Pangeran Kecil: Perbedaan revisi

109 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Lanjutan perbaikan, kali ini pada kosa kata.
(Perbaikan bahasa, dan penambahan hal-hal esensial dalam cerita ini.)
(Lanjutan perbaikan, kali ini pada kosa kata.)
}}
 
'''''Le Petit Prince''''' ('''Pangeran Kecil''') adalah [[novel]] karya [[Antoine de Saint Exupéry|Antoine de Saint-Exupéry]] yang diterbitkan pada tahun [[1943]]. Novel berdalam [[bahasaBahasa Perancis]] ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 200 bahasa dan terjual lebih dari 80 juta eksemplarsalinan. EdisiTerjemahan dalam [[Bahasa Indonesia]] diterbitkan pertama kali oleh Pustaka Jaya (1979), dan kemudian diterbitkan dalam dua versi berbeda oleh [[Gramedia]] (2003 dan 2010).
 
Walaupun ditujukan seolah sebagai bacaan [[anak|anak-anak]], Pangeran Kecil memiliki makna filosofinfilosofis dan idealis tentang kehidupan manusia dan masyarakatnya. Dalam novel ini, Saint-Exupéry menceritakan tentang pertemuan tokoh utamanya, yaitu seorang pilot, dengan dengan seorang pangeran kecil dari luar angkasa, di tengah-tengah Gurun [[Sahara]]. Dalam percakapan mereka, sang penulis mengemukakan pandangannya tentang kesalahpahaman yang sering dilakukan oleh manusia dan kebenaran sederhana yang sering dilupakan oleh mereka seiring mereka bertambah dewasa. Sari pati buku ini sering dinyatakan terangkum dalam kutipan terkenal yang dinyatakan oleh seekor rubah kepada Pangeransi Kecilpangeran kecil: ''"On ne voit bien qu'avec le cœur, l'essentiel est invisible pour les yeux."''
 
{{cquote|''Seseorang hanya dapat melihat dengan sebaik-baiknya melalui hatinya, karena yang terpenting (dalam kehidupan) tidak terlihat oleh mata.''}}
== Sinopsis ==
 
Buku dimulai dengan cerita ketika sangtokoh naratorcerita ini masih kecil. DiaSuatu pernahkali satu kaliia menggambar ular [[boa]] yang memakan seekor gajah. Namun, saat diaia menunjukkan gambar itu ke orang dewasa, mereka menyuruhnya untuk berhenti menggambar dan mulai belajar hal-hal lain, seperti [[geometri]], [[aritmetika]], [[geografi]], tata bahasa, dan lain-lain. Akhirnya sang naratortokoh kecilini berhenti menggambar dan tumbuh besar menjadi seorang pilot. Sebagai pilot, ia terus membawa gambarnya yang pertama, dan kadang membahas gambar itu bersama teman-temannya. Namun tidak ada satu orang dewasa pun yang memahami gambar buatannya.
 
Pada bab berikutnya, sang pilot terdampar di gurun [[Sahara]] ketika pesawatnya jatuh. Saat ia tengah mencoba memperbaiki pesawatnya sendirianseorang diri di tengah gurun itu, seorang pangeran kecil mendatanginya dan memintanya menggambar seekor domba, tanpa penjelasan lebih lanjut. Sang naratorpilot mengaku bahwa dia tidak bisa menggambar domba dan hanya menunjukkan gambar ular boa yang pernah dibuatnya. Anehnya, sang pangeran memahami gambar itu, namun tetap meminta gambar domba. Setelah beberapa gambar awalnya ditolak oleh sang pangeran, sang pilot menggambar sebuah kotak dan berkata bahwa di dalamnya ada seekor domba. Sang pangeran bisa melihat domba di dalam kotak itu dan menerimanya.
 
Beberapa hari bersama, sang pilot mulai paham bahwa sang pangeran kecil berasal dari [[planet]] lain, yaitu sebuah [[Asteroid]] kecil seukuran rumah dan mempunyai tiga gunung berapi (yang satu mati dan yang lainnya aktif), setangkai [[mawar]], dan beberapa benda lain,. denganAsteroid namaitu bernama Asteroid B-612., Asteroid itudan pertama kali dilihat oleh seorang ilmuwan [[Turki]] yang berpenampilanberpakaian aneh,. jadiKarena pakaian anehnya, tidak adaseorang yangpun mempercayainyamempedulikan pertama-tamaastronom itu. SetelahNamun seorangkemudian diktator Turki menyuruh orang-orang Turkirakyatnya untuk berpakaian ala [[Eropa]]. Dengan pakaian ini, barulah orang-orang percayamenaruh perhatian pada penemuan astronom Turki itu.
 
Sang pangeran menghabiskan hari-hari di planetnya dengan mencabuti tunas-tunas [[baobab]] yang tumbuh agar tidak mengganggumerusak, membersihkan semua gunung berapi—termasuk yang sudah tidak aktif, dan merawat mawarnya. Dia belajar kesabaran untuk membuat planetnya tetap ada. Dia akhirnyakemudian jatuh cinta kepada mawar yang berada di planetnya. yangNamun sang mawar seolah tidak membalas cintanya, karena sifatnya yang sombong. Sang pangeran akhirnyapun memutuskan untuk berkelana melihat alam semesta, menumpang serombongan burung yang bermigrasi. Dalam perjalanan ini, ia mengunjungi 6beberapa [[asteroid]], dari nomor 325 sampai 330.
 
Pada asteroid pertama, sang Pangeranpangeran bertemu dengan seorang Rajaraja yang mengaku berdaulat atas semua bintang dan bisa menyuruhnya melakukan apa saja. Dia menjelaskan kepada pangeran kecil bahwa rakyat hanya mematuhi perintah yang masuk akal dari pemerintah atau penguasa mereka. Pertama-tama, dia memaksa sang pangeran untuk tinggal sebagai Menteri Kehakimannya,Kehakiman. tetapiNamun akhirnyasetelah diapangeran kecil berkeras untuk pergi, raja mengizinkannya pergi sebagai Duta Besar. Pangeran kecil menyimpulkan bahwa orang dewasa itu aneh.
 
Pada asteroid kedua, sang pangeran bertemu dengan seorangorang yang sombong. Dia hanya mau mendengar pujian dan berpikir bahwa dia adalah orang yang terhebat di planetnya (yang hanya berisi satu orang itu). Dia mengira bahwa sang pangeran, atau siapa pun, adalah penggemarnya. Pangeran kecil semakin percaya bahwa orang dewasa itu aneh.
 
Pada asteroid ketiga, sang pangeran bertemu dengan seorang pemabuk yang minum-minum untuk melupakan kenyataan bahwa dia malu; namun ia mengaku ia malu bahwa ia suka mabuk. Logika yang berputar itu membuat pangeran kecil memastikan bahwa orang dewasa itu aneh.
 
Pada asteroid keempat, sang Pangeran bertemu dengan seorang pengusaha yang sibuk menghitung bintang-jutaan bintang yang ia pikiranggap dipunyainyamenjadi (ada 501.622.731)miliknya. Dia mengharapkan untuk mendapat untungkeuntungan dari merekahal itu, untuk mendapat lebih banyak uang untuk membeli lebih banyak bintang. Sang pangeran lalupun memberimenyampaikan definisipendapatnya tentang kepemilikan. Sang pangeran mempunyai bunga dan gunung-gunung berapi di planetnya karena ia merawat mereka dan mereka merawatnya, dan karena seseorang tidak bisa merawat bintang dan mereka tidak bisa merawat kita, maka tidak ada seorang pun yang bisa memilikinya. Si pengusaha tentu saja tidak mau tahu.
 
Pada asteroid kelima, sang Pangeranpangeran bertemu dengan seseorangseorang penyala lampupetugas yang harus menyalakan lampu setiap sore menjelang malam dan mematikannya tiap pagi. Dulu, ketika planetnya masih berotasiberputar dengan normal, dia bisa tidur dan beristirahat dengan cukup. Tapi, sekarangSekarang planetnya berotasiberputar setiap satu menit dan dia tidak bisa mendapat tidur. Tapi,dengan sangcukup. penyalaNamun lampupetugas itu tetap patuh kepadaakan perintahnya dantugasnya, tetap menyalakan dan mematikan lampu, walaupun ia tidak pernah tidur. SangWalaupun tetap merasa bahwa orang dewasa itu aneh, pang pangeran menghormatinyamenghormati petugas ini lebih daripada orang-orang lain yang ia temui, karena ia memikirkan sesuatu yang lain dari dirinya sendiri. Tapi, karena planetnya terlalu kecil untuk dua orang, sang pangeran pun pergi.
 
Pada asteroid keenam, sang pangeran bertemu dengan seorang ahli geografi yang tidak pernah pergi dari mejanya dan bergantung kepada pengelana-pengelana untuk membuat petanya. Dia lalu meminta sang pangeran kecil untuk bercerita tentang planetnya. Ia mencatat gunung yang ada di planet itu, tetapi dia menolak untuk memasukkanmencatatkan mawarnyamawar ke dalam petanya karena ia tidak mau mencatat hal yang bersifat fana. Sang pangeran sangat terkejut untuk mengetahui bahwa bunganya suatu saat akan hilang. Sang pembuat peta akhirnya mengusulkan kepadanya untuk pergi ke [[Bumi]].
 
=== Perjalanan di Bumi ===
 
Maka sangSang pangeran kecil pun pergi ke bumi dan pertama-tama mendarat di gurun. Di sana dia bertemu dengan seekor ular yang kata-katanya selalu bermakna ganda. Ular ini juga mengingatkan si pangeran bahwa justru di tengah banyak orang, kita semakin merasa sepi. Ular ini juga mengaku memiliki kekuatan untuk mengirim seseorang ke asalnya.
 
Setelah itu, sang pangeran memanjat gunung untuk melihat bumi dengan lebih jelas dan terkejut ketika mendengar [[gema]]nya sendiri. Dia berpikir bahwa manusia sangatlah aneh karena mereka selalu mengulangi apa yang ia katakan dan bahwa bumi itu keras dan penuh dengan benda tajam.
 
Pangeran pun sampai ke kebun yang penuh dengan [[mawar|bunga mawar]]. Dia terkejut karena dia mengira bahwa mawarnya spesial dan hanya satu-satunya di dunia. Sang pangeran pun menangis, tetapi ia lalu bertemu dengan seekor [[rubah]] yang meminta sang pangeran untuk menjinakkannya. Dia lalu menjelaskan kepadanya tentang cinta, dan bahwa mawarnya memang spesial baginya dan hanya satu-satunya di dunia, karena waktu yang sudah sang pangeran buanghabiskan untuk merawatnya, dan hanya ia yang pangeran cintai. Dia juga menjelaskan bahwa sang pangeran sudah menjinakkan bunga dan sang bunga pun sudah menjinakkan sang pangeran, dan itulah kenapa sekarang ia merasa bertanggung jawab atasnya.
 
Pada bab-bab berikutnya, sang pangeran bertemu dengan seorang penjaga pintu/rel kereta (''the railway switchman'') yang menjelaskan kepadanya bahwa manusia pergi kemanapun dengan kereta eksprescepat, tetapi tidak pernah tahu apa yang mereka cari; dankecuali hanya anak-anak yang tahumemiliki kemanaperhatian mereka pergi danakan apa yang merekaada caridi sekitar mereka. DiaSang pangeran kecil lalujuga bertemu dengan seorang pedagang yang menjual obat laris yanguntuk menghilangkan haus. danJika bisatidak harus minum, orang dapat menghemat waktu 53 menit seminggu. Sang pangeran pergimenjawab dan menjawabbahwa jika ia punya waktu sebanyak itutambahan, ia akan pergiberjalan dan mencariminum sebuahair matadengan airtenang.
 
Setelah deretan kilas balik itu, sang pilot kembali menceritakan kondisinya saat itu. Mulai sekarat kehausan, sang pilot dan pangeran kecil berjalan melintasi gurun, dan akhirnya menemukan sebuah sumur. Sang pangeran kecil mengingatkan bahwa gurun itu tampak cantik, karena ia menyembuyikan mata air di dalamnya. Hal-hal yang tersembunyi itu yang membuat segalanya memiliki arti.
2

suntingan