Buka menu utama

Perubahan

Tidak ada perubahan ukuran, 1 tahun yang lalu
 
== Kebijakan ==
Di usianya yang ketiga puluh tiga, dengan pengalaman politik yang telatif sedikit, Yelizaveta mendapati dirinya sebagai pemimpin dari kekaisaran besar yang berada dalam salah satu masa paling genting. Rusia berada dalam pengaruh kuat penasihat Jerman dan di masa Yelizaveta, banyak yang dari mereka kemudian diasingkan.<ref name="Russian Tsars' p.106"/>
 
Yelizaveta menghapus dewan kabinet yang digunakan di masa pemerintahan Anna dan membentuk ulang senat sebagaimana di masa Pyotr yang Agung dengan pimpinan dari tiap departemen (tidak ada orang Jerman di dalamnya) hadir. Urusan pertama yang dia selesaikan adalah menangani masalah perang dengan Swedia. Perjanjian Abo ditandatangani tanggal 7 Agustus 1743. Swedia menyerahkan kepada Rusia Finlandia selatan sebelah timur sungai Kymmene yang menjadi batas bagi kedua negara. Perjanjian ini juga memberikan Rusia Benteng Villmanstrand dan Fredrikshamn.{{sfn|Chisholm|1911}}
 
Kejadian besar berikutnya yang terjadi di masa pemerintahan Yelizaveta adalah Perang Tujuh Tahun. Dia menyepakati Perjanjian Versailles untuk melakukan persekutuan dengan Prancis dan Austria untuk melawan Prusia. Dia ingin mendesak tapal batas Prusia sehingga negara itu tidak lagi dapat membahayakan Kekaisaran Rusia.
 
Dikarenakan kemungkinan akan terjadinya pemberontakan dari pendukung mantan kaisar sebelumnya, Ivan, Yelizaveta memusnahkan semua kertas, koin, dan berkas yang memuat tentang Ivan.<ref>''Russian Tsars'' by Boris Antonov, p.103.</ref>
 
== Pemilihan pewaris ==