Buka menu utama

Perubahan

5 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
}}
 
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Pajakoembah TMnr 3728-847.jpg|thumbjmpl|Payakumbuh pada tahun 1883–1889 ([[litografi]] berdasarkan lukisan oleh [[Josias Cornelis Rappard]])]]
 
'''Kota Payakumbuh''' ({{lang-min|Payokumbuah}}; [[Jawi]], ڤايوكومبواه) adalah sebuah [[kota]] di provinsi [[Sumatera Barat]], [[Indonesia]].
 
== Sejarah ==
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Straatgezicht Pajakoemboeh TMnr 60054627.jpg|thumbjmpl|Pemandangan jalan di Payakumbuh di akhir abad ke-19]]
 
Kota Payakumbuh terutama pusat kotanya dibangun oleh [[Hindia Belanda|pemerintah kolonial Hindia Belanda]]. Sejak keterlibatan [[Belanda]] dalam [[Perang Padri]], kawasan ini berkembang menjadi depot atau kawasan gudang penyimpanan dari hasil tanam kopi dan terus berkembang menjadi salah satu daerah administrasi distrik pemerintahan kolonial Hindia Belanda waktu itu.<ref>Abdullah, Taufik, (2009), ''Schools and Politics: The Kaum Muda Movement in West Sumatra (1927-1933)'', Equinox Publishing, ISBN 978-602-8397-50-6.</ref>
 
== Pemerintahan ==
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Huis van de assistent resident te Pajakoemboeh TMnr 60001326.jpg|thumbjmpl|Rumah ''assistent-resident'' Payakumbuh di sekitar tahun 1900]]
 
Kota Payakumbuh sebagai [[pemerintah daerah]] berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1956 tanggal [[19 Maret]] [[1956]], yang menetapkan kota ini sebagai ''kota kecil''.<ref>http://www.legalitas.org [http://www.legalitas.org/incl-php/buka.php?d=1900+56&f=uu8-1956.htm Undang-undang Nomor 8 tahun 1956] (diakses pada 27 Juni 2010)</ref> Kemudian ditindaklanjuti oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 tahun 1970 tanggal [[17 Desember]] [[1970]] menetapkan kota ini menjadi daerah otonom pemerintah daerah tingkat II Kotamadya Payakumbuh. Selanjutnya wilayah administrasi pemerintahan terdiri atas 3 wilayah [[kecamatan]] dengan 73 [[kelurahan]] yang berasal dari 7 jorong yang terdapat di 7 ka[[nagari]]an yang ada waktu itu, dengan pembagian kecamatan Payakumbuh Barat dengan 31 Kelurahan, kecamatan Payakumbuh Timur dengan 14 kelurahan dan kecamatan Payakumbuh Utara dengan 28 kelurahan.
Kota ini termasuk kota penghubung antara [[kota Padang]] dengan [[kota Pekanbaru]], dari kota ini dapat juga terhubung ke jalur lintas tengah Sumatera tanpa mesti melewati [[kota Bukittinggi]]. [[Terminal Koto Nan Ampek]] merupakan terminal angkutan darat yang terdapat di kota ini. Sebagai pusat pelayanan, Payakumbuh dulu juga mem­pu­nyai lapangan terbang, yaitu Lapangan Terbang Piobang.
 
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Het station van Pajakoemboeh Sumatra`s Westkust TMnr 60009217.jpg|thumbjmpl|leftkiri|220px|Stasiun kereta api Payakumbuh di sekitar tahun 1900]]
Saat ini tengah dibangun jalan lingkar luar bagian utara (10,45&nbsp;km) dan selatan (15,34&nbsp;km) dikenal dengan ''Payakumbuh Bypass'' untuk memudahkan akses transportasi tanpa harus melalui pusat kota dan untuk mendorong pertumbuhan ekonominya. Pembangunan jalan ini berasal dari dan pinjaman pemerintah pusat kepada [[Bank Pembangunan Asia]] (ADB).<ref>payakumbuhkota.go.id [http://payakumbuhkota.go.id/?lang=ina&action=profil&tipe=potensi Infrastruktur]</ref>
 
Sementara industri-industri yang ada di kota ini baru berskala kecil, namun telah mampu berproduksi untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri, diantaranya sulaman bordir dan songkok/peci.<ref>payakumbuhkota.go.id [http://payakumbuhkota.go.id/?lang=ina&action=profil&tipe=potensi Perdagangan] (diakses pada 3 Juli 2010)</ref>
 
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Moskee in Pajakoemboeh TMnr 10016544.jpg|thumbjmpl|220px|Masjid di Payakumbuh pada tahun 1920-an]]
 
== Pariwisata ==