Budaya Minangkabau: Perbedaan revisi

128 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
+gambar
(+gambar)
(+gambar)
 
==== Arsitektur ====
[[Berkas:Pagaruyung Istana.jpg|jmpl|Istano Basa Pagaruyung sebuah replika istana asli Kerajaan Minangkabau yang sudah terbakar]]
 
Arsitektur Minangkabau merupakan bagian dari seni arsitektur khas Nusantara, yang wilayahnya merupakan kawasan rawan gempa. Sehingga banyak rumah-rumah tradisionalnya yang berbentuk panggung, menggunakan kayu dan pasak, serta tiang penyangga yang diletakkan di atas batu tertanam. Namun ada beberapa kekhasan arsitektur Minangkabau yang tak dapat dijumpai di wilayah lain, seperti atap bergonjong. Model ini digunakan sebagai bentuk atap rumah, balai pertemuan, dan kini juga digunakan sebagai bentuk atap kantor-kantor di seluruh Sumatera Barat. Di luar Sumatera Barat, atap bergonjong juga terdapat pada kantor perwakilan Pemda Sumatera Barat di [[Jakarta]], serta pada salah satu bangunan di halaman [[Istana Lama Seri Menanti|Istana Seri Menanti]], [[Negeri Sembilan]]. Bentuk gonjong diyakini berasal dari bentuk tanduk kerbau, yang sekaligus merupakan ciri khas etnik Minangkabau.
 
56

suntingan