Luwuk, Banggai: Perbedaan revisi

2.572 bita ditambahkan ,  3 tahun yang lalu
(Update dan Cleanup.)
'''Luwuk''' adalah ibu kota [[Kabupaten Banggai]] , yang berjarak sekitar 607 km dari [[Kota Palu]], ibu kota Provinsi [[Sulawesi Tengah]]. Kota Luwuk mempunyai moto "Luwuk Berair", yaitu kota yang "Bersih, Aman, Indah dan Rapi".
 
== Luas dan Batas WilayahSejarah ==
Secara etimologi, Luwuk dari asal kata Luwok, Huk, yang artinya "Teluk". Sebelum menjadi nama Kota Luwuk, wilayah ini merupakan pelabuhan masyarakat Keleke, Asama Jawa dan Soho serta Dongkalan. Dalam perjalanan Pemerintahan, Luwuk ditetapkan menjadi pusat pemerintahan oleh [[Hindia Belanda]] pada tahun 1906, ibu kota Afdeling Sulawesi Bagian Timur, kemudian tahun 1908 dipindahkan ke [[Bau-Bau]], Luwuk menjadi pusat wilayah ''[[onderafdeling]]'' pada tahun 1924. Kampung pertama yang terbentuk di pesisir Luwuk (teluk), yaitu:
 
Kota Luwuk, yang terletak di pesisir Selat Pelang, merupakan ibu kota Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Total area dari kota ini adalah 101,43 km2, yang terdiri dari 23 kelurahan, dan 14 Desa. Dari total area ini, luas wilayah yang mendapat pelayanan kebersihan hanya mencapai 20,00 km2 (19,7 %).
 
Batas kota Luwuk adalah sebagai beriku :
* Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Poh, Kecamatan Pagimana;
* Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Peleng, Banggai Kepulauan;
* Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Lambangan, Kecamatan Luwuk Timur;
* Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Lontiok, Kecamatan Nambo Bosa.
 
Secara etimologi, Luwuk dari asal kata Luwok, Huk, yang artinya "Teluk", sebelum jadi nama Kota Luwuk, tempat ini merupakan pelabuhan masyarakat Keleke, Asama Jawa dan Soho serta Dongkalan. Dalam perjalanan Pemerintahan, Luwuk ditetapkan menjadi pusat pemerintahan oleh Hindia Belanda tahun 1906, ibu kota Afdeling Sulawesi Bagian Timur, kemudian tahun 1908 dipindahkan ke Bau-Bau, Luwuk menjadi pusat wilayah Onderafdeling pada tahun 1924. Kampung pertama terbentuk dipesisir Luwuk (teluk), yaitu :
1. Kampung Asam Jawa, Kepala Kampung Pauh(1901-1926);
2. Kampung Soho, Kepala Kampung Toansi Pauh (1926-1963;)
3. Kampung Dongkalan, Kepala Kampung H.Kailo Sinukun (1940).
 
Masuknya pemerintahan Jepang tahun 1942, Luwuk menjadi kota pemerintahan Jepang dengan nama "Bunken Kanrikan". Pada tahun 1943 Jepang memerintahkan raja Banggai terakhir H.Sjokuran Aminuddin Amir memindahkan Ibu Kota Kerajaan Banggai di Luwuk, dengan pangkat suco (raja)Banggai. Pada tahun 1952, Pemerintahan RI. menetapkan Luwuk sebagai Ibu Kota Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Swapraja Banggai, dan pada tanggal 4 Juli 1952 Kota Luwuk ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Banggai, berdasarkan UU RI. Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Kabupaten Dati II di Sulawesi. (lihat Buku Sejarah Kabupaten Banggai, Haryanto Djalumang, Rajawali Press, Jakarta, 2012).
Masuknya pemerintahan Jepang tahun 1942, Luwuk menjadi kota pemerintahan Jepang dengan pemimpin bergelar [[Bunken Kanrikan]]. Pada tahun 1943, Jepang memerintahkan raja Banggai terakhir [[Syukuran Aminuddin Amir]] untuk memindahkan ibu kota Kerajaan Banggai di Luwuk, dan dirinya diangkat sebagai pemimpin dengan pangkat Suco (raja) Banggai. Pada tahun 1952, pemerintah Indonesia menetapkan Luwuk sebagai ibu kota Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) Swapraja Banggai, dan pada tanggal 4 Juli 1952 Kota Luwuk ditetapkan sebagai ibu kota Kabupaten Banggai, berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959<ref>Buku Sejarah Kabupaten Banggai, Haryanto Djalumang, Rajawali Press, Jakarta, 2012</ref>
 
Kota Luwuk pada tahun 2013 terdiri dari :
* Kecamatan Luwuk Selatan
* Kecamatan Nambo Bosa
Jumlah Kelurahan sebanyak 23 Kelurahan dan jumlah Desa sebanyak 14 Desa.
Jumlah Kelurahan sebanyak 23 Kelurahan dan jumlah Desa sebanyak 14 Desa. Kota Luwuk pusat kegiatan Pendidikan, telah ada dua Universitas, yaitu Universitas Muhammadiyah Luwuk (Unismuh) dan Universitas Tompotika Luwuk (Untika). Akademi Keperawatan Luwuk, dan Akademi Normal Luwuk. Lembaga-lembaga non formal lainnya, adalah Gaja Madah Colege, Unhas Colege, Unstrat Coleg, LKP Widyagama dan Untad Coleg, serta Yayasan Pendidikan Insan Cita.
 
Kota Luwuk merupakan pusat kegiatan keagamaan, Masjid Pertama adalah Masjid Al Hikmah Soho (1920), dirintis oleh Toansi Pauh, Imam Talla, Lengkas, Djafili, Ustadz Ngadimin, kemudian Masjid Mutahidah Dongkalan (1930), yang dirintis oleh Habib Said Al Bakar, Habib Awad Al Bakar, H. Kailo Sinukun, H. Thalib, H. Kalia Makmur, H. Siradjuddin Datu Adam.dan lainnya. Gereja pertama adalah Gereja Bukit Zaitun (1943), perintisnya, Pandeta Tumbelaka, Mantiri. Sedangkan Pusat Pemerintahan berada di wilayah SOHO (1906 s/d 1963), Luwuk.
== Geografi ==
Kota Luwuk, yang terletak di pesisir Selat Pelang, merupakan ibu kota Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Total area dari kota ini adalah 101,43 km2, yang terdiri dari 23 kelurahan, dan 14 Desa. Dari total area ini, luas wilayah yang mendapat pelayanan kebersihan hanya mencapai 20,00 km2 (19,7 %).
 
Batas kota Luwuk adalah sebagai beriku :
* Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Poh, Kecamatan Pagimana;
* Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Peleng, Banggai Kepulauan;
* Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Lambangan, Kecamatan Luwuk Timur;
* Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Lontiok, Kecamatan Nambo Bosa.
 
=== Iklim ===
{{Weather box
| open = Y
| metric first = yes
| single line = Y
| location = [[Luwuk]], [[Sulawesi Tengah]], [[Indonesia]]
 
| Jan mean C =23.6
| Feb mean C =23.7
| Mar mean C =23.9
| Apr mean C =23.4
| May mean C =24.2
| Jun mean C =23.8
| Jul mean C =23.5
| Aug mean C =23.5
| Sep mean C =23.5
| Oct mean C =24.1
| Nov mean C =23.9
| Dec mean C =23.8
| year mean C =23.7
 
| Jan precipitation mm =107
| Feb precipitation mm =111.3
| Mar precipitation mm =156.9
| Apr precipitation mm =131.2
| May precipitation mm =143.9
| Jun precipitation mm =147.4
| Jul precipitation mm =150.9
| Aug precipitation mm =116.3
| Sep precipitation mm =56.9
| Oct precipitation mm =63.9
| Nov precipitation mm =93.2
| Dec precipitation mm =101.2
| year precipitation mm =1380.1
 
| Jan humidity =84
| Feb humidity =83.7
| Mar humidity =83.5
| Apr humidity =84
| May humidity =83.5
| Jun humidity =82.9
| Jul humidity =80.3
| Aug humidity =77.9
| Sep humidity =76.8
| Oct humidity =78.9
| Nov humidity =81.8
| Dec humidity =83.7
| year humidity =81.8
 
| Jan precipitation days =21
| Feb precipitation days =18.2
| Mar precipitation days =16.9
| Apr precipitation days =14.1
| May precipitation days =15
| Jun precipitation days =14.6
| Jul precipitation days =12.2
| Aug precipitation days =11.3
| Sep precipitation days =9.7
| Oct precipitation days =10.7
| Nov precipitation days =13.9
| Dec precipitation days =19.3
| year precipitation days =176.9
 
| Jand sun =12.5
| Febd sun =12.5
| Mard sun =12.5
| Aprd sun =12.5
| Mayd sun =12.4
| Jund sun =12.4
| Juld sun =12.4
| Augd sun =12.4
| Sepd sun =12.5
| Octd sun =12.5
| Novd sun =12.5
| Decd sun =12.5
| yeard sun =12.5
 
| source = Weatherbase<ref name=Weatherbase>{{cite web |url=http://www.weatherbase.com/weather/weather.php3?s=602399&cityname=Luwuk-Central-Sulawesi-Indonesia |title=LUWUK, INDONESIA |publisher=weatherbase.com |access-date=21 Juli 2017}}</ref>
}}
 
== Demografi ==
Suku asli kota Luwuk yakni suku Saluan (Keleke-Soho, Mangkian Piala-Dongkalan, Nambo, Simpoung), Balantak, dan Banggai (sebelum banggai menjadi kabupaten sendiri) Kota ini masuk dalam wilayah Kerajaan Banggai. Populasi kota Luwuk berjumlah 54.089 jiwa, dengan kepadatan kurang lebih mencapai 533 jiwa per km2. Dengan populasi seperti tersebut, kota Luwuk dikatagorikan sebagai kota kecil (20.001-100.000 jiwa).
 
=== Agama ===
Kota Luwuk merupakan pusat kegiatan keagamaan. Masjid Pertama adalah Masjid Al Hikmah Soho (1920), dirintis oleh Toansi Pauh, Imam Talla, Lengkas, Djafili, Ustadz Ngadimin, kemudian Masjid Mutahidah Dongkalan (1930), yang dirintis oleh Habib Said Al Bakar, Habib Awad Al Bakar, H. Kailo Sinukun, H. Thalib, H. Kalia Makmur, H. Siradjuddin Datu Adam.dan lainnya. Gereja pertama adalah Gereja Bukit Zaitun (1943), perintisnya, Pandeta Tumbelaka, Mantiri. Sedangkan Pusat Pemerintahan berada di wilayah SOHO (1906 s/d 1963), Luwuk.
 
== Sosial ==
=== Pendidikan ===
Kota Luwuk merupakan pusat kegiatan pendidikan di Banggai. Telah ada dua Universitas, yaitu [[Universitas Muhammadiyah Luwuk]] (Unismuh) dan [[Universitas Tompotika]] (Untika). Akademi Keperawatan Luwuk, dan Akademi Normal Luwuk. Lembaga-lembaga non-formal lainnya, adalah Gaja Madah Colege, Unhas Colege, Unstrat Coleg, LKP Widyagama dan Untad Coleg, serta Yayasan Pendidikan Insan Cita.
 
== Sarana dan Prasarana ==