Buka menu utama

Perubahan

10 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
k
cosmetic changes
Mayjen (Purn) H. '''Andi Mattalatta''' ({{lahirmati|[[Barru]], [[Sulawesi Selatan]]|1|9|1920|[[Makassar]], [[Sulawesi Selatan]]|16|10|2004}}<ref>[http://www.tokoh-indonesia.com/ensiklopedi/a/andi-mattalatta/index.shtml "Tokoh Indonesia - Andi Mattalata"]</ref>) adalah seorang tokoh pejuang kemerdekaan asal [[Bugis]] yang juga tokoh olahraga [[Indonesia]] terutama dalam olahraga [[renang]], [[ski air]] dan [[tinju]]. Ia juga merupakan ketua penyelenggara [[PON IV]] di [[Makassar]]. Ia juga merupakan ayah dari penyanyi Indonesia, [[Andi Meriem Mattalata]]. Atas jasa-jasanya namanya diabadikan sebagai nama stadion di Makassar yaitu [[Stadion Andi Mattalata]].
 
Di bidang olahraga, Mattalatta sudah menunjukkan kehebatannya sejak [[1932]], ketika ia menyisihkan atlet-atlet keturunan Belanda dalam renang gaya dada memperebutkan piala Ratu Wilhelmina der Nederlanden van Oranje Nassau di Makassar. Pasa usia 15 tahun, Mattalatta menjadi petinju yang mengawali prestasi pada kelas bulu (55kg55&nbsp;kg) dengan meng-KO petinju Batavia, [[Kid Usman]], kelas ringan (60 &nbsp;kg). Ia juga menjadi pelatih dibeberapa klub atlet karena kemahirannya dalam olahraga-olahraga tersebut.
 
Ketika bertugas sebagai Komandan Batalyon di [[Pare-Pare]], Mayor Andi Mattalatta mengharuskan semua anak buahnya untuk pandai berenang. Hal ini disebabkan karena dia mempunyai pengalaman pahit ketika memimpin Gerakan Operasi Militer (GOM) di Pulau [[Haruku]], [[Maluku Selatan]] ketika menumpas gerombolan [[Republik Maluku Selatan]] (RMS). Prajurit yang tergabung dalam Batalyon 705 yang diberangkatkan [[18 Desember]] [[1950]] banyak yang gugur bukan karena tertembak musuh, melainkan tenggelam ketika terjadi pendaratan pantai.
 
{{DEFAULTSORT:Mattalata, Andi}}
 
[[Kategori:Tokoh olahraga Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh TNI-AD]]
110.443

suntingan