Stasiun Semarang Tawang: Perbedaan revisi

20 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
k
←Suntingan CWJakarta (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 203.78.117.217
(Menolak perubahan teks terakhir (oleh 203.78.117.217) dan mengembalikan revisi 13408493 oleh Karsono Puguh)
k (←Suntingan CWJakarta (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh 203.78.117.217)
Tag: Pengembalian
'''Stasiun Semarang Tawang (SMT)''' atau terkadang disebut juga '''Stasiun Tawang''' adalah [[stasiun kereta api|stasiun]] kelas besar tipe A di [[Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang|Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +2 meter ini merupakan stasiun terbesar yang berada dalam pengelolaan [[Kereta Api Indonesia|PT Kereta Api Indonesia (Persero)]] [[Daerah Operasi IV Semarang]] sekaligus stasiun terbesar di [[Kota Semarang]] dan Jawa Tengah bagian utara. Nama "Tawang" diambil dari nama kampung di dekat stasiun ini, yaitu '''Tawangsari'''.
 
Stasiun ini merupakan stasiun [[kereta api]] besar tertuaZaman Belanda di Indonesia setelah [[Stasiun Samarang]] NIS dan diresmikanresmikan pada tanggal [[19 Juli]] [[1868|1]]914 oleh [[Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij]] (NIS) untuk jalurmenggantikan Semarangperan Tawangdari ke [[Stasiun Tanggung|Tanggung]]Samarang NIS yang telah tergenang Rob. Dahulu Jalur ini menggunakan lebar 1.435 mm. Padadan tahun1067mm [[1873]](Kearah jalurpercabangan Ambarawa-Secang). Jalur ini diperpanjangMelayani perjalanan hingga [[Stasiun Solo Balapan]] dan berlanjut hingga [[Stasiun Lempuyangan]] di [[Kota Yogyakarta|Yogyakarta]]. Dulu, selain ada rel ke [[Stasiun Semarang Gudang]] maupun Samarang NIS, terdapat juga rel menuju [[Demak]] yang kini sudah tidak berguna lagi. Rencananya, jalur menuju ke [[Demak]] tersebut akan diaktifkan kembali. Di sisi utara stasiun ini, juga akan dibangun terminal peti kemas. Hal ini dilakukan guna mempermudah proses pengangkutan peti kemas menuju ke [[Pelabuhan Tanjung Emas]], Semarang.
 
Letak stasiun ini tidak terlalu jauh dari pusat kota, kurang lebih 5 kilometer. Stasiun ini juga tidak jauh dari objek wisata [[Kota Lama Semarang|Kota Lama]] dan [[Pasar Johar]]. Di depan stasiun ini terdapat kolam yang berguna untuk menampung air banjir di [[Kota Semarang]] bagian bawah yang sering disebut dengan sebutan ''polder''.