Buka menu utama

Perubahan

20 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
[[Berkas:Noahs Ark.jpg|rightka|thumbjmpl|280px|Karya seorang pelukis Amerika [[Edward Hicks]] (1780–1849), menggambarkan hewan-hewan yang masuk ke Bahtera Nuh.]]
 
Dalam [[agama Abrahamik]], '''Bahtera Nuh''' adalah sebuah [[kapal]] yang dibangun atas perintah [[Tuhan]] untuk menyelamatkan [[Nuh]], keluarga, kaumnya yang beriman dan kumpulan [[binatang]] yang ada di seluruh dunia dari [[Air Bah (Nuh)|air bah]]. Kisah ini terdapat dalam [[Kitab Kejadian]] dalam [[Alkitab Ibrani]] dan [[Perjanjian Lama]] di [[Alkitab]] [[Kristen]], dan dalam [[Al-Quran]].
 
== Hipotesis dokumen dan Bahtera ==
[[Berkas:Torah.jpg|thumbjmpl|rightka|thumbjmpl|Gulungan Torah, terbuka pada "''Nyanyian Musa''" dalam [[Kitab Keluaran]][[Keluaran 15|pasal 15]]: British Library Add. MS. 4,707]]
 
Cerita Bahtera ini kadang memberikan kesan kerancuan dan menimbulkan sejumlah pertanyaan:<ref>See [[Richard Elliot Friedman]], ''The Bible with Sources Revealed'', HarperSanFrancisco, ISBN 0-06-073065-X.</ref>
== Kisah air bah lainnya ==
{{main|Air bah (mitologi)}}
[[Berkas:GilgameshTablet.jpg|rightka|thumbjmpl|200px| Prasasti [[Air bah (mitologi)|Air bah]] yang berisi [[epos Gilgames]] dalam [[bahasa Akkadia]]]]
 
=== Cerita-cerita air bah Mesopotamia ===
 
== Bahtera dalam tradisi Abrahamik ==
[[Berkas:Harîrî Schefer - BNF Ar5847 f.51.jpg|leftkiri|thumbjmpl|200px|[[Ibn Battuta]], 1304-1377, pengelana dunia dari Maroko yang melalui gunung al-Judi, dekat [[Mosul]], yang merupakan tempat berhentinya Bahtera Nuh dalam tradisi Islam.]]
 
=== Dalam tradisi rabinik ===
 
=== Dalam tradisi Kristen ===
[[Berkas:Nuremberg chronicles f 11r 1.png|thumbjmpl|200px|rightka|Pembangunan Bahtera. ''[[Nuremberg Chronicle]]'' ([[1493]]).]]
Para penulis Kristen perdana menciptakan makna-makna alegoris untuk Nuh dan Bahtera. [[Perjanjian Baru]] ([[1 Petrus]] 3:20-21), menyatakan bahwa perdamaian bagi mereka yang ada di Bahtera melalui air bah memberikan gambaran awal tentang orang Kristen yang diselamatkan melalui baptisan. Para seniman Kristen awal juga mengangkat Nuh dalam karya mereka. Mereka seringkali menggambarkan Nuh yang berdiri di sebuah kotak yang kecil di tengah-tengah gelombang, yang menggambarkan tentang Allah yang menyelamatkan Gereja sementara melalui gelombang pergumulan.
 
 
== Literalisme Alkitab dan Bahtera ==
[[Berkas:Millais - Die Rückkehr der Taube zur Arche Nuh.jpg|thumbjmpl|leftkiri|[[John Everett Millais]]: ''Kembalinya Merpati ke dalam Bahtera'' (1851)]]
 
Banyak orang Yahudi Ortodoks dan orang [[Kristen konservatif]] percaya akan [[ineransi Alkitab]], konsep bahwa Alkitab, sebagai firman Allah, tidak mengandung kesalahan, tetapi harus ditafsirkan dengan tepat agar dapat dimengerti dengan benar. Mereka juga cenderung untuk mempercayai tradisi-tradisi tentang penyusunan Alkitab (lih., mis. [[Metode gramatika-historis]], [[Tradisi suci]] dan [[Midrash]]). Karena itu, mereka yang mengikuti [[Hermeneutika Alkitab|metode-metode hermeneutika]] ini, cenderung menerima keyakinan tradisional Yahudi bahwa naratif Bahtera di dalam Kitab Kejadian ditulis oleh [[Musa]]. Ada lebih sedikit kesepakatan tentang kapan Musa hidup, dan dengan demikian kapan cerita Bahtera ini ditulis —berbagai tanggal telah diajukan yang merentang antara abad ke- 16 SM hingga akhir abad ke- 13 SM.
== Pencarian Bahtera Nuh ==
{{main|Pencarian Bahtera Nuh}}
[[Berkas:NEO ararat big.jpg|thumbjmpl|300px|Selama berabad-abad, [[Gunung Ararat]] (foto di sini) telah digali oleh mereka yang mencari sisa-sisa Bahtera Nuh. Baru-baru ini Gunung [[Sabalan]] di [[Iran]], lebih dari 300 km jauhnya, pun telah diselidiki.]]
 
Orang-orang yang percaya akan historisitas cerita dalam Kitab Kejadian merasa bahwa penemuan Bahtera itu akan mengesahkan pandangan-pandangan mereka tentang berbagai masalah, dari [[geologi]] hingga [[evolusi]]. "Bila banjir Nuh memang menyapu seluruh umat manusia dan peradabannya, seperti yang diajarkan oleh Alkitab, maka Bahtera ini merupakan salah satu mata rantai utama dengan Dunia pra-Air Bah. Tidak ada artifak penting yang jauh lebih tua atau lebih penting.... [dengan] dampak potensialnya yang besar terhadap kontroversi ciptaan-evolusi (termasuk evolusi teistik)..." <ref>[http://www.icr.org/article/209/ Institute for Creation Research]</ref>