Energi: Perbedaan revisi

3.053 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k (Bot: Perubahan kosmetika)
|-
|}
 
==Sejarah==
{{Main article|Sejarah energi|Garis waktu termodinamika, mekanika statistika, dan proses acak|}}
[[File:Thomas Young (scientist).jpg|thumb|[[Thomas Young (ilmuwan)|Thomas Young]] – orang pertama yang mengemukakan istilah "energi" dalam pandangan modern.]]
Kata ''energi'' berasal dari {{lang-grc|ἐνέργεια|[[energeia]]|aktivitas, operasi}},<ref>{{cite web|url=http://www.etymonline.com/index.php?term=energy |title=Energy |work=Online Etymology Dictionary |last=Harper |first=Douglas |accessdate=May 1, 2007}}</ref> yang kemungkinan muncul pertama kali dalam karya [[Aristoteles]] pada abad ke-4 SM. Kebalikan dengan definisi modern, energeia adalah konsep filosofis kualitatif yang sangat luas.
 
Pada akhir abad ke-17, [[Gottfried Leibniz]] mengusulkan ide {{lang-lat|[[vis viva]]}}, atau gaya hidup, yang didefinisikan sebagai perkalian antara massa objek dengan kuadrat kecepatannya; ia percaya bahwa total ''vis viva'' adalah kekal. Untuk memperhitungkan perlambatan akibat friksi/gesekan, Leibniz membuat teori bahwa energi termal terdiri dari gerak acak dari bagian pembentuk zat, meski pada akhirnya hal ini membutuhkan waktu lebih dari satu abad untuk diterima secara umum. Analogi modern dari besaran ini ([[energi kinetik]]) hanya berbeda pada faktor pengali setengah.
 
Pada tahun 1807, [[Thomas Young (ilmuwan)|Thomas Young]] kemungkinan adalah orang pertama yang menggunakan istilah "energi" daripada ''vis viva''.<ref>{{Cite book| last = Smith | first = Crosbie | title = The Science of Energy – a Cultural History of Energy Physics in Victorian Britain | publisher = The University of Chicago Press | year = 1998 | isbn = 0-226-76420-6}}</ref> [[Gustave-Gaspard Coriolis]] menjelaskan "[[energi kinetik]]" pada tahun 1829, dan [[William John Macquorn Rankine|William Rankine]] memunculkan istilah "[[energi potensial]]" tahun 1853. Hukum [[kekekalan energi]] juga pertama kali dipostulatkan pada awal abad ke-19, dan berlaku pada semua [[sistem terisolasi]]. Pernah dipertentangkan apakah panas adalah substansi fisika atau bukan, atau hanyalah besaran fisika seperti [[momentum]]. Pada tahun 1845 [[James Prescott Joule]] menemukan hubungan antara kerja mekanik dengan munculnya panas.
 
Pengembangan ini memunculkan teori kekekalan energi, dirumuskan formal oleh William Thomson ([[Lord Kelvin]]) dalam [[termodinamika]]. Termodinamika memberikan penjelasan bagi pengembangan proses-proses kimia oleh [[Rudolf Clausius]], [[Josiah Willard Gibbs]], dan [[Walther Nernst]]. Clausius juga mengemukakan konsep [[entropi]] dan [[Jožef Stefan]] mengenalkan hukum [[energi radiasi]]. Menurut [[teorema Noether]], hukum kekekalan energi adalah akibat daripada hukum fisika tidak berubah terhadap waktu.<ref name="jphysics">{{Cite book| last =Lofts| first =G|author2=O'Keeffe D |display-authors=etal | title=Jacaranda Physics 1| publisher =John Willey & Sons Australia Ltd. | year =2004| location = Milton, Queensland, Australia| page = 286| chapter=11 — Mechanical Interactions| edition=2| isbn=0-7016-3777-3}}</ref>
 
== Satuan ==