Buka menu utama

Perubahan

k
tidak ada ringkasan suntingan
[[Skolastisisme]] membawa masuk teologi Kristen ke dalam istilah-istilah [[Aristotelianisme]]. Dengan demikian penting untuk dipahami bahwa istilah-istilah seperti ''nyata'' (''riil'') dan ''substansi'' dalam ''kehadiran nyata'' dan ''[[transubstansiasi]]'' harus dimengerti di dalam kerangka [[teori substansi]] Aristotelian, dan bukan dalam pengertian masa kini yang mengacu pada fisik atau materiil. Para filsuf abad pertengahan yang menggunakan konsep-konsep Aristotelian sering membuat perbedaan antara bentuk-bentuk (''morphē'') yang [[bentuk substansial|substansial]] dan [[aksiden (filsafat)|aksidental]] ("tampilan atributif"). Bagi Aristoteles, suatu "substansi" (''[[ousia]]'') adalah suatu objek atau benda (''thing'') yang individual, yang dapat memiliki bentuk-bentuk aksidental sebagai properti-properti non-esensial.
 
Selama periode abad pertengahan berikutnya, isu tersebut diperdebatkan di dalam Gereja Barat. Dan, setelah [[Reformasi Protestan]], menjadi salah satu topik utama yang menyebabkan perpecahan di antara berbagai kelompok dalam Protestanisme. Doktrin [[Lutheran]] mengenai kehadiran nyata, yang dikenal dengan sebutan "[[persatuan sakramental]]", dirumuskan dalam [[Pengakuan Iman Augsburg]] tahun 1530. [[Martin Luther]] secara terbuka mendukung doktrin tersebut, menerbitkan ''{{ill|en|Sakramen dari Tubuh dan Darah Kristus—Melawan Kaum Fanatik|The Sacrament of the Body and Blood of Christ—Against the Fanatics}}'' pada tahun 1526. Dengan demikian, perpecahan teologis utama dalam isu ini beralih menjadi bukan antara Katolisisme dengan Protestanisme, tetapi di dalam Protestanisme sendiri, khususnya antara Luther dan [[Zwingli]], yang membahas isu ini di [[Musyawarah Marburg]] pada tahun 1529 namun gagal mencapai kesepakatan. Pandangan Zwingli kelak dikaitkan dengan istilah [[Memorialisme]], yang mengemukakan suatu pemahaman tentang Perjamuan Kudus yang diselenggarakan semata-mata sebagai "peringatan akan" Kristus. Hal ini secara akurat mendeskripsikan posisi kalangan [[Anabaptis]] dan tradisi-tradisi turunannya. Namun, John Riggs mengatakan bahwa ini bukan posisi yang dianut Zwingli; menurutnya, Zwingli menegaskan bahwa Kristus adalah ''benar-benar'' (secara substansi), kendati bukan secara fisik, hadir dalam [[sakramen]] tersebut.<ref>{{en}} {{cite book |last=Riggs |first=John |year=2015 |title=The Lord's Supper in the Reformed Tradition |location=Louisville, KY |publisher=Westminster John Knox |page=74}}</ref>
 
[[Konsili Trente]], yang diadakan tahun 1545&ndash;1563 sebagai reaksi terhadap Reformasi Protestan dan memprakarsai [[Kontra-Reformasi]] Katolik, menyatakan pandangan tentang kehadiran nyata sebagai "perubahan keseluruhan substansi roti menjadi [[Tubuh Kristus|tubuh]], keseluruhan substansi (''substantia'') anggur menjadi [[Darah Kristus|darah [Kristus]]], dan hanya penampilannya (''species'') saja yang tetap; suatu perubahan yang paling tepat Gereja Katolik sebut [[Transubstansiasi]]."<ref>{{en}} {{cite book|title=The Encyclopedia Americana |url=https://books.google.com/books?id=bXRUQjOff5QC&pg=PA659|year=1919|page=659}}</ref>
[[Berkas:Reaalipreesens.jpg|thumb|Sebuah catatan tentang [[kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi|kehadiran nyata]] di Gereja Mikael Agricola, Helsinki.]]
{{main article|Ekaristi dalam Lutheranisme}}
{{see also|Sakramen dari Tubuh dan Darah Kristus—Melawan Kaum Fanatik}}
 
Jemaat [[Lutheran]] percaya akan kehadiran nyata tubuh dan darah Kristus dalam Perjamuan Kudus atau Ekaristi.<ref name=WELSparticipation>{{en}} {{cite web |url=https://www.wels.net/cgi-bin/site.pl?1518&cuTopic_topicID=814&cuItem_itemID=1045 |archive-url=http://wayback.archive-it.org/all/20080102081951/https://www.wels.net/cgi-bin/site.pl?1518&cuTopic_topicID=814&cuItem_itemID=1045 |dead-url=yes |archive-date=2 January 2008 |work=WELS Topical Q&A |title= 1 Corinthians 10:16 – Meaning of "Participation |publisher=[[Wisconsin Evangelical Lutheran Synod]] |accessdate=4 February 2015 }}</ref><ref name=WELSQA>{{en}} {{cite web |url=https://www.wels.net/cgi-bin/site.pl?1518&cuTopic_topicID=258&cuItem_itemID=8633 |archive-url=http://wayback.archive-it.org/all/20080102005853/https://www.wels.net/cgi-bin/site.pl?1518&cuTopic_topicID=258&cuItem_itemID=8633 |dead-url=yes |archive-date=2 January 2008 |work=WELS Topical Q&A |title= Beliefs of other Church |publisher=[[Wisconsin Evangelical Lutheran Synod]] |quote=As [[Confessional Lutheran]]s we believe in baptismal regeneration, the real presence of Christ's body and blood in the Lord's Supper, and infant baptism. |accessdate=4 February 2015}}</ref> Tubuh dan darah Kristus dipandang "benar-benar dan secara substansial hadir di dalam, dengan dan di bawah bentuk"<ref name=WLS-Real>{{en}} {{cite web|url=http://www.wlsessays.net/files/BrugReal.pdf |title=The Real Presence of Christ's Body and Blood in The Lord's Supper: Contemporary Issues Concerning the Sacramental Union |last=Brug |first=John F. |publisher=[[Wisconsin Lutheran Seminary]] |quote=Lutherans have always emphasized that Christ's true body and blood are really present 'in, with, and under' the bread and wine and that Christ's true body and blood are received by all who receive the elements, either to their blessing or to their condemnation…Lutherans emphasize that although the presence of Christ in the Sacrament is a supernatural presence, which is beyond our understanding and explanations, it is a real, substantial presence. Jesus simply says, 'This is my body. This is my blood,' and Lutherans confess this when they say, 'The bread and wine we receive are Christ's body and blood.' They also combine the words 'in and under' from the [[Large Catechism|Catechism]] and the word 'with' from the [[Formula of Concord]] into the expression 'Christ's body and blood are received in, with, and under the bread and wine.' |accessdate=9 February 2015 |deadurl=yes |archiveurl=https://web.archive.org/web/20150204101123/http://www.wlsessays.net/files/BrugReal.pdf |archivedate=4 February 2015 |df=dmy }}</ref><ref>{{en}} Jensen, R.M. (ed.), Vrudny, K. J. (ed.), [https://books.google.com/books?id=if4hQec2ClEC&pg=PA85 ''Visual Theology: Forming and Transforming the Community Through the Arts''], p85</ref> roti dan anggur yang telah dikonsekrasi (elemen-elemennya). Karenanya para penerima komuni makan dan minum tubuh dan darah kudus dari Kristus sendiri maupun roti dan anggur tersebut (lih. [[Pengakuan Iman Augsburg]], Artikel 10) di dalam [[Sakramen Lutheran|Sakramen]] ini.<ref>{{en}} [http://bookofconcord.org/augsburgconfession.php#article10 Article X: Of the Lord's Supper], ''[[Augsburg Confession]]''</ref><ref>{{en}} [http://bookofconcord.org/defense_8_holysupper.php Article X: Of the Holy Supper], ''[[Apology of the Augsburg Confession|The Defense of the Augsburg Confession]]'', 1531</ref>
14.576

suntingan