Buka menu utama

Perubahan

3.041 bita ditambahkan ,  1 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
|main_interests = [[Ontologi]]{{·}} [[Subjektivitas]]{{·}} [[Etika]]
|notable_ideas = [[Yang Lain (filsafat)|"Yang Lain"]] (''autrui''), filsafat konkret (''philosophie concrète'')
|influences = [[Henri Bergson|Bergson]]{{·}}[[Martin Buber|Buber]]{{·}}[[Martin Heidegger|Heidegger]]{{·}}[[Søren Kierkegaard|Kierkegaard]]<ref>{{en}} Jon Bartley Stewart, ''Kierkegaard and Existentialism'', Ashgate Publishing, Ltd., 2011, p. 204.</ref>{{·}}[[Edmund Husserl|Husserl]]<ref>{{en}} Spiegelberg, Herbert and Schuhmann, Karl (1982). ''The Phenomenological Movement''. Springer. pp. 438–439, 448–449.</ref>{{·}}[[François Mauriac|Mauriac]]{{·}}[[Josiah Royce|Royce]]<ref>{{en}} A. Wadge, ''The Influence of Royce on the philosophy of Gabriel Marcel'', Master's thesis, Durham University, 1972.{{page needed}}</ref>
|influenced = [[Pierre Boutang|Boutang]]{{·}}[[Emmanuel Levinas|Levinas]]{{·}}[[Walker Percy|Percy]]{{·}}[[Jean Wahl|Wahl]]{{·}}[[Paul Ricoeur|Ricoeur]]
}}
'''Gabriel Honoré Marcel''' ({{IPA-fr|ɡa.bʁi.jɛl ɔ.nɔ.ʁe maʁ.sɛl|lang}}; {{lahirmati||7|12|1889||8|10|1973}}) adalah seorang [[kritik musik|kritikus musik]], [[pengarang drama]], [[filsafat Perancis|filsuf Perancis]], dan tokoh terkemuka [[eksistensialisme Kristen]].<ref name="Audi">{{en}} {{cite book |author=K.R. Hanley |year=1999 |chapter=Marcel, Gabriel |title=The Cambridge Dictionary of Philosophy |editor=Robert Audi |pages=834-835 |location=London |publisher=Cambridge University Press}}</ref> Ia adalah penulis lebih dari selusin buku dan setidaknya tiga puluh drama, karya-karyanya berfokus pada pergumulan individu modern dalam suatu masyarakat yang tidak manusiawi secara teknologi. KendatiKarya-karya seringawalnya dipandangmemperlihatkan sebagaiketertarikannya tokoh eksistensialis Perancis yang pertama, ia melepaskan diri dari figur sepertipada [[Jean-Paul Sartreidealisme]], sertasebelum memilihdi istilahkemudian 'Filsafathari Eksistensi'ia ataumemperlihatkan "neo-Sokrateanisme"kecondongannya untuk mendefinisikan buah pemikirannya.pada ''[[Misteri Eksistensieksistensialisme]]''.<ref ({{lang-fr|Le Mystère de l'être}}) adalah buku dua jilid karya Marcel yang dikenal luas.name="Harun"/>
 
Kendati sering dipandang sebagai tokoh eksistensialis Perancis yang pertama, ia melepaskan diri dari figur seperti [[Jean-Paul Sartre]], serta memilih istilah 'Filsafat Eksistensi' atau "neo-Sokrateanisme" untuk mendefinisikan buah pemikirannya. ''[[Misteri Eksistensi]]'' ({{lang-fr|Le Mystère de l'être}}) adalah buku dua jilid karya Marcel yang dikenal luas.
== Riwayat Hidup ==
[[Berkas:Plaque Gabriel Marcel, 21 rue de Tournon, Paris 6.jpg|thumb|left|200px|Batu Nisan Gabriel Marcel]]
Marcel dilahirkan pada tahun 1889 di [[Paris]].<ref name="Harun"/> <ref name="Bertens">{{id}} Karl Bertens., ''Filsafat Barat Kontemporer - Perancis'', Jakarta: Gramedia, 2001</ref> Karl Bertens menyatakan bahwa ayahnya seorang [[Katolik]] dan ibunya keturunan [[Yahudi]],<ref name="Bertens" /> namun sebuah biografi oleh André-Pierre Bizien menyatakan bahwa ayahnya merupakan seorang diplomat agnostik.<ref>http://suite101.fr/article/gabriel-marcel-biographie-dun-philosophe-artiste-aimant-dieu-a27268 Biographie de Gabriel Marcel par Adré-Pierre Bizien</ref> Kematian ibu kandungnya membuat Marcel hidup dalam ketidakbahagiaan, karena ayahnya menikah lagi.<ref name="Bertens" /> Namun berkat kunjungannya ke luar negeri ([[Jerman]] dan [[Italia]]) menjadikan dia berpikir terbuka sejak semula menjadi filsuf.<ref name="Bertens" /> Ia mendapatkan gelar [[sarjana]] dalam filsafat pada tahun 1910 di [[Universitas Sorbonne]] pada usia 20 tahun.<ref name="Harun" /> Pada awalnya ia tertarik dengan [[idealisme]] dan menolah [[positivisme]], namun kemudian mengikuti [[eksistensialisme]].<ref name="Harun"/>
 
==Biografi==
Ia mengajar di perbagai Lycees secara berpindah-pindah; Vendome (1911-1912), [[Paris]] (1915-1918, 1939-1941), Sens (1919-1922) dan di [[Montpellier]] (1941) yang tidak diduduki tentara [[Jerman]] di wilayah selatan.<ref name="Bertens"/> Lalu pada masa [[Perang Dunia I]] dia bekerja di [[Palang Merah]], dalam tugas pencarian orang-orang hilang, dia memiliki pandangan bahwa manusia kongkret tidak bisa disamakan dengan data yang terdapat dalam [[arsip]], [[formulir]], atau surat resmi lainnya.<ref name="Bertens"/> Pada tahun 1919 ia menikahi Jacqueline Boegner, kemenakan pendeta Boegner yang terkenal sebagai tokoh gerakan [[Oikumene]].<ref name="Bertens"/> Melalui pencarian yang panjang, akhirnya Marcel masuk [[Katolik]] pada tahun 1929.<ref name="Bertens"/> Di sini dia bertemu dengan penulis [[drama]] bernama Francois Mauriac.<ref name="Bertens"/> Mungkin hal inilah yang menyebabkan Marcel menolak sistematisasi dalam karya-karyanya.<ref name="Bertens"/> Marcel juga menulis karya-karya dalam bentuk drama sangat banyak jumlahnya.<ref name="Bertens"/>
[[Berkas:Plaque Gabriel Marcel, 21 rue de Tournon, Paris 6.jpg|thumb|left|200px|Batu Nisannisan Gabriel Marcel.]]
 
Marcel lahir pada tahun 1889 di [[Paris]], Perancis. Laure Meyer, ibunya yang adalah keturunan [[Yahudi]],<ref>{{fr}} [http://archive.wikiwix.com/cache/?url=http%3A%2F%2Fsuite101.fr%2Farticle%2Fgabriel-marcel-biographie-dun-philosophe-artiste-aimant-dieu-a27268 Biographie de Gabriel Marcel par Adré-Pierre Bizien]</ref> meninggal dunia saat usianya tiga tahun. [[Henry Marcel]] ayahnya kemudian menikahi bibinya, saudara perempuan dari ibu kandungnya, dan ia dibesarkan oleh mereka. Sang ayah adalah seorang [[Gereja Katolik|Katolik]] yang meninggalkan imannya dan menjadi seorang [[agnostik]],<ref name="citadel">{{en}} {{cite book | title=The Philosophy of Existentialism | publisher=Citadel Press | author=Marcel, Gabriel | year=1947 | location=Paris | isbn=0-8065-0901-5 | others=[[Manya Harari]]}}{{page needed}}</ref> sementara sang bibi secara nominal adalah seorang [[Protestan]] liberal, sehingga Marcel praktis tidak menerima pendidikan kerohanian dalam asuhan keluarganya.<ref name="Drummond">{{en}} {{cite book |url=https://books.google.co.id/books?id=_VH1CAAAQBAJ |title=Phenomenological Approaches to Moral Philosophy: A Handbook |editor1=J.J. Drummond |editor2=Lester Embree |publisher=Springer Science & Business Media |year=2013 |isbn=9401599246 |pages=269-270}}</ref> Ketika berusia delapan tahun, ia pindah selama setahun ke tempat ayahnya bertugas sebagai [[duta (gelar)|Duta Berkuasa Penuh]].<ref name="citadel" />
Marcel sangat mencintai seni, hal ini terlihat dari [[musik]] yang juga menjadikannya berarti, misalnya tokoh [[J.S Bach]], seorang musisi pada zaman [[Barok]].<ref name="Edmund">{{id}}Karl-Edmund Prier., ''Sejarah Musik – Jilid 2', Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 2007</ref> J.S Bach, bagi Marcel lebih penting dibanging [[Pascal]], St. [[Agustinus]] maupun pengaran siapa pun.<ref name="Bertens"/> Dia adalah pemain [[piano]] yang sangat profesional.<ref name="Bertens"/>
 
Marcel tidak menyukai pelajaran-pelajaran yang diterimanya di sekolah menengah, selain filsafat dan musik.<ref name="Drummond"/> Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di [[Universitas Paris|Sorbonne]] (Universitas Paris), tempat ia menghadiri kuliah yang dibawakan oleh [[Henri Bergson]],<ref name="Drummond"/> menyelesaikan tesis DES<ref>Judul tesisnya adalah ''Coleridge et Schelling'' (''[[Samuel Taylor Coleridge|Coleridge]] dan [[Friedrich Wilhelm Joseph Schelling|Schelling]]''), dipublikasikan pada tahun 1971 (lih. {{fr}} Jeanne Parain-Vial, ''Gabriel Marcel: un veilleur et un éveilleur'', L'Âge d'Homme, 1989, p. 12).</ref> (''{{Interlanguage link multi|diplôme d'études supérieures|fr}}'', kira-kira setara dengan tesis [[Master of Arts|M.A.]]) dan lulus ujian ''[[:en:agrégation|agrégation]]'' dalam bidang filsafat pada tahun 1910, ketika usianya baru 20 tahun.<ref name="Harun" /> Saat berlangsungnya [[Perang Dunia I]], ia bertugas sebagai pimpinan Layanan Informasi yang dikelola oleh [[Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah|Palang Merah]] untuk menyampaikan berita seputar para tentara yang terluka kepada keluarga mereka.<ref name="citadel" /> Dalam tugasnya mencari orang-orang yang hilang dalam peperangan, ia berpegang pada pandangan bahwa manusia konkret tidak dapat disamakan dengan data yang terdapat dalam arsip, formulir, atau surat resmi lainnya.<ref name="Bertens"/> Setelah perang berakhir, pada tahun 1919, ia menikahi Jacqueline Boegner, putri dari seorang pendeta Protestan yang berpengaruh.<ref name="Bertens">Karl Bertens., ''Filsafat Barat Kontemporer - Perancis'', Jakarta: Gramedia, 2001{{page needed}}</ref>
Marcel banyak diundang untuk memberikan ceramah dan mengajar; di [Jerman]], [[Norwegia]], [[Portugal]], [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], [[Amerika Selatan]], [[Jepang]], [[Maroko]] dan [[Libanon]].<ref name="Bertens"/> Penghargaan yang pernah ia terima adalah diangkat sebagai anggota ''Institut de France'', hadiah sastra [[Perancis]], hadiah [[Goethe]] dari kota [[hamburg]], hadian perdamaian dari toko buku Jerman, hadiah [[Erasmus]] dari [[Belanda]] dsb.<ref name="Bertens"/>
 
Ia meninggal dunia pada tahun [[1973]].<ref name="Harun">Harun Hadiwijono. 1983. ''Sari Sejarah Filsafat Barat 2''. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 174-177.</ref><ref name="Bertens"/>
Ia mengajar filsafat pada sejumlah sekolah menengah tahap akhir atau ''[[Pendidikan menengah di Perancis|lycée ]]'' di berbagai kota (misalnya di [[Vendôme]], Paris, [[Sens]], dan [[Montpellier]]),<ref name="Bertens"/> dikenal sebagai seorang kritikus drama untuk berbagai jurnal sastra, dan bekerja sebagai editor untuk [[Plon (penerbit)|Plon]], penerbit utama Katolik Perancis.<ref name="stanford">{{en}} [https://plato.stanford.edu/entries/marcel/ Gabriel (-Honoré) Marcel], ''[[Stanford Encyclopedia of Philosophy]]'</ref> Ia adalah juga seorang pianis profesional<ref name="Bertens"/> yang gemar melakukan improvisasi musik dengan pianonya.<ref>{{en}} {{cite book |url=https://books.google.co.id/books?id=ZRxFrs93z0wC |title=Time in the Philosophy of Gabriel Marcel |author=Helen Tattam |publisher=Modern Humanities Research Association |year=2013 |isbn=1907322833 |page=25}}</ref> Kekagumannya akan [[Johann Sebastian Bach]]<ref>Karl-Edmund Prier, ''Sejarah Musik – Jilid 2'', Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 2007{{page needed}}</ref> membuatnya berkata, "Dia lebih berarti dalam hidup saya daripada [[Blaise Pascal|Pascal]] atau [[St. Agustinus]] atau penulis mana pun."<ref>{{en}} {{cite book |title=The Tragic Sense of Life in Men and Nations |author=Miguel de Unamuno |others=Translated by Anthony Kerrigan |publisher=Princeton University Press |year=1977 |isbn=0691018200 |page=xix}}</ref> Kendati demikian, ia mengaku bahwa Bach kelak mengantarnya memasuki Gereja Katolik.<ref>{{en}} {{cite web |url=http://www.ncregister.com/daily-news/the-bach-to-school-program |title=The ‘Bach to School’ Program |date=March 27, 2015 |author=Donald DeMarco |publisher=[[National Catholic Register]]}}</ref> Seorang penulis Katolik Perancis bernama [[François Mauriac]] memperhatikan kalau karya tulis Marcel menyinggung tema-tema seperti "komitmen, pengampunan, karakter moral, dan pembenaran agama akan tatanan moral", lalu menyampaikan secara tertulis kepadanya bahwa ia seharusnya bergabung dengan Gereja Katolik.<ref name="stanford"/> Setelah melewati suatu proses dan merenungkan perkataan Mauriac, Marcel melakukan konversi keyakinan ke [[Gereja Katolik|iman Katolik]] pada tahun 1929.<ref name="Drummond"/> Pemikiran non-sistematis Marcel kemungkinan disebabkan oleh pengaruh dari Mauriac.<ref name="Bertens"/> Ia menjadi penentang [[antisemitisme]] dan mendukung upaya untuk menjangkau orang-orang non-Katolik.
 
Marcel banyak diundang untuk memberikan ceramah dan mengajar; di [[Jerman]], [[Norwegia]], [[Portugal]], [[Amerika Serikat]], [[Kanada]], [[Amerika Selatan]], [[Jepang]], [[Maroko]] dan [[LibanonLebanon]].<ref name="Bertens"/> Penghargaan yang pernah ia terima adalah diangkat sebagai anggota ''Institut de France'', hadiah sastra [[Perancis]], hadiah [[Goethe]] dari kota [[hamburgHamburg]], hadian perdamaian dari toko buku Jerman, hadiah [[Erasmus]] dari [[Belanda]] dsb.<ref name="Bertens"/>
 
IaMarcel meninggal dunia pada tahun [[1973]] di Paris.<ref name="Harun">Harun Hadiwijono. 1983. ''Sari Sejarah Filsafat Barat 2''. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 174-177.</ref><ref name="Bertens"/>
 
== Karya-karya yang dihasilkan ==
* 2009. ''Thou Shall Not Die.'' Compiled by Anne Marcel. Katharine Rose Hanley, trans. South Bank: St Augustine's Press.
 
== lihatLihat pula ==
* [[Eksistensialisme]]
* [[Personalisme]]
14.576

suntingan