Buka menu utama

Perubahan

4 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
 
== Sejarah ==
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Stadsgezicht met Parr-monument Benkoelen TMnr 10014960.jpg|thumbjmpl|200px|Pemandangan jalan di kota Bengkulu. Terlihat monumen Parr di tengah (1900-1940).]]
Pada awal abad ke-17, daerah Bengkulu berada di bawah pengaruh kerajaan Banten dan penguasa dari Minangkabau. Kedatangan orang Eropa ke kepulauan Indonesia disebabkan oleh keinginan memperoleh langsung [[rempah-rempah]] dari sumbernya. Di sejumlah negara Eropa didirikan maskapai yang tujuannya adalah mencari rempah-rempah dan menjualnya di pasar Eropa. Orang Belanda mendirikan [[VOC]] atau ''Verenigde Oost Indië Compagnie'' atau "maskapai serikat untuk Hindia Timur". Orang Inggris mendirikan ''[[East India Company]]'' atau "maskapai untuk Hindia Timur".
 
 
Terjadi juga bentrokan dengan penduduk setempat. Tahun 1719 Inggris dipaksa meninggalkan Bengkulu. Inggris kemudian kembali. Namun tahun 1760 Fort Marlborough menyerah kepada pasukan yang dikirim Prancis. Tahun 1807 ''[[residen]]t'' Inggris Thomas Parr dibunuh. Parr diganti [[Thomas Stamford Raffles]], yang berusaha menjalin hubungan yang damai antara pihak Inggris dan penguasa setempat. Di bawah perjanjian Inggris-Belanda yang ditandatangani tahun 1824, Inggris menyerahkan Bengkulu ke Belanda, dan Belanda menyerahkan [[Melaka]] ke Inggris.<ref name=Roberts1>{{cite book|last=Roberts|first=Edmund|title=Embassy to the Eastern Courts of Cochin-China, Siam, and Muscat|year=1837|publisher=Harper & Brothers|location=New York|page=34|url=http://www.wdl.org/en/item/7317/view/1/34/}}</ref> Namun, Belanda baru sungguh-sungguh mendirikan administrasi kolonialnya di Bengkulu tahun 1868. Karena produksi rempah-rempah sudah lama menurun, Belanda berusaha membangkitkannya kembali. Ekonomi Bengkulu membaik dan kota Bengkulu berkembang. Tahun 1878 Belanda menjadikan Bengkulu ''[[karesidenan|residentie]]'' terpisah dari Sumatera Selatan.
[[Berkas:Soekarno's residence in Bengkulu.jpg|thumbjmpl|200px|Rumah Kediaman Bung Karno pada waktu pengasingan di Bengkulu, 1938-1942.]]
Berdasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 6 Tahun 1956, Bengkulu merupakan salah satu ''Kota Kecil'' dengan luas 17,6 km&sup2; dalam [[provinsi]] [[Sumatera Selatan]]. Penyebutan ''Kota Kecil'' ini kemudian berubah menjadi ''Kotamadya'' berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1957 tentang pokok-pokok pemerintah daerah.
 
 
== Pariwisata ==
[[Berkas:Pantai Panjang.jpg|thumbjmpl|200px|Pantai Panjang]]
Pada kota ini terdapat beberapa bangunan dan benteng peninggalan Inggris, diantaranya [[Fort Marlborough]]<ref>[http://www.bengkulukota.go.id/v2/wisata-sejarah/benteng-marlborough/ Benteng Marlborough]</ref> yang didirikan tahun 1713 pada [[Pantai Panjang]], [[Monumen Hamilton]]<ref>[http://www.bengkulukota.go.id/v2/wisata-sejarah/tugu-hamilton/ Tugu Hamilton]</ref> dan [[Monumen Parr]]<ref>[http://www.bengkulukota.go.id/v2/wisata-sejarah/tugu-thomas-parr/ Tugu Thomas Parr]</ref> pada kawasan pusat kota, Objek wisata [[Rumah Pengasingan Bung Karno]] terletak di jalan Soekarno-Hatta. Dan [[Masjid Jamik]] yang didesain oleh Ir. Soekarno.
 
{{Wikiportal|Indonesia}}
* {{id}} [http://www.bengkulukota.go.id/ Situs web resmi Pemerintah Kota Bengkulu]
* (Indonesia) [http://www.jelajahhutan.com/ www.jelajahhutan.com], sumber informasi destinasi wisata, kuliner, sosial dan budaya di Bengkulu
**