Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran, 1 tahun yang lalu
 
==Tema eksistensial==
Marcel sering diklasifikasikan sebagai salah seorang dari tokoh-tokoh eksistensialis awal, meski ia mengkhawatirkan penempatannya dalam kategori yang sama dengan [[Jean-Paul Sartre]]. Ia lebih menyukai label "neo-[[Sokrates|Sokratik]]" (kemungkinan karena [[Søren Kierkegaard]], yang disebut sejumlah pihak sebagai bapak [[eksistensialisme Kristen]] dan adalah seorang pemikir neo-Sokratik). Kendati Marcel menyadari bahwa interaksi manusia seringkali melibatkan karakterisasi objektif dari "[[Liyan (filsafat)|yang lain]]", ia tetap menegaskan kemungkinan adanya "persekutuan" – suatu keadaan ketika kedua individu yang berinteraksi dapat saling merasakan atau memahami subjektivitas yangsatu lainnyasama lain.
 
Dalam ''Latar Belakang Eksistensial Martabat Manusia'' (''La Dignité humaine''), Marcel menyebut suatu drama yang ditulisnya pada tahun 1913 dengan judul ''Le Palais de Sable'', untuk memberi contoh tentang seseorang yang tidak dapat memperlakukan orang lain sebagai subjek:
14.576

suntingan