Buka menu utama

Perubahan

k
Bot: Perubahan kosmetika
 
== Latar Belakang ==
Keluarga Magelhaens adalah keluarga [[bangsawan]], maka, menurut kebiasaan setempat, Fernando telah direkrut sejak mudanya sebagai ajudan di istana kerajaan. Di sini, selain mendapat pendidikan, ia belajar secara langsung prestasi pria-pria seperti Christopher Columbus, yang baru kembali dari [[Amerika Serikat|Amerika]] setelah mencari rute pelayaran laut di sebelah barat ke Kepulauan Rempah ([[Indonesia]]) yang menjadi buah bibir.
 
Sayangnya [[Raja]] Portugis John, terbunuh pada tahun 1495 dan [[Pangeran]] Manuel, yang lebih berminat akan harta sebaliknya daripada penjelajahan, naik takhta. Karena alasan tertentu, Manuel tidak menyukai Fernando yang kala itu berusia 15 tahun dan selama bertahun-tahun mengabaikan permintaannya untuk melaut. Tetapi sewaktu [[Vasco da Gama]] kembali dari [[India]] membawa muatan rempah-rempah, Manuel mengendus aroma kekayaan yang berlimpah. Akhirnya, pada tahun 1505, ia mengizinkan Magelhaens berangkat dari Afrika Timur dan India dalam sebuah armada [[Portugal]] untuk membantu mengambil alih perdagangan rempah dari para saudagar Arab. Setelah itu, ia berlayar lebih jauh ke timur ke Malaka bersama ekspedisi [[militer]] lainnya.
Pelayaran tersebut kini telah memakan waktu enam kali lebih lama daripada pelayaran Columbus mengarungi [[Samudra Atlantik]] yang pertama kali tanpa membawa hasil. Beberapa kali terjadi pemberontakan. Namun, berkat tindakan yang cepat dan tegas di pihak Magellan, hal itu digagalkan dan dua pemimpin pemberontak tersebut tewas.
 
Kehadiran kapal asing di pelabuhan menarik perhatian penduduk lokal yang kuat dan berbadan besar. Merasa seperti orang kerdil dibandingkan dengan raksasa-raksasa ini, para pengunjung tersebut menyebut daratan itu Patagonia—dari kata [[Bahasa Spanyol|Spanyol]] yang berarti ''kaki besar''. Mereka juga mengamati "serigala laut sebesar anak lembu, serta angsa berwarna hitam dan putih yang berenang di bawah air, makan ikan, dan memiliki paruh seperti gagak", yang mengarah kepada bentuk penguin.
 
Di daerah [[Garis lintang|lintang]] [[Kutub Selatan|kutub]] sering mengalami badai yang ganas secara tiba-tiba, dan sebelum musim dingin berakhir, armada itu mengalami korban pertamnya, kapal ''Santiago'' yang kecil. Namun, untunglah para awaknya dapat diselamatkan dari kapal yang karam itu. Setelah itu, keempat kapal yang masih bertahan, terus berlayar di bawah guyuran air hujan yang membeku, semua mata terpaku pada sebuah celah di sebelah barat. Akhirnya, mereka berbalik dan memasuki selat yang belakangan dikenal sebagai [[Selat Magelhaens]]! Namun, ''San Antonio'' berkhianat, dengan sengaja menghilang di tengah jaringan rumit selat itu dan kembali ke Spanyol.
== Tantangan Samudera Pasifik ==
 
Setelah melewati lima minggu, mereka berlayar menuju sebuah samudra yang sedemikian tenangnya sehingga Magelhaens menamakannya '''Pasifik'''. Para pelaut bergembira karena merasa tidak ada lagi bencana, namun ternyata lebih sulit karena sulit sekali angin yang membuat mereka terombang-ambing kelaparan di tengah laut.
 
Antonio Pigafetta, seorang [[Italia]] menulis, "Hari [[Rabu]], tanggal dua puluh delapan [[November]] [[1520]], kami . . . memasuki Laut Pasifik, dan selama tiga bulan dua puluh hari kami belum mengisi perbekalan... Kami hanya makan [[hardtack|biskuit]] busuk yang telah menjadi remah, dan penuh dengan belatung, dan berbau busuk akibat kotoran tikus di atasnya... dan kami minum air yang berwarna kuning dan berbau busuk. Kami juga makan kulit sapi... , serbuk gergaju, dan tikus-tikus yang masing-masing berharga setengah keping emas, tetapi tidak banyak yang dapat kami tangkap". Jadi, seraya angin segar terus menerpa layar mereka dan air jernih menyelusup di bawah ujung geladak mereka, pria-pria ini tergeletak sekarat akibat kudis. Sembilan belas orang meninggal pada saat mereka mencapai Kepulauan Mariana, pada tanggal [[6 Maret]] [[1521]].
Karena sekarang jumlah awak pelayaran itu tinggal sedikit dan salah satunya sudah bocor, maka tidak mungkin untuk berlayar dengan tiga kapal, jadi mereka menenggelamkan ''Concepción'' dan berlayar dengan dua kapal yang masih tinggal ke tujuan terakhir mereka, Kepulauan Rempah. Kemudian, setelah mengisi muatan dengan rempah-rempah, kedua kapal itu berpisah. Akan tetapi, awak kapal ''Trinidad'' ditangkap oleh Portugal dan dipenjarakan.
 
Namun, ''Victoria'', di bawah komando Juan Sebastián de Elcano luput dari pengejaran. Sambil menghindari hampir semua pelabuhan, mereka mengambil risiko melewati rute Portugal mengelilingi Tanjung Harapan. Namun, tanpa berhenti untuk mengisi perbekalan merupakan strategi yang mahal. Sewaktu mereka akhirnya mencapai Spanyol pada tanggal [[6 September]] [[1522]]—tiga tahun sejak keberangkatan mereka—hanya 18 pria yang sakit dan tidak berdaya yang bertahan hidup. Meskipun demikian, tidak dapat dibantah bahwa merekalah orang pertama yang berlayar mengelilingi bumi. Muatan rempah ''Victoria'' seberat 26 ton menutup ongkos seluruh ekspedisi.
 
== Nama Magelhaens Terus Dikenang ==