Gunung Merbabu: Perbedaan revisi

5 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Perubahan kosmetika)
Untuk menuju ke Desa Wekas kita harus naik mobil Jurusan Kopeng - Magelang turun di Kaponan, yakni sekitar 9 Km dari Kopeng, tepatnya di depan gapura Desa Wekas. Dari Kaponan pendaki berjalan kaki melewati jalanan berbatu sejauh sekitar 3 Km menuju pos Pendakian.
 
Jalur ini sangat populer dikalangan para Remaja dan Pecinta Alam kota [[Magelang]], karena lebih dekat dan banyak terdapat sumber air, sehingga banyak remaja yang suka berkemah di Pos II terutama pada hari libur. Wekas merupakan desa terakhir menuju puncak yang memakan waktu kira-kira 6-7 jam. Jalur wekas merupakan jalur pendek sehingga jarang terdapat lintasan yang datar membentang. Lintasan pos I cukup lebar dengan bebatuan yang mendasarinya. Sepanjang perjalanan akan menemui ladang penduduk khas dataran tinggi yang ditanami Bawang, Kubis, Wortel, dan Tembakau, juga dapat ditemui ternak kelinci yang kotorannya digunakan sebagai pupuk. Rute menuju pos I cukup menanjak dengan waktu tempuh 2 jam. Jalur dimulai dari perjalanan sepanjang ladang. Setelah sekitar 500 meter pendakian, akan mencapai Makam Tetua Desa sebagai batas antara ladang penduduk dan hutan pinus.
 
Pos I merupakan sebuah dataran dengan sebuah balai sebagai tempat peristirahatan. Pos I berjarak sekitar 1,5 km dari basecamp. sebelum mencapai Pos I pendaki akan menemui Pos i Bayangan yang ditandai dengan Papan Nama. Pos I Bayangan merupakan lahan terbuka yang bisa digunakan untuk beristirahat dan berkemah. tidak ada sumber air baik di Pos I maupun pos I bayangan. Waktu tempuh menuju pos II adalah 2 jam, dengan jalur yang terus menanjak curam.
 
Pos II merupakan sebuah tempat yang terbuka dan datar, yang biasa didirikan hingga beberapa puluhan tenda. Pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur Pos II ini banyak digunakan oleh para remaja untuk berkemah. Sehingga pada hari-hari tersebut banyak penduduk yang berdagang makanan. Pada area ini terdapat sumber air yang di salurkan melalui pipa-pipa besar yang ditampung pada sebuah bak. Terdapat toilet di Pos II sejumlah 4 buah.
 
Dari Pos II terdapat jalur buntu yang menuju ke sebuah sungai yang dijadikan sumber air bagi masyarakat sekitar Wekas hingga desa-desa di sekitarnya. Jalur ini mengikuti aliran pipa air menyusuri tepian jurang yang mengarah ke aliran sungai di bawah kawah. Terdapat dua buah aliran sungai yang sangat curam yang membentuk air terjun yang bertingkat-tingkat, sehingga menjadi suatu pemandangan yang sangat luar biasa dengan latar belakang kumpulan puncak - puncak Gunung Merbabu.