Buka menu utama

Perubahan

k
Bot: Perubahan kosmetika
[[Berkas:Blessed Sacrament Chapel interior.jpg|thumbjmpl|Umat Katolik melakukan [[latria|adorasi]] kepada Kristus, yang diyakini benar-benar hadir, dalam tubuh, darah, jiwa, dan keilahian-Nya, dalam [[hosti|roti sakramental]] yang realitasnya telah [[transubstansiasi|diubah]] menjadi [[Tubuh Kristus|Tubuh-Nya]].]]
{{Ekaristi}}
 
 
=== Katolik: Objektif, substansial, dan keseluruhan ===
[[Berkas:Mass at Lourdes.jpg|thumbjmpl|leftkiri|Piala yang diangkat oleh imam setelah [[konsekrasi]] dalam Misa di Lourdes.]]
{{main article|Sakramen Ekaristi (Gereja Katolik)}}
 
 
=== Ortodoks: Perubahan definitif ===
[[Berkas:Pokrov14.11.08.jpg|thumbjmpl|rightka|[[Liturgi Ilahi]] [[Ortodoks Timur]].]]
 
[[Gereja Ortodoks Timur]] dan [[Gereja Ortodoks Oriental]], dan juga [[Gereja dari Timur]], meyakini bahwa roti dan anggur Ekaristi secara objektif berubah dan menjadi [[Tubuh Kristus|Tubuh]] dan [[Darah Kristus]] dalam pengertian yang sebenarnya.<ref>{{en}}
 
=== Lutheran: Persatuan sakramental ===
[[Berkas:Reaalipreesens.jpg|thumbjmpl|Sebuah catatan tentang [[kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi|kehadiran nyata]] di Gereja Mikael Agricola, Helsinki.]]
{{main article|Ekaristi dalam Lutheranisme}}
{{see also|Sakramen Tubuh dan Darah Kristus—Melawan Kaum Fanatik}}
=== Anglikan ===
{{main article|Teologi Ekaristi Anglikan}}
[[Berkas:altar.stmaryredcliffe.arp.jpg|thumbjmpl|rightka|250px|Altar dalam suatu gereja Anglikan.]]
 
Kalangan [[Anglikanisme|Anglikan]] lebih memilih pandangan tentang kehadiran objektif yang mempertahankan suatu perubahan definitif, namun bagaimana perubahan itu terjadi dibiarkan tetap menjadi misteri.<ref name="Losch2002"/><ref name=Martini/> Demikian pula kalangan [[Metodisme|Metodis]] mendalilkan kehadiran ''par excellence'' sebagai suatu "Misteri Kudus".<ref name="Neal2014">{{en}} {{cite book|last=Neal|first=Gregory S.|title=Sacramental Theology and the Christian Life|date=19 December 2014|publisher=WestBow Press|isbn=9781490860077|page=111|quote=For Anglicans and Methodists the reality of the presence of Jesus as received through the sacramental elements is not in question. Real presence is simply accepted as being true, its mysterious nature being affirmed and even lauded in official statements like ''This Holy Mystery: A United Methodist Understanding of Holy Communion.}}</ref> Kalangan Anglikan secara umum dan resmi meyakini kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi, tetapi bentuk spesifik keyakinan tersebut bervariasi dari kehadiran jasmani (kehadiran objektif yang nyata), yang terkadang dibarengi dengan [[adorasi Ekaristi]] (terutama kalangan [[Anglo-Katolik]] [[gereja tinggi]]),<ref name="Lears1981"/><ref name="HerbertStowe1932"/> hingga keyakinan akan [[Teologi Ekaristi#Kehadiran pneumatik|kehadiran pneumatik]] (terutama kalangan Anglikan Reformed [[gereja rendah]]).<ref>{{en}} {{cite book|last1=Farris|first1=Joshua R. |last2=Hamilton|first2=S. Mark |last3=Spiegel|first3=James S. |title=Idealism and Christian Theology: Idealism and Christianity, Volume 1|url=https://books.google.com/books?id=qWQ8CwAAQBAJ&pg=PT184&lpg=PT184&dq=pneumatic+presence+Reformed+Anglican&source=bl&ots=UUFlLUEkEX&sig=Dqkmplaxfqw_Ne5uWlJtMjb9EHc&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwiGrOKxpqTRAhUs6oMKHV0_DUgQ6AEINTAE#v=onepage&q=pneumatic%20presence%20Reformed%20Anglican&f=false|date=25 February 2016|publisher=[[Bloomsbury Publishing]]|language=English|isbn=1628924039|quote=Advocates of the ''pneumatic presence'' might point to the efficacy of the Holy Spirit as somehow applying the virtues or power of the body of Christ to the faithful. Some within this camp might emphasize an instrumental manner by which the Holy Spirit uses the elements as a means of communicating the efficacy of the body of Christ. This view might be best associated with John Calvin. Others within this camp focus on a parallelism by which as the mouth feeds on the consecrated elements so does the heart feed on the body of Christ. This seems to be the emphasis of the Anglican divine Thomas Cranmer.}}</ref>
:Komuni Kudus adalah peringatan, perayaan, dan pengenangan, tetapi peringatan ini lebih dari sekadar mengingat-ingat kembali secara intelektual. "Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku" (Lukas 22:19, 1 Korintus 11:24–25) adalah ''anamnesis'' (kata Yunani biblika). Tindakan dinamis ini menjadi penghadiran kembali tindakan-tindakan Allah yang berbelas kasih pada masa lampau ke dalam masa kini, sedemikian kuat untuk menjadikannya benar-benar hadir saat ini. Kristus telah bangkit dan hidup di sini dan saat ini, tidak semata-mata dikenang atas apa yang terjadi pada masa lampau.
 
[[Berkas:Methodistcommunion6.jpg|thumbjmpl|rightka|Pelayan Metodis Bersatu melakukan konsekrasi elemen-elemen Perjamuan Kudus.]]
 
Penegasan atas kehadiran nyata ini dapat terlihat dengan jelas pada bahasa yang digunakan dalam Liturgi Ekaristi Metodis Bersatu<ref>{{en}} {{cite web |url= http://www.revneal.org/communionlit1.html |title=United Methodist Communon Liturgy: Word and Table 1|first= |last= |work=revneal.org |year=2010 |accessdate=23 September 2011}}</ref> di mana, ketika [[epiklesis]] dalam Doa Syukur Agung, pelayan yang memimpin perayaan berdoa atas elemen-elemen perjamuan: