Damar Wulan: Perbedaan revisi

1 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
k (Bot: Perubahan kosmetika)
 
== Ringkasan isi ==
Damar Wulan lahir di kampung [[PALUH AMBA]], (sekarang masuk wilayah Desa Berta kec susukan, kab Banjarnegara Jawa Tengah), Di hutan milik perhutani seluas 250 ha, beberapa peninggalan masih terlihat di sana karena di kelola oleh pokdarwis KAMPUNG DAMAR WULAN, Masa kecil damar wulan hidup di kampung paluh amba, di didik dan di gulowentah oleh kakeknya mbah paluh amba (nama aslinya blm di ketahui) dan belajar agama dan ilmu kanuragan kepada seorang tokoh legendaris Mbah [[Wijaya Murti]] (makamnya di dukuh pete Desa Berta), Berdasarkan petunjuk gurunya Yaitu mbah [[Wijaya Murti]] Damar wulan akan Mulia bila bekerja / mengabdi ke kota Raja [[Majapahit]], maka dengan restu ibu dan kakenya berangkatlah sang damar wulan ke Kota Raja, Diceritakan awalnya Damar Wulan mengabdi sebagai tukang rumput kepada Patih Loh Gender dari [[Majapahit]]. Karena kepandaiannya, Damar Wulan dapat menjadi abdi andalan Patih Loh Gender, dan Anjasmara putri sang patih terpikat dan jatuh cinta kepadanya. Damar Wulan kemudian mendapat tugas dari raja putri Majapahit, yaitu Ratu Kencana Wungu, untuk menyamar dengan tujuan membantu mengalahkan [[Menak Jinggo]] penguasa [[Blambangan]] yang bermaksud memberontak kepada Majapahit. Damar Wulan yang tampan dapat menarik perhatian selir-selir Menak Jinggo, yaitu Waeta dan Puyengan. Dengan bantuan mereka, Damar Wulan berhasil memperoleh senjata sakti gada ''Wesi Kuning'' milik Menak Jinggo. Menak Jinggo kemudian berhasil dikalahkan dan Damar Wulan menjadi pahlawan. Ia memboyong kedua selir tersebut, serta pada akhirnya juga mempersunting sang raja putri Majapahit.
 
== Cerita alternatif ==