.<ref>{{Cite web|url=http://westjavakingdom.blogspot.co.id/2011/07/kerajaan-bawahan-tarumanagara.html|title=Kerajaan Bawahan Tarumanagara|last=Kingdom|first=West Java|website=westjavakingdom.blogspot.co.id|access-date=2018-04-16}}</ref>
 
Kemudian tidak jauh dari tepian lembah Gangga di wilayah [[Kerajaan Indraprahasta]], juga di tepi Sungai Cupu di wilayah Cupunagara, Sri Narendra-dhipa Purnawarman membuat prasasti, yaitu tulisan pada batu sebagai pertanda bahwa pada waktu itu ada pekerjaan di sana yang telah selesai dibuat oleh Sri Narpati.
 
Dari uraian di atas, diperkirakan pada tahun [[446]] Masehi, Kerajaan Cupunagara telah eksis. Mandala Cupunagara disebut sebagai 1 dari 48 kerajaan bawahan tarumanagara. Dengan demikian, pengertian Mandala, negara dan kerajaan dipersamakan dalam konsep politik Tarumanagara juga di Asia tenggara umumnya.<ref>{{Cite book|url=https://books.google.co.id/books?id=bOJLSyEIO9MC&pg=PA41&source=gbs_toc_r&cad=4#v=onepage&q&f=false|title=History, Culture, and Region in Southeast Asian Perspectives|last=Wolters|first=O. W.|date=1999|publisher=SEAP Publications|isbn=9780877277255|language=en}}</ref>
 
== Hubungan Cupunagara dan Tarumanagara ==
Raja yang terkenal dari kerajaan Cupunagara bernama Prabu Satyaguna. Barangkali gelar sebagai Rajamandala atau Guru Resi Satyaguna yang biasa disebut Prabu di tatar Sunda. Sang prabu memiliki puteri sulung yang menikah dengan Cakrawarman (adik Maharaja Purnawarman yang menjadi pemberontak di masa kekuasaan Wisnuwarman, raja Tarumanagara ke-4).
 
Dalam peristiwa pemberontakan yang dilakukan Cakrawarman - menantunya ini, Prabu Satyaguna dihadapkan pilihan yang dilematis. Saat pasukan (seringkali disebut komplotan, karena pihak yang kalah dalam sejarah), Cakrawarman terdesak oleh pasukan Tarumanagara dan kemudian bersembunyi di sebuah hutan di wilayah Cupunagara.<ref>{{Cite news|url=https://artshangkala.wordpress.com/2009/07/17/kerajaaan-tarumanagara/|title=Kerajaaan Tarumanagara|date=2009-07-17|newspaper=Artshangkala|language=en-US|access-date=2018-04-16}}</ref>
<references />
 
{{Mandala dan Kabuyutan Sunda |state=collapsed}}
{{Topik Sunda |state=collapsed}}
[[Kategori:Kerajaan Sunda| ]]