Buka menu utama

Perubahan

73 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Perubahan kecil pada konten
{{Hindu sastra}}
[[Berkas:Rigveda MS2097.jpg|jmpl|kiri|Kitab Rg Weda dalam [[aksara Dewanagari]] dari [[abad ke-19]].]]
'''''Regweda''''' ([[bahasa Sanskerta|Sanskerta]] ''ṛgveda'' [[aksara Dewanagari|Dewanagari]], ऋग्वेद) atau '''''Rigweda''''' adalah kitab [[Sruti|Śruti]] yang paling utama. Ia terdiri dari 1,017 (+11 appendix = 1,028) nyanyian pujaan (himne) dengan jumlah total 10.562 baris yang dijelaskan dalam 10 buku. Satu hymne memiliki tiga bagian dasar. Bagian pertama adalah permohonan (exhortation), bagian kedua adalah pujian terhadap Dewa tertentu dalam bentuk doa, dan bagian ketiga adalah permohonan khusus. [[Agama]] yang dijelaskan dalam Regweda dapat disebut [[Brahmanisme]] atau Wedisme. Dalam Regweda kita melihat [[bangsa Arya]] baru saja menetap di lembah-lembah sungai [[Indus]] dan memuja semua kekuatan-kekuatan alam seperti udara ([[Bayu]]), air ([[Baruna]]), matahari ([[Surya]]), bulan ([[Candra|Soma]]), dan api ([[Agni]]). RgwedaRegweda sebagaimana bukan kitab suci yang disusun selama periode waktu tertentu tetapi, satu kitab suci yang disusun dalam tahapan selama beberapa abad.
 
Satu ide yang paling penting yang datang dari Regweda adalah tatanan kosmik yang disebut Reta. Reta berarti "tatanan suci dan alam semesta" satu tatanan paling harmonis dan tertinggi dari struktur realitas. Belakangan tatanan alam semesta yang disebut Reta ini menjadi atau disebut sebagai ''Sanathana Dharma'' atau "kebenaran abadi." [[Dharma]] tidak saja menjadi hukum universal tetapi juga menjadi hukum moral dari agama [[Hindu]].
 
Kata Regweda atau dalam [[bahasa Sanskerta]] ''{{IAST|ṛgveda}}'', adalah sebuah [[kata majemuk dalam bahasa Sanskerta|kata majemuk berbentuk]] ''tatpuruṣa'' dari ''{{IAST|ṛc}}'' "pujaan, himne"<ref>yang diambil dari akar ''{{IAST|ṛc}} "memuja", sesuai Dhātupātha 28.19. [[Monier-Williams]] menerjemahkan "a Veda of Praise or Hymn-Veda"</ref> dan ''{{IAST|veda}}'' "pengetahuan") adalah sebuah kumpulan suci himne-himne atau nyanyian pujaan dalam [[bahasa Weda]] yang berasal dari [[anakbenua India]] dan dipersembahkan [[Dewa-dewa Rgveda|para dewa]] [[Hindu]]. Teks ini termasuk empat teks Hindu kanonik (''[[śruti]]'') yang dikenal sebagai ''[[Caturweda]]''. Berdasarkan bukti filologis dan linguistik, RgwedaRegweda digubah kurang lebih antara tahun 1700 – 1100 SM (masa Weda awal) di daerah [[Sapta Sindhu]] ("Tanah Tujuh Sungai Agung") yang sekarang terletak di daerah sekitar [[Daerah Punjab|Punjab]]. Dengan ini teks ini termasuk salah satu [[teks religius]] tertua dunia yang masih tetap digunakan dan juga termasuk teks-teks tertua dalam [[bahasa Indo-Eropa]] manapun.
 
Terdapat kemiripan yang erat secara linguistik dan budaya antara RgwedaRegweda dan [[Avesta]] awal Iran, yang keduanya diturunkan pada masa [[bahasa Proto-Indo-Iran|Proto-Indo-Iran]], dan seringkali dihubungkan dengan [[budaya Andronovo]] yang berasal darikira-kira sekitar tahun 2000 SM.<ref>{{Harvcolnb|Mallory|1989}} "The identification of the Andronovo culure as Indo-Iranian is commonly accepted by scholars."</ref>
 
Sekarang, teks ini dimuliakan oleh umat Hindu di seluruh dunia. Bait-baitnya diresitasikan pada kesempatan berdoa, bersembahyang, dan acara-acara keagamaan atau resmi lainnya.
Regweda terdiri<ref>There is some confusion with the term "Veda", which is traditionally applied to the texts associated with the samhita proper, such as [[Brahmana]]s or [[Upanishad]]s. In English usage, the term Rigveda is usually used to refer to the Rigveda samhita alone, and texts like the [[Aitareya-Brahmana]] are not considered "part of the Rigveda" but rather "associated with the Rigveda" in the tradition of a certain [[shakha]].</ref> atas 1.028 himne (atau 1.017 jika tidak ikut menghitung himne-himne ''{{IAST|[[valakhīlya]]}}'' 8.49–8.59) dalam [[bahasa Sanskerta]]. Banyak [[himne]] yang ditujukan untuk berbagai ritual kurban.
 
Kumpulan panjang ini biasanya dipersembahkan sebagai pujaan kepada Dewata. Regweda dibagi menjadi 10 kitab yang dikenal dengan nama [[Mandala]]. Setiap mandala terdiri atas beberapa syair pujaan atau himne yang biasanya disebut ''sūkta'' (merupakan kata majemuk ''su''+''ukta'' dan secara harafiah artinya "resitasi indah") atau [[eulogi]]. Pada gilirannya setiap bait terdiri atas apa yang disebut dengan istilah ''{{IAST|ṛc}}'', jamak ''{{IAST|ṛcas}}''. Mandala-mandala ini tidaklah sama panjangnya atau sama usianya: "kitab-kitab keluarga", mandala 2-7 dianggap bagian tertua Regweda, dan merupakan kitab-kitab terpendek. Ditilik dari panjangnya, bagian-bagian ini jumlahnya sekitar 38% dari teks secara keseluruhan.[[RW 8]] dan [[RW 9]], kemungkinan memuat himne-himne yang usianya berbeda-beda dan jumlahnya sekitar 15% dan 9%. Dan akhirnya, [[RW 1]] dan [[RW 10]], kedua-duanya merupakan yang terpanjang dan termuda dan membentuk sekitar 37% dari teks secara keseluruhan..
 
=== Pelestarian ===
Kompilasi atau ini redaksi ini meliputi tata aturan dalam kitab-kitab ini termasuk perubahan ortoepik, seperti pemadanan [[sandhi]] (disebut oleh Oldenberg sebagai ''orthoepische Diaskeunase''). Hal-hal ini terjadi beberapa abad setelah penggubahan himne-himne tertua, kurang lebih sama waktunya dengan redaksi [[Weda]] lainnya.
 
Dari masa penggubahannyapengubahannya sampai sekarang, teks ini diturunkan dalam dua versi yang berbeda, yaitu: versi ''Samhitapatha'' yang memuat semua penerapan hukum sandhi Sanskerta. Versi inilah yang dipakai untuk mengaji atau resitasi. Sedangkan pada versi ''[[Padapatha]]'' semua kata-kata di... dalam bentuk ''pausa''-nya (jadi tanpa penerapan hukum sandhi) dan dipakai sebagai sarana penghafalan. Seolah-olah Padapatha merupakan kitab komentar terhadap kitab ''Samhitapatha''. Teks asli ini direkonstruksikan berdasarkan alasan-alasan yang sesuai dengan kaidah metrum (maksudnya "orisinal" dalam arti bahwa ini mencoba untuk mencapai apa yang telah dilestarikan oleh para Resi) dan hasilnya terletak di antara kedua versi ini, namun lebih dekat kepada Samhitapada.
 
== Terjemahan ==
RgvedaRegveda telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa di dunia, dan berikut ini adalah beberapa diantaranya:
:* [[Bahasa Latin]]: F. Rosen, ''Rigvedae specimen'', London, 1830
:* [[Bahasa Perancis]]: A. Langlois, Paris 1948-51 ISBN 2-7200-1029-4
* [[Hermann Oldenberg|Oldenberg, Hermann]]: ''Hymnen des Rigveda. 1. Teil: Metrische und textgeschichtliche Prolegomena.'' Berlin 1888; Wiesbaden 1982.
* — ''Die Religion des Veda''. Berlin 1894; Stuttgart 1917; Stuttgart 1927; Darmstadt 1977
* — ''Vedic Hymns'', The Sacred Books of the East vo,l. 46 ed. [[Friedrich Max Müller]], Oxford 1897.
 
=== Sejarah ===
29

suntingan