Buka menu utama

Perubahan

2 bita ditambahkan, 1 tahun yang lalu
[[Berkas:Devimahatmya Sanskrit MS Nepal 11c.jpg|right|thumb|400px|Naskah [[Devimahatmya]] dari [[Bihar]] atau [[Nepal]], [[abad ke-11]].]]
[[Berkas:Sansekerta devanagari-jawa-bali.png|right|thumb|250px|Nama Sanskerta (''sanskrtam'') dengan aksara Devanagari, Jawa, dan Bali]]
Kata sifat ''{{unicode|saṃskṛta-}}'' berarti "berbudaya". Bahasa yang dirujuk sebagai ''{{unicode|saṃskṛtā vāk}}'' "bahasa yang berbudaya" secara definisi sudah selalu merupakan bahasa yang "tinggi", dipakai untuk keperluan agama dan keperluan ilmiah serta bertentangan dengan bahasa yang dipakai oleh [[rakyat jelata]]. Bahasa ini juga disebut ''deva-bhā{{Unicode|ṣ}}ā'' yang artinya adalah "bahasa Dewata". Tata bahasa Sanskerta tertua yang masih lestari ialah karangan [[Pāṇini|{{unicode|Pāṇini}}]] dan berjudulkan [[Ashtadhyayi|{{unicode|Aṣṭādhyāyī}}]] ("Tata Bahasa Delapan Bab") yang kurang lebih ditarikh berasal dari [[abad ke-5 SM]]. Tata bahasa iniLatin terutama merupakan tata bahasa normatif atau preskriptif yang terutama mengatur cara pemakaian yang baku dan bukan deskriptif, meski tata bahasa ini juga memuat bagian-bagian deskriptif terutama mengenai bentuk-bentuk Weda yang sudah tidak dipakai lagi pada zaman Panini.
 
Bahasa Sanskerta termasuk cabang [[bahasa Indo-Arya|Indo-Arya]] dari [[rumpun]] bahasa [[bahasa Indo-Europa|Indo-Eropa]]. Bersama dengan bahasa [[Iran]], bahasa Sanskerta termasuk rumpun [[bahasa Indo-Iran]] dan dengan ini bagian dari kelompok '''[[Satem]]''' bahasa-bahasa Indo-Eropa, yang juga mencakup cabang [[Balto-Slavik]].
52

suntingan