Antarmuka Pemrograman Aplikasi Windows: Perbedaan revisi

k
Windows 16 API atau Win16 API merupakan API yang digunakan pertama kali pada versi Windows 16-bit. Pada awalnya, Win16 API disebut dengan Windows API, tapi kemudian diubah menjadi Win16 dalam usaha Microsoft untuk membedakannya dengan versi Windows API yang lebih baru yang berjalan pada Windows 32-bit, Win32 API. Fungsi-fungsi Win16 API umumnya terdapat di dalam berkas-berkas inti sistem operasi: <code>kernel.exe</code> (atau <code>krnl286.exe</code> pada Windows for 286 atau <code>krnl386.exe</code> pada Windows yang berjalan pada Enhanced 386), <code>user.exe</code>, dan <code>gdi.exe</code>. Meskipun memiliki ekstensi EXE, sebenarnya mereka bukanlah berkas yang dapat dieksekusi (''executable''), melainkan mereka adalah DLL (''[[Dynamic Linking Library]]'').
===Win32 API===
Win32 API merupakan antarmuka pemrograman yang terdapat di dalam sistem operasi Windows 32-bit modern. Seperti halnya Win16 API, Win32 API juga sama mengimplementasikan fungsi-fungsi di dalam DLL sistem operasi. DLL inti yang dimiliki oleh Win32 API antara lain <code>kernel32.dll</code>, <code>user32.dll</code>, dan <code>gdi32.dll</code>. Win32 pertama kali muncul pada tahun [[1993]], saat Windows NT diluncurkan. Windows 95 juga menggunakan Win32 API, dan pada awalnya dikenal dengan sebutan '''Win32c''', di mana huruf "c" di sana merujuk kepada "''compatibility''", tapi istilah ini akhirnya ditinggalkan oleh Microsoft demi konsistensi nama "Win32".
 
Dalam [[Windows NT 4.0]] dan para penerusnya (termasuk di antaranya versi-versi terbaru Windows), panggilan-panggilan Win32 dieksekusi oleh dua modul, yakni <code>csrss.exe</code> (Client/Server Runtime SubSystem) di dalam [[modus pengguna]] dan <code>Win32K.sys</code> di dalam [[modus kernel]].
 
===Win32s API===
===Win32 for 64-bit Windows===
1.432

suntingan