Jahe: Perbedaan revisi

2.691 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|url=http://www.ars-grin.gov/cgi-bin/npgs/html/taxon.pl?42254
|title=Zingiber officinale information from NPGS/GRIN
|publisher=wwwtititrswww.ars-grin.gov
|accessdate=2008-03-03
|last=
</ref>
}}
'''kontol ayamJahe''' (''Zingiber officinale''), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama [[zingeron]].
 
Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata [[Yunani]] ''zingiberi'', dari [[Bahasa Sanskerta]], ''singaberi''.
* Minyak jahe
* Oleoresin jahe
 
* jahe adam
=== Jahe kering ===
Merupakan potongan jahe yang dikeringkan dengan irisan memotong serat irisan tipis (digebing). Jenis ini sangat populer di pasar tradisional.
 
=== Awetan jahe ===
Merupakan hasil pengolahan tradisional dari jahe segar. Yang paling sering ditemui di pasaran adalah, tingting jahe (permen jahe), acar, asinan, sirup, dan jahe instan. Beberapa jenis olahan jahe ini disukai konsumen dari daerah Asia dan Australia.
=== Bubuk jahe ===
Merupakan hasil pengolahan lebih lanjut dari jahe menggunakan teknologi industri, jahe dikeringkan selanjutnya digiling dengan kehalusan butiran bubuk yang ditentukan. Bubuk jahe diperlukan untuk keperluan farmasi, minuman, alkohol dan jamu. Biasanya menggunakan bahan baku jahe kering.
 
=== Oleoresin jahe ===
Adalah hasil pengolahan lebih lanjut dari tepung jahe. Warnanya cokelat dengan kandungan minyak asiri 15 hingga 35%.
 
== Habitat ==
Jahe tumbuh subur di ketinggian 0 hingga 1500 meter di atas permukaan laut, kecuali jenis jahe gajah di ketinggian 500 hingga 950 meter.
 
Untuk bisa berproduksi optimal, dibutuhkan curah hujan 2500 hingga 3000&nbsp;mm per tahun, kelembapan 80% dan tanah lembap dengan PH 5,5 hingga 7,0 dan unsur hara tinggi. Tanah yang digunakan untuk penanaman jahe tidak boleh tergenang.
 
== Varietas ==
Terdapat tiga jenis jahe yang populer di pasaran, yaitu:
=== Jahe gajah/jahe badak ===
Merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Bentuknya besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih.
 
=== Jahe kuning ===
Merupakan jahe yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan, terutama untuk konsumsi lokal. Rasa dan aromanya cukup tajam. Ukuran rimpang sedang dengan warna kuning.
 
=== Jahe merah ===
Jahe jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri tinggi dan rasa paling pedas, sehingga cocok untuk bahan dasar farmasi dan jamu. Ukuran rimpangnya paling kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar dibanding jahe biasa.
 
== Produk jahe ==
[[Berkas:Masuk angin.jpg|ka|jmpl|200px|Jahe biasanya digunakan untuk meredakan masuk angin.]]
Di masyarakat barat, ''ginger ale'' merupakan produk yang digemari. Sementara Jepang dan Tiongkok sangat menyukai asinan jahe. Sirup jahe disenangi masyarakat Tiongkok, Eropa dan Jepang.
 
Di [[Indonesia]], [[sekoteng]], [[bandrek]], dan [[wedang jahe]] merupakan minuman yang digemari karena mampu memberikan rasa hangat di malam hari, terutama di daerah pegunungan.
 
== Referensi ==
{{reflist}}
 
== Bacaan lanjutan ==
* Harmono, STP dan Drs Agus Andoko, Budidaya dan Peluang Bisnis Jahe, Penerbit Agromedia Pustaka, 2005.
 
== Lihat pula ==
{{rempah-rempah}}
{{bahan-masakan-stub}}
 
[[Kategori:Rempah-rempah]]
[[Kategori:Zingiberaceae]]
Pengguna anonim