Solid state drive: Perbedaan revisi

5.764 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
Dikembalikan ke revisi 13396342 oleh HsfBot (bicara): Vandal. (TW)
Tag: suntingan perangkat seluler suntingan web seluler
(Dikembalikan ke revisi 13396342 oleh HsfBot (bicara): Vandal. (TW))
Tag: Pembatalan
{{noref}}
SSD adalah sebuah memori chip rongsokan yang tidak ada gunanya. Hanya dipakai ngentod. Moba Kok SSD?
[[Berkas:E-disk_2-5_scsi.jpg|jmpl|ka|200px|Draif padat ukuran 2,5 inci (64 milimeter).]]
[[Berkas:14-06-11-ssd-RalfR-N3S 7886-03.jpg|jmpl|mSATA SSD]]
'''SSD''', singkatan dari '''''solid-state drive''''', adalah media penyimpanan data yang menggunakan memori mantap atau memori tak gabar<ref name="gabar">Glosarium Badan Bahasa: [http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/glosarium/index.php?gloss_asing=nonvolatile&gloss_indonesia=&jenis=contain&Bidang=8&infocmd=Cari]</ref> (''nonvolatile memory'') sebagai media, dan tidak menggunakan diska magnetis seperti [[diska keras]] konvensional. Berbeda dengan memori gabar (''volatile memory'') (misalnya RAM), data yang tersimpan pada SSD tidak akan hilang meskipun daya listrik tidak ada.
 
== Sejarah ==
Riwayat penyimpanan data tanpa menggunakan komponen bergerak ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 1960-an dan awal tahun 1970-an. Kala itu, SSD dibuat untuk komputer super buatan [[IBM]] yaitu [[Amdahl]] dan [[Cray]]. Namun mahalnya harga yang harus dibayar, membuat SSD tidak bisa diproduksi secara massal karena tidak ekonomis (saat itu hanya dibuat jika ada pesanan).
 
Proyek SSD kemudian dimulai lagi dengan kehadiran SSD yang dibuat oleh [[StorageTek]] pada akhir 1970-an. Di awal tahun 1980-an, [[Santa Clara Systems]] memperkenalkan [[BatRam]], sebuah memori berbentuk serangkaian chip RAM dengan kapasitas total sebesar 1 megabit (125 kilo byte) yang berfungsi mengemulasikan hard-disk, suatu media penyimpanan yang cukup besar kala itu, karena [[MS-DOS]] versi 1.0 hanya mendukung media penyimpanan maksimal sebesar 160 kilo byte saja. Dalam paketnya, memori ini dilengkapi dengan baterai isi ulang. Baterai ini berfungsi menyimpan data saat rangkaian RAM tidak mendapatkan pasokan daya listrik (misalnya saat komputer dimatikan).
Proyek SSD kemudian dimulai lagi dengan kehadiran SSD yang dibuat oleh [[StorageTek]] pada akhir 1970-an.
 
Pada tahun 1995, [[M-Systems]] memperkenalkan SSD berbasis flash memory. SSD ini kemudian secara luas dipakai oleh kalangan militer dan industri angkasa luar [[Amerika Serikat]] sebagai pengganti fungsi hard-disk konvensional. Semenjak itu, SSD semakin berkembang sehingga berbentuk dalam perangkat yang kita kenal sekarang dan mulai diproduksi secara massal sehingga saat ini harganya semakin terjangkau (meskipun hard-disk biasa masih jauh lebih murah).
== Fitur ==
 
== Fitur dan Teknologi ==
Dari sisi sifatnya, SSD dapat digolongkan menjadi dua, yaitu berbasis flash dan berbasis DRAM (''[[Dynamic Random Access
 
Dari sisi sifatnya, SSD dapat digolongkan menjadi dua, yaitu berbasis flash dan berbasis DRAM (''[[Dynamic Random Access Memory]]'').
 
Di pasaran saat ini banyak kita temui teknologi SSD berbasis flash, misalnya ''[[Flash Disk]]'', ''[[Secure Digital]]'' (SD) ''Card'', ''[[Micro SD Card]]'', ''[[Multi Media Card]]'' (MMC) dan ''[[Compact Flash]]'' (CF). Sementara SSD dengan ukuran fisik sebesar hard-disk konvensional, yaitu ukuran 1,8 inci dan 2,5 inci dengan kapasitas hingga diatas 128 GB, sejak tahun 2008 sudah mulai populer di pasaran seiring dengan harganya yang makin terjangkau.
 
SSD berbasis flash memanfaatkan sejumlah kecil DRAM untuk ''cache'' yang dipakai untuk menyimpan informasi tentang penempatan blok data serta informasi ''wear leveling'' (sebuah teknik untuk memperpanjang usia pemakaian memori berbasis ''flash''). Sementara pada SSD dengan kinerja tinggi biasanya juga dilengkapi dengan penyimpanan daya listrik sementara (''energy storage''). Komponen ini umumnya disusun dari rangkaian kapasitor atau baterai yang berfungsi untuk memindahkan data dari ''cache'' SSD ke ''flash memory'' saat komputer dimatikan/ mati mendadak (jika berbasis kapasitor) atau untuk menyimpan data sementara dalam cache (jika menggunakan baterai).
 
=== SSD Berbasis Flash ===
 
Data dalam SSD berbasis flash biasanya disimpan dalam sel memori pada chip. Dalam kelompok ini ada dua macam jenis sel memori yang umum digunakan, yaitu jenis MLC (''[[Multi Level Cell]]'') dan SLC (''[[Single Level Cell]]'').
 
SSD jenis MLC biasanya lebih murah dibandingkan dengan yang berbasis SLC. Hal ini disebabkan MLC menyimpan data sebesar 3 bit atau lebih setiap selnya, sedangkan untuk SLC hanya 1 bit saja, sehingga biaya per giga byte-nya menjadi lebih rendah.
 
Sedangkan SSD jenis SLC berharga lebih mahal,namun tipe ini memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan jenis MLC, yaitu kecepatan transfer data yang lebih tinggi, konsumsi daya yang lebih rendah dan daya tahan sel memori yang lebih lama. Salah satu penyebab mahalnya harga SLC ini adalah ongkos pembuatan yang lebih tinggi per giga byte-nya mengingat SSD jenis SLC hanya mampu menyimpan data dengan jumlah yang lebih sedikit per selnya.
 
=== SSD Berbasis DRAM ===
 
SSD dengan teknologi ini memiliki kecepatan akses data yang sangat tinggi (umumnya kurang dari 1 milidetik). Perangkat ini biasanya dilengkapi dengan baterai internal dan sistem penyimpanan data cadangan untuk memastikan tetap adanya data dalam SSD saat komputer dimatikan atau mati mendadak. Dalam kondisi ini, baterai dalam SSD akan memasok daya bagi rangkaian sel untuk menyalin semua informasi dari DRAM ke perangkat penyimpanan cadangan. Saat komputer dinyalakan lagi, semua informasi ini akan dikembalikan lagi ke DRAM.
 
=== Tentang TRIM ===
 
TRIM merupakan sebuah perintah yang langsung ditujukan kepada [[perangkat tegar]] dari SSD. Jika Anda belum tahu, perangkat tegar itu sama dengan BIOS komputer pada umumnya.
 
Sebuah media penyimpanan akan selalu menulis dan membaca data. Saat menghapus sebuah data, hal tersebut sebenarnya juga merupakan sebuah kegiatan menulis data pula. Di sebuah hard disk, kegiatan penghapusan data tidak sepenuhnya terhapus. Yang terhapus adalah sebuah pranala yang merujuk pada data tersebut di rentetan data yang disebut dengan ''Table of Contents''. Saat ada data yang mau ditulis di sektor yang sama, data baru tersebut akan ditimpa langsung di sektor yang lama. Hal ini disebut dengan ''overwriting''.
 
Dalam hard disk, kegiatan overwrite ini adalah biasa. Sayangnya, tidak untuk SSD. Kegiatan ''overwriting'' akan menimbulkan “sampah data” atau bahasa Inggrisnya adalah ''garbage''. ''Garbage'' ini yang menyebabkan sebuah SSD akan melambat seiring dengan waktu karena data lama masih ada sehingga membuat SSD harus memilah antara data lama dengan yang baru. Hal ini membuat SSD lamban dalam membaca data.
 
Di sinilah kegunaan TRIM. TRIM memastikan saat sistem operasi mau menulis di sektor yang sama, data yang lama akan terhapus total tanpa ada sampah lagi. Selain itu, fungsi TRIM juga akan membuat semua sektor yang dihapus dan diformat menjadi bersih. Hal ini akan membuat sebuah SSD menjadi kencang sama seperti yang baru.
 
== Kelebihan SSD Dibandingkan Hard-disk Konvensional ==