Buka menu utama

Perubahan

9 bita dihapus ,  1 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
[[Berkas:Presidium of the 9th Congress of the Russian Communist Party (Bolsheviks).jpg|350px|thumbjmpl| rightka| Pertemuan Partai Bolshevik. [[Lenin]] terlihat di tengah]]
 
'''Bolshevik''' adalah semacam [[fraksi]] pecahan dari [[Partai]] [[Demokrasi sosial|Sosial Demokrat]] [[Rusia]] yang muncul dalam [[konferensi]] di Brussel pada tahun [[1903]].<ref name="Jamal">Jamal (2004). ''Rakkaustarina''. Jakarta:PT Grasindo.Hal. 157.</ref> Partai itu pecah menjadi dua [[fraksi]], yakni Bolshevik ( fraksi mayoritas yang bergaris keras) dan [[Menshevik]] ([[fraksi]] minoritas yang lebih [[moderat]]).<ref name="Jamal"/>
 
== Sejarah Kemunculan ==
[[Berkas:National Bolshevik Party.svg|thumbjmpl|200px|leftkiri|Lambang Partai Bolshevik]]<!--Lenin dipenjara di [[Siberia]] dari tahun [[1887]] hingga [[1900]]. Ketika di [[Siberia]] yang tampaknya tidak digubrisnya sebagai siksaan, [[Lenin]] menikah dengan [[Nadezhda Krupskaya]], seorang wanita yang juga berpaham [[revolusioner]] pada tanggal [[22]] [[Juli]] [[1898]].<ref name="Zazuli"/> Di sana di menulis buku yang berjudul The Development of Capitalism in [[Russia]].<ref name="Michael"/> (alasan: ini kalimatnya ngga jelas banget, pertama bilang dia posisi dimana, menikah dengan siapa, tiba tibat TIDAK DIGUBRISNYA...maksud loooh -->Bolshevik terbentuk dari pertemuan yang dihadiri oleh 57 anggota utusan Partai Sosial Demokrat Rusia di kota Brussel, Belgia pada tahun 1903. Dalam pertemuan tersebut terdapat dua pemahaman yang dianut oleh masing-masing utusan: Marxisme dan Leninisme. Hal ini mengakibatkan perselisihan pemahaman dan cara pandang anggota hingga mempengaruhi proses pemilihan umum ketua partai. Lalu diselenggarakan lah pemilu secara internal dalam rapat tersebut dengan dua nama kandidiat yakni Karensky dan Lenin. Setelah itu diketahui bahwa Lenin kalah dalam pemilihan tersebut. Perpecahan pun tak terhindarkan, parati itu pun terbagi menjadi dua yaitu tu [[Menshevik]] (yang moderat) dan Bolshevik (yang radikal).<ref name="Syamdani">Syamdani (2009).''Kisah Diktator-diktator Psikopa''.Yogyakarta:Penerbit Narasi. Hal 107-118</ref>
 
<!-- [[Lenin]] tidak menyukai pergerakan partai Sosial Demokrat yang dinilainya terlalu lembek. <ref name="Syamdani" /> Banyak orang-orang partainya beranggapan bahwa [[revolusi]] [[sosial]] tidak perlu dibatasi waktunya, para buruh harus dididik dan di[[organisasi]] dalam wujud massa buruh. <ref name="Syamdani" /> Tapi bagi [[Lenin]], anggota partai perlu dibatasi pada golongan orang elit yang berdisiplin tinggi dan mereka itu akan mempersiapkan [[revolusi]] serta memimpin kaum [[proletar]] menuju kemenangan. (alasan: Paragraf ini hanya menceritakan tentang Lenin, bukan Bolshevik. Tidak relevan) -->
<!-- Alat [[komunikasi]] dan informasi yang dapat menyatukan pikiran pejuang dan orang yang akan diperjuangkan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan. <ref name="Syamdani"/> [[Lenin]] sangat menyadari hal itu sepenuhnya. <ref name="Syamdani"/> Baginya media [[massa]] dapat digunakan sebagai wahana penyambung dirinya dengan para pendukungnya dan itu sebuah keharusan untuk ditempuh. <ref name="Syamdani"/> Tahun [[1898]], [[Lenin]] bersama beberapa kelompok buruh illegal membentuk sebuah surat kabar bawah tanah Iskra (artinya Pijar). <ref name="Montefiere"/> Yaitu surat kabar yang kemudian menjadi corong bagi [[Partai]] [[Buruh]] Demokrat [[Sosial]] [[Rusia]]. <ref name="Syamdani"/> (alasan: Paragraf ini menjelaskan upaya Lenin melalui propaganda media, tidak ada hubungan logis dengan "kegagalan Bolshevik dalam Revolusi Februari") -->
 
[[Berkas:Alexander Kerensky LOC 24416.jpg|thumbjmpl|leftkiri|180px|[[Alexander Kerensky]], Pemimpin [[pemerintahan sementara Rusia]] sebelum Bolshevik menyerang]]
 
<!-- Banyak hal kurang enak yang di dengarnya di perantauan, termasuk aksi perampokan bank yang dilakukan di negerinya di bawah kendali [[Joseph Stalin]]. <ref name="Syamdani"/> Situasi [[Uni Soviet]] tampak jauh tidak terkendali sama sekali. Sementara untuk ke [[Uni Soviet]], dia harus pula melewati [[Jerman]], musuh [[Soviet]] sendiri. <ref name="Syamdani"/> Ini merupakan kesulitan bagi [[Lenin]] untuk bisa pulang dengan mudah. <ref name="Syamdani"/> Ketika kaum Bolshevik dipimpin oleh [[Joseph Stalin]] sebelum [[Lenin]] naik, untuk mendapatkan dana dan senjata, mereka ber[[gerilya]], melemparkan bom, menyerang [[polisi]], merampok [[bank]], [[kantor pos]] dan gudang [[senjata]]. <ref name="Archer"/> (alasan: hanya menceritakan tentang Lenin lagi, juga tidak berkaitan dengan usaha yang dilakukannya melalui media seperti yang disebutkan dalam paragraf sebelumnya.) -->
 
<!-- Dari Finlandia di bulan [[Oktober]], [[Lenin]] menulis surat ke pemimpin partai,” Krisis itu ada di sini ([[Rusia]], maksudnya).<ref name="Archer" /> Kita berdosa kalau kita tangguhkan. Kaum Bolshevik mampu dan harus merebut kekuasaan ke tangan mereka sendiri.” <ref name="Archer" /> Kaum Bolshevik ragu-ragu, namun akhirnya mereka bangkit. <ref name="Archer" /> (alasan: kalimat ini tidak diperlukan)-->
<!-- Sebelum menyerang [[Lenin]] berpidato, pidato tersebut disampaikan pada bulan [[September]], hanya beberapa minggu sebelum kaum Bolshevik melakukan [[Revolusi]] [[Oktober]].<ref name="Montefiere"/> Dalam pidato itu [[Lenin]] menyerang [[Pemerintah]]an Peralihan (Provisional Government)dan koalisi dari kelompok-kelompok politik yang telah menggulingkan rezim [[Tsar]] pada bulan [[Maret]] tahun itu. <ref name="Montefiere"/> (alasan: bertele-tele)-->Meski gagal dalam gerakan revolusi di bulan Juni, Bolshevik tetap tidak menyerah.<ref name="Archer" /> Pemimpin Bolshevik, Lenin, berseru kepada para anggota partai tersebut untuk menyadari krisis yang terjadi di Rusia.<ref name="Archer" /> Semangat kaum Bolshevik pun semakin terpacu dengan pidato Lenin sekitar beberapa minggu sebelum melakukan Revolusi Oktober.<ref name="Montefiere" /> Dalam pidatonya Lenin menyerang Pemerintahan Peralihan (Provisional Government) di bawah Karensky dan kelompok-kelompok koalisi politiknya.<ref name="Montefiere">{{id}}Montefiere (2007).”Speeches that changed the world”. Terj. Haris Munandar. Semarang:Penerbit Erlangga. Hal 63-64</ref>[[Berkas:Bolprisoners.jpg|thumbjmpl|200px|leftkiri|Para tahanan Bolshevik]]
[[Berkas:19170200-petrograd.jpg|thumbjmpl|leftkiri|200px|Keadaan Petrograd waktu itu]]
 
Bersama dengan [[Leon Trotsky]], pemimpin [[Soviet]] [[Petrograd]], [[Lenin]] dan para tokoh Bolshevik lainnya segera menyusun rencana perjuangan bersenjata.<ref name="Montefiere" /> Akhirnya, Pada tanggal 26 [[Oktober]] [[1917]], [[revolusi]] pecah di kota [[Petrograd]].<ref name="Zazuli" /> Pada malam [[November]] [[1917]], [[Lenin]] memerintahkan [[Pasukan Merah]] untuk mengambil-alih institusi-institusi penting di [[Petrograd]], termasuk kantor pusat Pemerintahan Peralihan di [[Istana Musim Dingin]]. Dan tanpa banyak perlawan, kaum Bolshevik berhasil merebut kekuasaan dalam [[Revolusi]] [[Oktober]], yakni revolusi kedua bagi Rusia.<ref name="Montefiere" /> Pemberontakan berhasil dan Karensky melarikan diri. Dan pada bulan November tahun [[1917]] [[Lenin]] jadi kepala baru.<ref name="Michael" /> Sebagai pimpinan pertama [[Soviet]], [[Lenin]] sukses membawa negara [[Soviet]] melewati tahun-tahun pertamanya termasuk melewati perang saudara antara tahun [[1918]] dan [[1921]].<ref name="Montefiere" />