Buka menu utama

Perubahan

1.006 bita dihapus, 1 tahun yang lalu
k
Dikembalikan ke revisi 13656690 oleh HsfBot (bicara).
| dasar hukum = [[s:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2012|UU No.20 tahun 2012]]
| tanggal = 25 Oktober 2012
| ibukota = [[Tanjung Selor, Bulungan(kota)|Tanjung Selor]]
<!-- pemerintahan -->
| gubernurlink = Daftar Gubernur Kalimantan Utara
[[Kategori:Kalimantan Utara| ]]
[[Kategori:Provinsi di Indonesia]]
/ref> Walaupun belakangan negeri Bulungan di bawah kekuasaan Pangeran dari Brunei, namun negeri tersebut masih tetap termasuk dalam mandala negara Berau. Berdasarkan perjanjian antara negara Kesultanan Banjar dengan VOC Belanda yang dibuat pada tanggal [[13 Agustus]] [[1787]] dan [[4 Mei]] [[1826]], maka secara hukum negara Kesultanan Banjar menjadi daerah protektorat VOC Belanda dan beberapa daerah bagian dan negara bagian yang diklaim sebagai bekas [[vazal]] Banjar diserahkan sebagai properti VOC Belanda termasuk Berau dan daerah taklukannya, maka Kompeni Belanda membuat batas-batas wilayahnya yang diperolehnya dari Banjar berdasarkan perjanjian tersebut yaitu wilayah paling barat adalah negara bagian [[Kerajaan Sintang|Sintang]], daerah bagian [[Kabupaten Melawi|Lawai]] dan [[Kabupaten Sukamara|Daerah Aliran Sungai Jelai]] (salah satu wilayah [[Kerajaan Kotawaringin|Kepageranan Kotawaringin]] di dalam negara kesultanan Banjar) sedangkan wilayah paling timur adalah negara bagian Berau.