Buka menu utama

Perubahan

375 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi, [[Universitas Medan Area]] pada tahun 1997. Sewaktu jadi pelajar ia pernah aktif di organisasi [[PII|Pelajar Islam Indonesia]] (PII). Kegiatannya dalam berorganisasi kemudian mengantarkan dirinya sempat menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Persatuan Pembangunan.<ref name="Republika"/>
 
== KontroversiKorupsi ==
Setelah tidak duduk di kabinet, tim penyidik [[Komisi Pemberantasan Korupsi]] (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Departemen Sosial (kini Kementerian Sosial). Penetapan statusnya sebagai tersangka dikeluarkan KPK sejak pertengahan Januari 2010. Dari hasil penyidikan, dia disangka dengan pasal berlapis, yakni pasal 2 (1), pasal 3, dan pasal 11 Undang-undang No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 
 
Setelah proyek mesin jahit, Depsos kembali membuka proyek pengadaan impor sapi pada 2006. Tim penyidik menemukan indikasi kerugian negara Rp 3,6 miliar dari nilai proyek senilai total Rp 19 miliar. Menurut juru bicara KPK Johan Budi SP, proyek pengadaan mesin jahit dan impor sapi melibatkan sejumlah rekanan melalui penunjukan langsung. Dengan demikian, Bachtiar diduga terlibat kasus korupsi pengadaan sapi impor asal [[Australia]] dan Mesin Jahit dalam proyek pengentasan Fakir Miskin Departemen Sosial periode 2004-2006 dengan kerugian keuangan negara mencapai RP 28,1 M. Namun Bachtiar membantah hal tersebut.
 
Pada 22 Maret 2011 majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memutuskan bahwa Bachtiar Chamsyah bersalah dan menjatuhkan hukuman satu tahun delapan bulan penjara dengan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara.<ref>[http://nasional.kompas.com/read/2011/03/22/11433284/Bachtiar.Chamsyah.Divonis.1.8.Tahun Bachtiar Chamsyah Divonis 1,8 Tahun], diakses 30 Januari 2018</ref>
 
== Referensi ==
Pengguna anonim