Buka menu utama

Perubahan

145 bita dihapus, 1 tahun yang lalu
</ref> Mereka menciptakan istilah ini pada tahun 1987, di saat anak-anak yang lahir di tahun 1982 masuk pra-sekolah, dan saat itu media mulai menyebut  sebagai kelompok yang terhubung ke [[milenium]] baru di saat lulus SMA di tahun tahun 2000. Mereka menulis tentang kelompok ini dalam buku-buku mereka ''Generations: The History of America's Future Generations, 1584 to 2069'' (1991)<ref>{{Cite book|url=https://books.google.com/books?id=FTGY-uoCCCoC&printsec=frontcover&dq=generations&hl=en&sa=X&ei=x3JhUqbCF4quigKdvID4Dw&ved=0CFIQ6AEwBA#v=onepage&q=generations&f=false|title=Generations: The History of America's Future, 1584 to 2069|last=Strauss|first=William|last2=Howe|first2=Neil|publisher=Harper Perennial|year=1991}}</ref> dan ''Millennials Rising: The Next Great Generation'' (2000).<ref name="Strauss 2000 370">{{Cite book|url=https://books.google.com/books?id=To_Eu9HCNqIC&printsec=frontcover&dq=millennials+rising&hl=en&sa=X&ei=b3BhUs78MIquigKdvID4Dw&ved=0CEoQ6AEwAA#v=onepage&q=millennials%20rising&f=false|title=Millennials Rising: The Next Great Generation|last=Strauss|first=William|last2=Howe|first2=Neil|publisher=Vintage Original|others=Cartoons by R.J. Matson|year=2000|isbn=0-375-70719-0|location=New York, NY|pages=370|access-date=17 October 2013}}</ref>
 
Pada bulan Agustus 1993, artikel utama majalah ''Advertising Age'' mencetuskan istilah ''Generasi Y'' untuk menggambarkan anak anak yang masih berusia 11 tahun atau lebih muda serta remaja yang akan datang sepuluh tahun kemudian yang didefinisikan sebagai kelompok yang berbeda dari Generasi X.<ref>"Generation Y" ''Ad Age'' 30 August 1993. p. 16.</ref><ref>{{Cite journal|last=Francese|first=Peter|date=1 September 2003|title=Trend Ticker: Ahead of the Next Wave|url=http://adage.com/article/american-demographics/trend-ticker-ahead-wave/44208/|journal=AdvertisingAge|access-date=31 March 2011|quote=Today's 21-year-olds, who were born in 1982 and are part of the leading edge of Generation Y, are among the most-studied group of young adults ever.}}</ref> Menurut Horovitz, pada tahun 2012, ''Ad Age'' mengakui bahwa Milenial adalah sebuah nama yang lebih baik dari Gen Y . Pada tahun 2014, Direktur Data Strategi di ''Ad Age'' mengatakan kepada NPR sebagai berikut "LabelGenerasi Y adalah pengganti sampai kita tahu lebih banyak tentang mereka".<ref name="NPR">{{Cite web|url=http://www.npr.org/2014/10/06/349316543/don-t-label-me-origins-of-generational-names-and-why-we-use-them|title=From GIs To Gen Z (Or Is It iGen?): How Generations Get Nicknames|last=Samantha Raphelson|date=6 October 2014|publisher=NPR|access-date=7 October 2014}}</ref> Milenial kadang-kadang disebut ''Echo Boomers'',<ref name="usa110605">{{Cite news|url=http://www.usatoday.com/money/workplace/2005-11-06-gen-y_x.htm|title=Generation Y: They've arrived at work with a new attitude|last=Armour|first=Stephanie|date=6 November 2008|work=[[USA Today]]|access-date=27 November 2009}}</ref> karena mereka adalah keturunan dari generasi Baby Boomer dan karena kenaikan yang signifikan dalam tingkat kelahiran dari awal tahun 1980-an sampai pertengahan 1990-an, mirip dengan yang dialami oleh orang tua mereka. Di Amerika Serikat, [[tingkat kelahiran]] mencapai puncaknya pada bulan agustus 1990<ref>[http://www.cdc.gov/nchs/data/mvsr/supp/mv41_09s.pdf Advance Report of Final Natality Statistics, 1990], Monthly Vital Statistics Report, 25 February 1993</ref><ref name="Font size Print E-mail Share Page 1 of 2 By Rebecca Leung">{{Cite news|url=http://www.cbsnews.com/stories/2004/10/01/60minutes/main646890.shtml|title=The Echo Boomers – 60 Minutes|last=Rebecca Leung|date=4 September 2005|publisher=CBS News|access-date=24 August 2010}}</ref> dan trend abad ke-20 yaitu kecenderungan menuju keluarga yang lebih kecil di negara-negaraSeptembernegara maju terus berlanjut.<ref>{{Cite web|url=http://geography.about.com/od/populationgeography/a/babyboom.htm|title=Baby Boom – A History of the Baby Boom|date=9 August 1948|publisher=Geography.about.com|access-date=24 August 2010}}</ref><ref>{{Cite news|url=https://www.nytimes.com/2006/09/04/world/europe/04prague.html|title=European Union's Plunging Birthrates Spread Eastward|last=Rosenthal|first=Elisabeth|date=4 September 2006|work=The New York Times|access-date=2 April 2010}}</ref> Dalam bukunya ''The Lucky Few : Between the Freatest Generation and the Baby Boom,'' penulis Elwood Carlson menyebut kelompok ini "New Boomers".<ref name="Carlson">{{Cite book|url=https://books.google.com/?id=zUJgaHde6YUC&lpg=PP1&pg=PT45#v=onepage&q=1983|title=The Lucky Few: Between the Greatest Generation and the Baby Boom|last=Carlson|first=Elwood|date=30 June 2008|publisher=Springer|isbn=978-1-4020-8540-6|page=29}}</ref>
 
[[Psikolog]] Jean Twenge menjelaskan Millennials sebagai "Generation Me" di tahun 2006 buku ''Generation Me : Why Today's Young Americans Are More Confident, Assertive, Entitled - and More Miserable Than Ever Before, ''yang diperbarui pada tahun 2014.<ref>{{Cite news|url=https://www.amazon.com/Generation-Americans-Confident-Assertive-Entitled/dp/1476755566|title=Generation Me – Revised and Updated: Why Today's Young Americans Are More Confident, Assertive, Entitled—and More Miserable Than Ever Before|last=Twinge|first=Jean|date=30 September 2014|access-date=14 October 2016}}</ref><ref>{{Cite news|url=http://www.nbcnews.com/id/17349066/ns/health-mental_health/t/college-students-think-theyre-so-special/#.WAFOoscld8c|title=College students think they're so special – Study finds alarming rise in narcissism, self-centeredness in 'Generation Me'|date=27 February 2007|agency=NBC News|access-date=14 October 2016}}</ref> Pada tahun 2013, Majalah ''[[Time]]'' membuat [[wiktionary:cover story|cerita]] utama yang berjudul ''Millenials: Me Me Me Generation''.<ref>{{Cite news|url=http://time.com/247/millennials-the-me-me-me-generation/|title=Millennials: The Me Me Me Generation|last=Stein|first=Joel|date=20 May 2013|publisher=TIME|access-date=14 October 2016}}</ref> ''[[Newsweek]]'' menggunakan istilah ''Generasi 9/11'' untuk merujuk kepada orang-orang muda yang berusia antara 10 dan 20 tahun selama [[Serangan 11 September 2001|tindakan teroris pada tanggal 11 September 2001]]. Referensi pertama untuk "Generasi 9/11" menjadi berita utama majalah ''[[Newsweek]]''<ref name="Newsweek">{{Cite news|url=http://www.newsweek.com/2009/09/07/generation-9-11.html|title=Generation 9/11|last=Kalb|first=Claudia|date=September 2009|work=Newsweek|access-date=22 May 2011}}</ref> terbitan tanggal 12 November 2001. Beberapa nama alternatif untuk kelompok ini termasuk ''Generation We'',<ref>[http://gen-we.com/sites/default/files/GenWe_EntireBook3.pdf GENERATION WE].</ref> ''Global Generation'', ''Generation Next ''<ref>{{Cite web|url=http://www.pbs.org/newshour/generation-next/index-old.html|title=The Online NewsHour: Generation Next|publisher=PBS|access-date=24 August 2010}}</ref> dan ''Net Generation''.<ref name="Shapira">{{Cite news|url=http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2008/07/05/AR2008070501599.html|title=What Comes Next After Generation X?|last=Shapira|first=Ian|date=6 July 2008|work=The Washington Post|pages=C01|access-date=19 July 2008}}</ref>
Pada bulan Maret 2014, Pew Research Center mengeluarkan sebuah laporan tentang bagaimana "Milenial di masa dewasa" yang cenderung terpisah dari lembaga resmi dan terhubung dengan teman-teman."<ref name="Pew">{{Cite web|url=http://www.pewsocialtrends.org/files/2014/03/2014-03-07_generations-report-version-for-web.pdf|title=Millennials in Adulthood – Detached from Institutions, Networked with Friends}}</ref><ref name="Millennials in Adulthood">{{Cite web|url=http://www.pewsocialtrends.org/2014/03/07/millennials-in-adulthood/|title=Millennials in Adulthood|date=7 March 2014|website=Pew Research Center's Social & Demographic Trends Project}}</ref> Laporan itu mengatakan Milenial agak lebih optimis dari orang dewasa yang lebih tua tentang masa depan Amerika, dengan 49% dari Milenial mengatakan masa terbaik di Amerika itu ada di masa depan meskipun mereka generasi pertama yang memiliki tingkat hutang pendidikan dan pengangguran yang lebih tinggi.
 
Fred Bonner, yang merupakan pemimpin pengurus sekolah Samuel DeWitt di Universitas Rutgers dan penulis dari ''Beragam Seribu Mahasiswa di Perguruan tinggi: Implikasi bagi Dosen dan Kemahasiswaan'', percaya bahwa banyak dari komentar pada Generasi Milenium mungkin sebagian yang akurat, tapi terlalu umum dan banyak ciri-ciri mereka menggambarkan berlaku terutama untuk "putih, makmur remaja yang mencapai hal-hal besar karena mereka tumbuh di pinggir kota, yang menghadapi kecemasan ketika menerapkan untuk super-selektif perguruan tinggi, dan yang multitask dengan mudah sebagai orang tua helikopter melayang-layang meyakinkan atas mereka." Selama diskusi kelas, Bonner mendengarkan hitam dan Hispanik mahasiswa menjelaskan bagaimana beberapa atau semua dari yang disebut inti sifat-sifat ini tidak berlaku untuk mereka. Mereka sering mengatakan bahwa "khusus" sifat, khususnya, tidak bisa dikenali. Lain kelompok sosial-ekonomi sering tidak menampilkan atribut yang sama sering dikaitkan dengan Millennials. "Itu tidak banyak beragam orang tua tidak ingin memperlakukan anak-anak mereka sebagai khusus," katanya, "tetapi mereka sering tidak memiliki [[Modal sosial|sosial]] dan modal budaya, waktu dan sumber daya untuk melakukan itu."
 
== Karakter ==
Pengguna anonim