Tarekat religius Katolik: Perbedaan revisi

1 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Tarekat-tarekat religius Katolik pertama yang terbentuk pada [[Abad Pertengahan]] adalah [[Ordo Santo Benediktus|Tarekat Santo Benediktus]], [[Karmelit|Tarekat Karmelit]], [[Ordo Fratrum Minorum|Tarekat Saudara-Saudara Hina Dina]], [[Dominikan|Tarekat Dominikan]], dan [[Ordo Santo Agustinus|Tarekat Santo Agustinus]]. Mungkin [[Ordo Teutonik|Tarekat Kesatria Teutonik]] dapat pula disejajarkan dengan tarekat-tarekat religius perdana ini, karena meskipun dibentuk pada Abad Pertengahan sebagai sebuah tarekat militer, kini telah menjadi sebuah tarekat religius.
 
Pada masa lampau, faktor yang membedakan tarekat-tarekat religius dari lembaga-lembaga Katolikreligius lainnya adalah [[kaul]] yang diikrarkan anggotanya sebagai [[kaul meriah]] ketika diterima secara resmi menjadi anggota tarekat. Berdasarkan syarat ini, tarekat religius yang terakhir adalah [[Tarekat Saudara-Saudara Betlehem]] yang terbentuk pada 1673.<ref>Álvarez Gómez, Jesús, C.M.F., ''Historia de la vida religiosa,'' Jilid III, Publicaciones Claretianas, Madrid, 1996.</ref> Meskipun demikian, sepanjang abad ke-20, beberapa lembaga religius di luar kategori tarekat telah mendapatkan izin untuk mengikrarkan kaul-kaul meriah, sekurang-kurangnya kaul kemiskinan, sehingga mengaburkan faktor pembeda ini.
 
== Perbedaan mendasar ==
21.402

suntingan