Buka menu utama

Perubahan

5 bita ditambahkan ,  2 tahun yang lalu
{{quotation|"(yaitu) Kitab-kitab [[Ibrahim]] dan [[Musa]]."|{{quran-s|Al-A'la|87|19}}}}
 
Kedua kalimat itu berasal dari akar kalimat yang sama yaitu, "''sahafa''" (menulis). ''Shuhuf'' (صحيفة; tunggal: ''sahifa'') berarti sepenggal kalimat yang ditulis dalam material seperti [[kertas]], [[kulit]], [[papirus]] dan media lain. Sedangkan ''mushaf'' (مصحف; jamak: ''masahif'') berarti kumpulan-kumpulan ''shuhuf'', yang dibundel menjadi satu, seperti 2 sampul dalam satu isi.<ref>[http://web.youngmuslims.ca/online_library/books/ulum_al_quran/Ch2S2s12.htm Ulum Al-Qur'an Shuhuf and Mushaf]</ref>
 
Dalam sejarah penulisan dari teks Qur'an, ''shuhuf'' terdiri dari beberapa lembaran yang pada akhirnya Qur'an dikumpulkan pada masa [[Abu Bakar]]. Dalam ''shuhuf'' tersebut susunan tiap ayat di dalam surah telah tepat, tetapi lembaran-lembaran yang ada belumlah tersusun dengan rapi, tidak dibundel menjadi satu isi.
 
Kalimat ''mushaf'' pada saat ini memiliki arti lembaran-lembaran yang dikumpulkan di dalam Qur'an yang telah dikoleksikan pada masa [[Utsman bin Affan]]. Pada saat itu, tiap ayat di dalam surah telah disusun dengan rapi. Saat ini umat Islam juga menyebut setiap duplikat Qur'an, yang mana memiliki keteraturan tiap ayat dan surah disebut ''mushaf''.
 
=== ''Shuhuf'' ===
Shuhuf yaitu wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasulnabi, tetapi tidak wajib disampaikan atau diajarkan kepada manusia.
Beberapa [[nabi]] yang dikatakan memiliki ''shuhuf'' adalah:
* [[Adam]] - 10 ''shuhuf''
* [[Syits]] - 60 ''shuhuf'', (pendapat lain mengatakan 50 shuhuf)<ref name="Kitab Allāh"/>
* [[Idris A.S|Khanukh]] - 30 ''shuhuf''
* [[Ibrahim]] - 30 ''shuhuf'' (10 shuhuf)<ref name="Kitab Allāh"/>
* [[Musa]] - 10 ''shuhuf''
==== Taurat (Torah) ====
Taurat adalah tulisan berbahasa [[Bahasa Ibrani|Ibrani]], berisikan syariat (hukum) dan kepercayaan yang benar dan diturunkan melalui Musa, pada kira-kira abad 12 sebelum masehi. Isi pokok Taurat adalah 10 firman Allah bagi [[Banibangsa IsrailIsrael]]. Selain itu, Taurat berisikan tentang sejarah nabi-nabi terdahulu hingga Musa dan kumpulan hukum. {{quotation|"Allah telah menurunkan kitab kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang terdahulu dari padanya, lagi menurunkan Taurat dan Injil."|{{quran-s|Ali 'Imran|3|3}}}}
 
==== Zabur (Mazmur) ====
Zabur berisi mazmur (nyanyian pujian bagi Allah) yang dibawakan melalui [[Dawud]]Daud yang berbahasa [[Qibti]], pada kira-kira abad ke-10 sebelum masehi. Kitab ini tidak mengandung syariat, karena Daud diperintahkan untuk meneruskan syariat yang telah dibawa oleh Musa. {{quotation|"...dan kami telah memberi kitab zabur kepada Nabi Dawud."|{{quran-s|An-Nisa'|4|163}}}}
''Teks miring''
 
==== Injil ====
[[Injil]] pertama kali ditulis menggunakan [[bahasa Suryani]] melalui murid-murid Isa untuk bangsa Israel sebagai penggenap ajaran Musa. Injil diturunkan pada permulaan abad pertama masehi. Kata Injil sendiri berasal dari bahasa [[Yunani]] yaitu ''euangelion'' yang berarti "kabar gembira". Injil-injil tidak mempunyai pembahasan sistematis mengenai satu tema atau tema-tema tertentu,<ref>[http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=749&res=almanac Sejarah Perjanjian Baru (Ensiklopedi Fakta Alkitab)]</ref> meskipun di dalamnya banyak membahas hal [[Surga|kerajaan Surga]]. Injil yang ada saat ini mengandung firman Allah dan riwayat Isa, yang semuanya ditulis oleh generasi setelah Isa.
{{quotation|"...dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat, dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat, dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa."|{{quran-s|Al-Ma'idah|5|46}}}}
 
==== Al-Qur`an ====
{{Utama|Al-Qur'an}}
* Al-Qur`an merupakan kumpulan firman yang diberikan Allah sebagai satu kesatuan kitab sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat muslim. Menurut syariat Islam, kitab ini dinyatakan sebagai kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, selalu terjaga dari kesalahan, dan merupakan tuntunan membentuk ketaqwaan manusia.
{{quotation|"Pada bulan Ramadan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia."
|{{quran-s|Al-Baqarah|2|185}}}}
Kemudian An Nissa 4 ayat 136 dan 163:
{{quotation|"Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya."|{{quran-s|An-Nisa'|4|27)}}}}
{{quotation|"Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, [[Isa]], [[Ayyub]], [[Yunus]], [[Harun]] dan [[Sulaiman]], dan Ka6miKami berikan Zabur kepada [[Daud]]."
|{{quran-s|An-Nisa'|4|163}}}}
Menurut sumber berdasarkan hadits shahih dari Imam Ahmad, kesemua kitab-kitab suci tersebut turun pada bulan [[Ramadan]], ''shuhuf'' Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadan, Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadan dan Injil pada hari ketiga belas dari Ramadan.<ref>Rasulullah {{saw}} bersabda, ”''Shuhuf'' Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadan, dan Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadan dan Injil pada hari ketiga belas dari Ramadan.” (Hadits riwayat Imam Ahmad).</ref> Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan berdasarkan pada salah satu surah di dalam Al-Qur'an yang berbunyi:
{{quotation|"Bulan Ramadan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu, serta pemisah antara haq dan batil."|{{quran-s|Al-Baqarah|2|185}}}}
[[Ibnu Katsir]] mengatakan bahwa Allah menyanjung bulan Ramadan di atasdiatas bulan-bulan yang lain, yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana kesemua kitab-kitab suci diturunkan di dalamnya.
 
=== Janji Allah terhadap orang beriman ===
Menurut keyakinan ajaran Islam, Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan yang buahnya melimpah ruah, kepada orang yang jujur, lurus dan tidak menyimpang dari kebenaran. Sebagai contoh dalam ayat:
{{quotation|"...dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al-Qur'an ) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan, dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka."
|{{quran-s|Al-Ma'idah|2|66}}}}
== Hubungan Al-Qur'an dengan kitab terdahulu ==
{{Utama|Hubungan Al-Qur'an dengan kitab lain}}
Semua muslim meyakini bahwa adanya wahyu progresif, bahwa wahyu Tuhan berkembang dengan seiring berjalannya waktu dan perbedaan kelompok dari masyarakat. Di dalamDidalam Al-Qur'an membenarkan tentang adanya larangan bekerja di hari [[Sabat|Sabbath]] dalam [[Taurat]], tetapi Al-Qur'an membolehkan bekerja dan mengesampingkan hal tersebut.
 
Pada awal tahun kenabian Muhammad, sebuah wahyu diberitakan kepadanya:
* {{id}} [http://www.khabarislam.com/iman-kepada-kitab-kitab-allah.html Iman kepada kitab-kitab Allah]
* {{id}} [http://www.eramuslim.com/syariah/quran-sunnah/nabi-muhammad-dalam-kitab-suci-terdahulu-1.htm Muhammad dalam kitab suci terdahulu]
 
{{Qur'an-stub}}
 
[[Kategori:Islam]]
Pengguna anonim