Stasiun Bogor: Perbedaan antara revisi

Konten dihapus Konten ditambahkan
RaFaDa20631 (bicara | kontrib)
SHRDT (bicara | kontrib)
k Stasiun
Baris 25:
* jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah hulu (ke Manggarai-Jakarta Kota)
* jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah hilir (dari Jakarta Kota-Manggarai) dan jalur tunggal arah Cianjur-Bandung|class=I|platform=6 (satu peron sisi yang agak rendah, satu peron pulau yang agak tinggi, tiga peron pulau yang tinggi, dan satu peron sisi yang cukup tinggi; tidak ada peron di antara jalur 3 dan 4 serta jalur 4 dan 5)}}
'''Stasiun Bogor (BOO, dahulu Stasiun Buitenzorg)''' adalah [[stasiun kereta api]] kelas I yang terletak di [[Cibogor, Bogor Tengah, Bogor]]. Stasiun yang terletak pada ketinggian +246 meter ini termasuk dalam [[Daerah Operasi I Jakarta]]. Stasiun yang dibangun pada tahun [[1881]] ini menjadi stasiun terminus untuk perjalanan [[Kereta Rel Listrik]] ([[Kereta Rel Listrik|KRL]]) yang melayani kawasan [[Jabotabek]], yakni menuju [[Stasiun Jakarta Kota]], [[Stasiun Angke]], [[Stasiun Kampung Bandan]] dan [[Stasiun Jatinegara]]. Stasiun Bogor memiliki delapan jalur dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus.
 
Stasiun ini disibukkan oleh [[komuter]] (penglaju) dari Bogor menuju ke Jakarta. Terdapat puluhan jadwal perjalanan [[Kereta Rel Listrik|KRL]] dari stasiun ini setiap harinya. Pada tahun 2000 hingga bulan Juli 2011, stasiun ini mengoperasikan [[Kereta api Pakuan Ekspres|KRL Pakuan Ekspres]] dengan lintasan Jakarta-Bogor PP dengan tarif Rp 11.000,00{{butuh rujukan}} untuk sekali perjananan dan telah dilengkapi dengan penyejuk udara ([[Kereta rel listrik Toei seri 6000|Seri 6000 eks Toei]] atau[[Kereta rel listrik Tokyu Corporation seri 8500|Seri 8500 ex Tokyu]]), yang merupakan cikal bakal [[Kereta Rel Listrik|KRL]] ''[[KRL Commuter Line|Commuter Line]]''.