Krabi: Perbedaan revisi

5 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
Pada mulanya, kota ini hanya terdiri dari tiga komunitas yang menyediakan gajah untuk wilayah [[Bangkok]]. Komunitas ini kemudian semakin berkembang dan akhirnya menjadi sebuah kota.<ref name="t"/> Ketika Raja Chulalongkorn (Rama V) berkuasa (1868-1910), kota ini disebut Pakasai dan dikepalai oleh gubernur pertama yang bernama, Luang Tehp Sena.<ref name="as"/>
 
Walaupun perikanan tetap menjadi salah satu penghasilan utama masyarakat, penduduk Krabi mulai mengembangkan pertanian dan perkebunan, terutama setelah komoditi karet diperkenalkan oleh Malaya. Di tahun 1960-an, perkebunan kelapa sawit mulai masuk ke kota ini dan akhirnya menjadikan Krabi sebagai perkebunan sawit terbesar di negara dalam negeri. Pariwisata mulai berkembang di Krabi sejak 1980-an seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung.<ref name="kr">[http://krabitravel.com/information/history.html Krabi History, culture, religion], Krabitravel.com ; Diakses 26 November 2017.</ref>
 
==Agama dan Kebudayaan==
3.550

suntingan