Terorisme: Perbedaan revisi

541 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
Kejadian ini merupakan isu global yang memengaruhi kebijakan politik seluruh negara-negara di dunia, sehingga menjadi titik tolak persepsi untuk memerangi Terorisme sebagai musuh internasional. Pembunuhan massal tersebut telah mempersatukan dunia melawan Terorisme Internasional<ref>Collin L Powell, “Sebuah Perjuangan Keras yang Panjang”, <http://jakarta.usembassy.gov/press_rel/Pwl_newsi.htm></ref>. Terlebih lagi dengan diikuti terjadinya Tragedi Bali, tanggal 12 Oktober 2002 yang merupakan tindakan teror, menimbulkan korban sipil terbesar di dunia<ref>Indriyanto Seno Adji, Bali, “Terorisme dan HAM” dalam Terorisme: Tragedi Umat Manusia, (Jakarta: O.C. Kaligis & Associates, 2001), hal.51.</ref>, yaitu menewaskan 184 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Perang terhadap Terorisme yang dipimpin oleh Amerika, mula-mula mendapat sambutan dari sekutunya di [[Eropa]]. Pemerintahan [[Tony Blair]] termasuk yang pertama mengeluarkan ''Anti Terrorism'', ''Crime and Security Act'', December 2001, diikuti tindakan-tindakan dari negara-negara lain yang pada intinya adalah melakukan perang atas tindak Terorisme di dunia, seperti Filipina dengan mengeluarkan Anti Terrorism Bill<ref>Hilmar Farid, “Perang Melawan Teroris”, <http://www.elsam.or.id/txt/asasi/2002_0910/05.html></ref>.
Akibat dari gerakan terorisme yang sering mengatasnamakan agama terutama Islam, banyak orang yang menganggap Islam sebagai agama teroris. Namun, pada kenyataannya Islam sendiri mengutuk keras tindakan terorisme. Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah melarang dengan firman-Nya:
 
وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ
 
Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allâh (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. [al-Isrâ`/17:33].
 
== Definisi Terorisme ==