Buka menu utama

Perubahan

k
←Suntingan 180.246.186.113 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 183.171.90.88
{{lindungidarianon|small=yes}}
Malaysia itu anjing,babi
{{Infobox Military Conflict
|conflict=Konfrontasi Indonesia-Malaysia
|date=[[1962]]–[[1966]]
|place=[[Kalimantan]], [[Asia Tenggara]]
|result=Kemenangan Sekutu
|combatant1={{flag|Malaysia}} {{br}} {{flag|Britania Raya}} {{br}} {{flag|Selandia Baru}} {{br}}
{{flag|Australia}} {{br}}
|combatant2={{flag|Indonesia}}
|commander1=[[Tunku Abdul Rahman]]{{br}} [[Walter Walker]]
|commander2=[[Sukarno]]{{br}}[[Omar Dani]] (Panglima Komando Mandala Siaga) {{br}}[[Soeharto]] {{br}}[[Abdul Haris Nasution]]
|strength1=tidak diketahui
|strength2=tidak diketahui
|casualties1= 114 korban jiwa<br />181 cedera
|casualties2= 590 korban jiwa<br />222 cedera
}}
{{Campaignbox Indonesia-Malaysia confrontation}}
{{Sejarah Indonesia}}
'''Konfrontasi Indonesia–Malaysia''' atau yang lebih dikenal sebagai '''Konfrontasi''' saja adalah sebuah [[perang]] mengenai masa depan [[Malaya]], [[Brunei]], [[Sabah]] dan [[Sarawak]] yang terjadi antara [[Federasi Malaysia]] dan [[Indonesia]] pada tahun [[1962]] hingga [[1966]].
 
Perang ini berawal dari keinginan [[Federasi Malaya]] lebih dikenali sebagai [[Persekutuan Tanah Melayu]] pada tahun [[1961]] untuk menggabungkan [[Brunei]], [[Sabah]] dan [[Sarawak]] ke dalam [[Federasi Malaysia]] yang tidak sesuai dengan [[Persetujuan Manila]].Ini juga berlaku kerna sifat tamaknya sokarno
 
Oleh karena itu, keinginan tersebut ditentang oleh Presiden [[Sukarno]] yang menganggap pembentukan [[Federasi Malaysia]] yang sekarang dikenal sebagai [[Malaysia]] sebagai "boneka [[Inggris]]" merupakan [[kolonialisme]] dan [[imperialisme]] dalam bentuk baru serta dukungan terhadap berbagai gangguan keamanan dalam negeri dan pemberontakan di Indonesia.<ref>{{en icon}} {{cite book|first=Patrick|last=Witton|coauthors=Mark Elliott|editor=|title=Indonesia|publisher=Lonely Planet|year=2003|isbn=9781740591546|pages=28, 944|chapter=INTRODUCTION }}</ref><ref>{{en icon}} {{cite book|first=Avrahm|last=Mezerik|coauthors=|editor=|title=Malaysia-Indonesia conflict: creation of Malaysia, Indonesia's confrontation policy, Philippine and Indonesian claims, UN involvement, Indonesian withdrawal from UN, roles of UK, US, USSR, and China|publisher=University of Michigan Press, International Review Service|year=1965|isbn=|pages=8, 122|chapter=Malaysia Says Bloody Revolution Not Only Way to Independence }}</ref>
<!--
Pelanggaran perjanjian internasional konsep '''THE MACAPAGAL PLAN''' antara lain melalui perjanjian [[Persetujuan Manila]] tanggal [[31 Juli]] [[1963]], tanggal [[3 Agustus]] [[1963]], tanggal [[5 Agustus]] [[1963]]<ref>[http://untreaty.un.org/unts/1_60000/16/16/00030780.pdf United Nations — Treaty No. 8029 PHILIPPINES, FEDERATION OF MALAYA and INDONESIA (31 JULY 1963)]</ref> mengenai {{ke wikisource|Resolusi Majelis Umum PBB 1514|dekolonialisasi}} yang harus mengikutsertakan rakyat [[Sarawak]] dan [[Sabah]]
-->
 
== Latar belakang ==