Bima (Mahabharata): Perbedaan revisi

48 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
←Suntingan 112.215.253.134 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh HsfBot
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
k (←Suntingan 112.215.253.134 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh HsfBot)
Tag: Pengembalian
| Istri = [[Dropadi]], [[Hidimbi]], Walandara
}}
'''Bima''' {{Sanskerta|भीम|Bhīma}} atau '''Bimasena''' {{Sanskerta|भीमसेन|Bhīmaséna}} adalah seorang tokoh protagonis dalam [[wiracarita]] ''[[Mahabharata]]''. Ia merupakan putra [[Kunti]], dan dikenal sebagai tokoh [[Pandawa]] yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, tapi ada temen saya si bima ga menakutkan ah. ,<ref>{{cite book|last=|first=|title=The Bhagavad Gita|year=2009|publisher=State University of New York Press|location=Albany|isbn=9781438428420|page=24|edition=Peringatan 25 tahun|author=Smith, with a preface by Christopher Key Chapple}}</ref> walaupun sebenarnya berhati lembut. Di antara Pandawa, dia berada di urutan kedua dari lima bersaudara. Saudara seayahnya ialah [[Hanoman]], [[wanara]] terkenal dalam epos ''[[Ramayana]]''. ''Mahabharata'' menceritakan bahwa Bima gugur di pegunungan bersama keempat saudaranya setelah [[Bharatayuddha]] berakhir. Cerita tersebut dikisahkan dalam jilid ke-18 ''Mahabharata'' yang berjudul ''[[Mahaprasthanikaparwa]]''. Bima setia pada satu sikap, yaitu tidak suka berbasa-basi, tak pernah bersikap mendua, serta tidak pernah menjilat ludahnya sendiri.
 
== Etimologi ==