Yoweri Museveni: Perbedaan revisi

24 bita dihapus ,  2 tahun yang lalu
k
tidak ada ringkasan suntingan
k
 
== Masa muda dan awal karier (1944–72) ==
[[Berkas:Uganda Ntungamo.png|thumbjmpl|rightka|175px|Museveni dilahirkan di [[Ntungamo]] di Uganda barat daya, di sini diperlihatkan dalam warna merah.]]
Museveni yang dilahirkan di [[Ntungamo]] di barat Uganda, adalah anggota kelompok etnis [[Nyankole]]. Ia diberi nama keluarga, Mu'''seven'''i, yang artinya "Anak orang dari [Pasukan] ke-Tujuh", untuk menghormati Batalyon ke-7 dari [[King's African Rifles]], pasukan kolonial Britania yang banyak mempunyai anggota orang Uganda yang melayani dalam [[Perang Dunia II]]. Nama tengahnya diambil dari nama ayah tirinya, Amos Kaguta, seorang gembala ternak yang dinikahi ibunya, Esteri Kokundeka, di Ntungamo. Amos Kaguta juga adalah ayah dari saudara tiri Museveni, Caleb Akandwanaho, yang lebih dikenal di Uganda sebagai "[[Salim Saleh]]",{{ref|SalimSaleh}} dan saudara perempuannya [[Violet Kajubiri]].{{ref|Kajubiri}}
 
 
=== Perjanjian Nairobi 1985 ===
[[Berkas:NairobiAgreement1985.jpg|thumbjmpl|leftkiri|195px|Museveni dan [[Tito Okello|Okello]] menandatangani perjanjian damai yang menentukan.]]
 
Pada [[27 Juli]] [[1985]], perpecahan di dalam pemerintahan [[Kongres Rakyat Uganda|UPC]] menyebabkan terjadinya sebuah kudeta militer yang berhasil terhadap Obote oleh bekas komandan Angkatan Daratnya, Letjen [[Tito Okello]], seorang suku Acholi. Museveni dan NRM/A marah karena revolusi yang telah mereka perjuangkan selama empat tahun telah “dibajak” oleh UNLA, yang mereka anggap telah kehilangan nama karena pelanggaran-pelanggaran hak-hak asasi manusia yang parah pada masa Obote II.{{ref|TindigarukayoI}} Namun, meskipun pihak Museveni bersikap hati-hati, NRM/A akhirnya setuju untuk menghadiri perundingan perdamaian yang diadakan oleh sebuah delegasi [[Kenya]] yang dipimpin oleh Presiden [[Daniel arap Moi]].
Sementara mestinya terlibat dalam perundingan-perundingan perdamaian, Museveni mendekati Jenderal [[Mobutu Sésé Seko|Mobutu]] dari [[Zaire]] dalam upaya menangkal keterlibatan pasukan-pasukan Zaire dalam mendukung junta militer Okello. Namun, pada 20 Januari 1986, beberapa ratus pasukan yang setia kepada Idi Amin disertai oleh militer Zaire memasuki wilayah Uganda. Pasukan-pasukan itu ikut campur di dalam konflik sipil setelah beralngsungnya latihan rahasia di Zaire dan imbauan dari Okello sepuluh hari sebelumnya.{{ref|Guardian_21Jan86}} Dukungan Mobutu terhadap Okello merupakan utang yang kelak diselesaikan oleh Museveni bertahun-tahun kemudian, ketika ia memerintahkan pasukan-pasukan Uganda terlibat dalam [[Perang Kongo Pertama|konflik yang akhirnya menggulingkan pemimpin Zaire itu]].
 
[[Berkas:MuseveniInauguration.jpg|thumbjmpl|rightka|299px|Museveni mengangkat sumpah sebagai Presiden pada 29 Januari, 1986.]]
Namun, pada tahap ini, NRA telah mengembangkan momentum yang tidak dapat dihentikan. Pada 22 Januari, pasukan-pasukan pemerintah di Kampala telah mulai meninggalkan pos-pos mereka beramai-ramai sementara pasukan-pasukan pemerontak merebut wilayah di selatan dan barat daya Uganda.{{ref|Times_23Jan86ii}} Pada tanggal 25, faksi yang dipimpin oleh Museveni akhirnya merebut ibu kota. NRA menggulingkan pemerintahan Okello dan mengumumkan kemenangan esok harinya.
 
 
== Museveni berkuasa (1986–1996) ==
[[Berkas:ReaganMuseveni.jpg|thumbjmpl|leftkiri|299px|Museveni bertemu dengan Presiden [[Ronald Reagan]] di [[Gedung Putih]] pada Oktober 1987.]]
=== Regenerasi politik dan ekonomi ===
Rezim-rezim sesudah [[Idi Amin|Amin]] di Uganda dicirikan oleh [[korupsi]], [[sektarianisme]] dan ketidakmampuan untuk memulihkan ketertiban dan mendapatkan legitimasi rakyat. Museveni harus menghindari pengulangan kesalahan-kesalahan ini apabila pemerintahannya tidak ingin mengalami nasib yang sama. NRM mengumumkan pemerintahan sementara selama empat tahun, yang terdiri dari basis etnis yang lebih luas daripada pendahulu-pendahulunya. Namun, wakil-wakil dari berbagai faksi ini dipilih langsung oleh Museveni. Kekerasan sektarian yang telah membayang-bayangi sejarah Uganda baru-baru ini diajukan sebagai pembenaran untuk membatasi kegiatan-kegiatan partai-partai politik dan basis-basis pendukung mereka yang khas etnis. Sistem non-partai tidak melarang partai-partai politik, namun mencegah mereka untuk mengajukan calon-calon mereka secara langsung dalam pemilu. Apa yang disebut sistem “Gerakan” ini, yang menurut Museveni mengklaim kesetiaan dari setiap warga Uganda, kelak menjadi batu penjuru dalam politik selama hampir 20 tahun.
Pada April 1994, sebuah pesawat yang membawa Presiden Habyarimana dari Rwanda dan Presiden [[Cyprien Ntaryamira]] dari [[Burundi]] ditembak jatuh di atas bandara [[Kigali]]. Hal ini mendorong terjadinya [[genosida Rwanda]] yang menyebabkan sekitar 800.000 orang tewas. Front Patriotik Rwanda menyerbu ke Kigali dan mengambil alih kekuasaan dengan pertolongan tentara Uganda.
 
[[Berkas:Camp children.JPG|thumbjmpl|rightka|200px|Anak-anak Uganda yang menjadi pengungsi karena perang di utara]]
Pada April 1995, Uganda memutuskan hubungan dengan [[Sudan]] sebagai protes atas dukungan [[Khartoum]] terhadap [[Pasukan Perlawanan Tuhan]] (LRA), sebuah kelompok pemberontak yang aktif di Uganda utara. Sebaliknya, Sudan mengklaim bahwa Uganda memberikan dukungan kepada [[Tentara Pembebasan Rakyat Sudan]]. Kedua kelompok ini dicurigai beroperasi di seberang perbatasan Uganda-Sudan yang renggang. Pertikaian antara Uganda dan Sudan berasal sekurang-kurangnya pada 1988. Para pengungsi Uganda mencari perlindungan di Sudan selatan pada masa rezim [[Idi Amin|Amin]] dan [[Milton Obote|Obote II]]. Namun, setelah NRM berkuasa pada 1986, banyak dari para pengungsi ini bergabung dengan kelompok-kelompok pemberontak Uganda, termasuk [[Front Tepi Nil Barat]] dan belakangan LRA. Dalam waktu yang cukup panjang, pemerintahan Museveni menganggap Sudan sebagai ancaman yang paling serius terhadap keamanan Uganda.
 
== Mandat demokrasi yang baru (1996–2001) ==
 
[[Berkas:MuseveniCampaign1996.jpg|thumbjmpl|leftkiri|200px|Kerumunan masyarakat menyambut konvoi Museveni dalam pemilu presiden 1996.]]
=== Pemilu ===
Pemilu diadakan pada [[9 Mei]] 1996. Museveni mengalahkan [[Paul Ssemogerere]] dari [[Partai Demokrat (Uganda)|Partai Demokrat]], yang ikut sebagai kandidat dari "Koalisi kekuatan antar partai", dan kandidat baru, [[Mohamed Mayanja]]. Museveni menang telak dengan 75,5% suara pemilih dari 72,6% pemilih yang berhak memilih. Meskipun para pengamat internasional maupun dalam negeri menyatakan bahwa pemilu itu sah, kedua kandidat yang kalah menolak hasilnya. Museveni dilantik sebagai Presiden untuk kedua kalinya pada [[12 Mei]] 1996.
Pada April 1998, Uganda menjadi negara pertama yang dinyatakan berhak mendapatkan [[pembebasan utang]] di bawah inisiatif [[negara-negara miskin yang berhutang besar]] (HIPC), dan menerima bantuan sekitar 700 juta dolar AS.{{ref|WB_HIPC}} Museveni dipuji karena programnya membantu kaum perempuan di negaranya. Selama hampir 10 tahun ia dibantu oleh wakil presidennya, seorang perempuan, [[Specioza Kazibwe]]. Ia pun telah banyak mendorong kaum perempuan untuk melanjutkan studi di sekolah tinggi. Di pihak lain, Museveni menolak seruan-seruan agar memberikan lebih banyak hak atas tanah keluarga kepada kaum perempuan.{{ref|WOUGNET_Tamale}}
 
[[Berkas:MuseveniGesturing.jpg|thumbjmpl|rightka|299px|Pada tahun 1990-an, Museveni dipuji oleh [[dunia barat|barat]] sebagai bagian dari [[:Generasi Baru Pemimpin Afrika|generasi baru pemimpin Afrika]].]]
 
Sejak pertengahan tahun 1990-an, Museveni dianggap merupakan teladan bagi suatu [[generasi baru pemimpin Afrika]], antitesis dari sindrom "tokoh besar" yang telah mendominasi politik di benua itu sejak kemerdekaan. Potongan dari artikel ''[[New York Times]]'' pada 1997 menggambarkan rasa hormat yang mendalam yang diberikan kepada Museveni oleh media, pemerintah maupun akademikus barat:
Seperti yang diamati oleh sejumlah komentator politik (mis. Wafula Okumu), Museveni sebelumnya telah menyatakan bahwa ia menganggap ide bertahan dalam jabatan selama “15 tahun atau lebih” bukan sesuatu yang baik, dan mengumumkan bahwa ia adalah “anggota dari kelompok pemimpin Afrika yang mabuk kekuasaan” – sambil membandingkan dirinya dengan [[Robert Mugabe]] dan [[Charles Taylor]]{{ref|Okumu}} (yang oleh sebagian orang dianggap sebagai jagoan kepemimpinan Afrika). Komentar-komentar dari pencetus kampanye anti kemiskinan dari Britania, [[Bob Geldof]] memicu protes dari para pendukung Museveni di luar kantor Komisi Tinggi (Kedutaan Besar) Britania di [[Kampala]]. "Bangunlah Museveni. Waktumu sudah habis, pergilah," kata bekas bintang rock itu pada Maret 2005, sambil menjelaskan bahwa upaya-upaya untuk mengubah konstitusi akan merugikan rekor Museveni dalam memerangi kemiskinan dan [[HIV/AIDS]].{{ref|BBC_22March05}} Dalam sebuah artikel opini dalam ''[[Boston Globe]]'' dan dalam sebuah pidato yang disampaikan di [[Wilson Center]], bekas dubes AS untuk Uganda [[Johnnie Carson]] melontarkan lebih banyak kritik terhadap Museveni. Meskipun ia mengakui Presiden sebagai "pembaharu yang tulen " yang kepemimpinannya "leadership [telah] menghasilkan kestabilan dan pertumbuhan ", Carson juga berkata, "kita mungkin sedang menyaksikan terciptanya seorang [[Robert Mugabe|Mugabe]] dan [[Zimbabwe]] yang baru".{{ref|CarsonSpeech}} "Banyak pengamat melihat upaya-upaya Museveni untuk mengamendemen konstitusi sebagai pengulangan masalah umum yang melanda banyak pemimpin Afrika – ketidaksediaan untuk mengikuti norma-norma konstitusional dan menyerahkan kekuasaan".{{ref|BostonGlobe_1May05}}
 
[[Berkas:GadoMuseveniID.jpg|thumbjmpl|leftkiri|299px|[[Kartun editorial|Kartun satir]] yang mengomentari upaya-upaya untuk mengubah konsitusi. [[Gerakan Perlawanan Nasional|Gerakan]] digambarkan di sini sebagai boneka yang dikontrol oleh Museveni, sedang menulis "masa jabatan ke-3" dalam konstitusi Uganda.]]
Pada Juli 2005, [[Norwegia]] menjadi negara Eropa ketiga yang dalam beberapa bulan ini mengumumkan pemotongan simbolis terhadap bantuan asing untuk Uganda sebagai jawaban terhadap kepemimpinan politik di negara itu. [[Britania Raya]] dan [[Irlandia]] juga mengambil langkah-langkah serupa pada bulan Mei. "Departemen Luar Negeri ingin menyoroti dua masalah: perubahan konstitusi untuk menghapuskan batas masa jabatan, dan masalah-masalah dengan membuka ruang politik, hak-hak asasi manusia dan korupsi", ujar duta besar Norwegia Tore Gjos.{{ref|Reuters_19Jul05}} Yang sangat penting adalah penangkapan terhadap dua anggota parlemen oposisi dari [[Forum untuk Perubahan Demokratis]]. Para pejuang hak-hak asasi manusia menuduh bahwa penangkapan-penangkapan itu bermotivasi politik ''[[Human Rights Watch]]'' menyatakan bahwa "penangkapan para panggota parlemen oposisi ini berbau oportunisme politik ".{{ref|HRW_27April05}} Sebuah laporan rahasia [[Bank Dunia]] yang bocor pada bulan Mei menyatakan bahwa para peminjam internasional mungkin akan mengurangi dukungannya terhadap program-program non-kemanusiaan di Uganda. "Kami menyesal karena kami tidak bias lebih positif mengenai situasi politik Uganda saat ini, khususnya mengingat catatan tentang negara ini yang sangat mengagumkan pada akhir tahun 1990-an", kata laporan itu. "Pemerintah pada umumnya telah gagal untuk mengintegrasikan rakyatnya yang majemuk ke dalam suatu proses politik yang tunggal yang bias bertahan untuk jangka waktu yang lama… Barangkali yang paling penting, kecenderungan-kecenderungan politiknya, sebagai akbiat dari tekad Presiden untuk tetap mencalonkan diri untuk ketiga kalinya, menunjukkan penurunan."{{ref|NewVision_17May05}}
 
Museveni menjawab tekanan internasional yang meningkat itu dengan menuduh negara-negara donor ikut campur dengan politik dalam negeri, dan menggunakan bantuan untuk memanipulasi negara-negara miskin. “Biarkan negara-negara mitra memberikan nasihat dan serahkanlah kepada negara itu sendiri untuk memutuskan …negara-negara [maju] harus meninggalkan kebiasaan berusaha menggunakan bantuan untuk mendikte pengelolaan negara-negara kita."{{ref|NewVision_27May05}} "Masalah dengan orang-orang itu bukanlah masa jabatan ketiga atau melawan korupsi atau sistem multi-partai,” tambah Museveni dalam suatu pertemuan dengan para pemimpin Afrika lainnya, "masalahnya ialah bahwa mereka ingin membiarkan kita tidak bertumbuh."{{ref|Monitor_26May05}}.
 
[[Berkas:MuseveniStraw.jpg|thumbjmpl|rightka|299px|Museveni bertemu dengan [[Menteri Luar Negeri dan Persemakmuran|Menteri Luar Negeri Britania]] [[Jack Straw (politikus)|Jack Straw]] pada Januari 2004.]]
Pada Juli 2005, sebuah [[referendum multi partai Uganda, 2005|referendum konstitusional]] menghentikan pembatasan yang telah berlaku selama 19 tahun terhadap aktivitas-aktivitas [[partai politik|partai-partai politik]]. Dalam " [[Gerakan Perlawanan Nasional|sistem Gerakan]]" yang non partai (karena itu disebut "gerakan") yang dilembagakan oleh Museveni pada 1986, partai-partai tetap ada, namun calon-calonnya diwajibkan ikut dalam pemilu sebagai pribadi-pribadi, bukan sebagai wakil-wakil kelompok politik manapun. Langkah ini jelas dimaksudkan untuk mengurangi pembagian etnis, meskipun banyak pengamat yang kemudian mengklaim bahwa sistem ini tidak lain merupakan cara untuk membatasi aktivitas oposisi. Sebelum pemungutan suara, juru bicara Forum untuk Perubahan Demokratis (FDC) menyatakan, “Sektor-sektor ekonomi penting dipimpin oleh orang-orang dari kampung halaman presiden … Kita mempunyai rezim yang paling sektarian di dalam sejarah negara kita meskipun pada kenyataannya tidak ada partai.” {{ref|FDCspokes}} Banyak orang Uganda yang melihat perubahan Museveni yang kini menganut pluralisme politik sebagai sebuah konsesi kepada para donor – yang dimaksudkan untuk melunakkan pukulan ketika ia mengumumkan bahwa ia ingin bertahan untuk masa jabatan ketiga {{ref|Reuters_30Jul05}} Anggota parlemen oposisi [[Omara Atubo]] mengatakan bahwa keinginan Museveni untuk melakukan perubahan hanyalah sekadar "sebuah benteng dan di balik itu ia berusaha menyembunyikan ambisi-ambisinya untuk berkuasa seumur hidup".{{ref|Reuters1Aug2005}}