Pengguna:Kakkoiisusilo/KKNI: Perbedaan revisi

1.429 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumberdaya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan<ref name=":0" />. KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional, dan sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran (learning outcomes) nasional, yang dimiliki Indonesia untuk menghasilkan sumber daya manusia nasional yang bermutu dan produktif.
 
== Sejarah KKNI ==
 
== Jenjang dan Deskripsi KKNI ==
KKNI menyatakan sembilan jenjang kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang produktif. Deskripsi kualifikasi pada setiap jenjang KKNI secara komprehensif mempertimbangkan sebuah capaian pembelajaran yang utuh, yang dapat dihasilkan oleh suatu proses pendidikan, baik formal, non-formal, informal, maupun pengalaman mandiri untuk dapat melakukan kerja secara berkualitas. Deskripsi setiap jenjang kualifikasi juga disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, atau seni, serta perkembangan sektor-sektor pendukung perekonomian dan kesejahteraan rakyat, seperti perindustrian, pertanian, kesehatan, hukum, dan aspek lain yang terkait. Capaian pembelajaran juga mencakup aspek-aspek pembangun jati diri bangsa yang tercermin dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika yaitu menjunjung tinggi pengamalan kelima sila Pancasila dan penegakan hukum, serta mempunyai komitmen untuk menghargai keragaman agama, suku, budaya, bahasa, dan seni yang tumbuh dan berkembang di bumi Indonesia.
KKNI terdiri atas 9 jenjang kualifikasi yang terdiri atas:
 
KKNI terdiri atasPengelompokkan 9 jenjang kualifikasi yangKKNI terdiri atas:
* Jenjang 1 - 3 dikelompokkan dalam jabatan operator;
* Jenjang 4 - 6 dikelompokkan dalam jabatan teknisi atau analis;
* Jenjang 7 - 9 dikelompokkan dalam jabatan ahli.
Deskripsi tiap jenjang KKNI sebagaimana uraian berikut ini.
{| class="wikitable"
!JENJANG KUALIFIKASI
|}
 
== Penyetaraan jenjangJenjang KKNI ==
Setiap jenjang kualifikasi pada KKNI memiliki kesetaraan dengan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui pendidikan, pelatihan kerja atau pengalaman kerja<ref name=":0" />.
 
=== Penyetaraan capaian pembelajaran melalui pendidikan dengan jenjang KKNI ===
Penyetaraan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui [[pendidikan]] dengan jenjang kualifikasi pada KKNI terdiri atas:
* lulusan pendidikan dasar (SMP) setara dengan jenjang 1;
* lulusan pendidikan menengah (SMA) paling rendah setara dengan jenjang 2;
 
=== Penyetaraan capaian pembelajaran melalui pelatihan kerja/pengalaman kerja dengan jenjang KKNI ===
Penyetaraan capaian pembelajaran yang dihasilkan melalui [[Pelatihan Kerja|pelatihan kerja]] atau pengalaman kerja dengan jenjang kualifikasi pada KKNI dilakukan dengan [[Sertifikasi Kompetensi Lingkungan|sertifikasi kompetensi]] melalui uji kompetensi sesuai [[Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia]] (SKKNI).
 
Penerapan KKNI pada setiap sektor atau bidang profesi ditetapkan oleh kementerian atau lembaga yang membidangi sektor atau bidang profesi yang bersangkutan sesuai dengan kewenangannya.
 
Penerapan KKNI pada setiap sektor atau bidang profesi ditetapkan oleh kementerian atau lembaga yang membidangi sektor atau bidang profesi yang bersangkutan sesuai dengan kewenangannya. Ketentuan lebih lanjut mengenai penerapan KKNI di jalur pelatihan kerja atau pengalaman kerja diatur melalui Peraturan [[Menteri Ketenagakerjaan]] Nomor 21 Tahun 2014<ref>http://jdih.kemnaker.go.id/data_puu/Permenaker_21_Tahun_2014.pdf</ref> tentang Pedoman Penerapan KKNI.
 
== Pranala Luar ==
182

suntingan