Orang bunian: Perbedaan revisi

623 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
== Latar belakang ==
Orang bunian adalah makhluk sebangsa jin, makhluk ini bisa menyerupai manusia, menurut cerita pernah seorang pemuda dilarikan oleh bangsa bunian tepatnya di lereng gunung singgalang,, sayangnya ketika si pemuda ditanya seperti makhluk bunian dia tidak bisa menjelaskan secara rinci ( otaknya sudah dipengaruhi) orang bunian memiliki paras yang cantik, bangsa bunia tidak pernah melarikan manusia yang berjenis kelamin perempuan, sebab bangsa bunian berjenis kelamin perempun,, adapun bangsa bunian berjenis laki2 menurut mitos masyarakat sumbar itu adalah bangsa manusia yang dicuri
Istilah ini dikenal di wilayah Istilah orang bunian juga kadang-kadang dikaitkan dengan istilah [[dewa]] di Minangkabau, pengertian "[[dewa]]" dalam hal ini sedikit berbeda dengan pengertian dewa dalam ajaran [[Hindu]] maupun [[Buddha]]. "Dewa" dalam istilah [[Minangkabau]] berarti sebangsa makhluk halus yang tinggal di wilayah [[hutan]], di [[rimba]], di pinggir [[bukit]], atau di dekat [[kuburan|pekuburan]]. Biasanya bila hari menjelang [[matahari terbenam]] di pinggir bukit akan tercium sebuah aroma yang biasa dikenal dengan nama "[[masakan]] [[dewa]]" atau "[[samba]] dewa". Aroma tersebut mirip bau [[kentang]] [[goreng]]. Hal ini dapat berbeda-beda namun mirip, berdasarkan kepercayaan lokal masyarakat Minangkabau di daerah berbeda. "Dewa" dalam kepercayaan Minangkabau lebih diasosiasikan sebagai ber[[gender]] [[perempuan]], yang [[cantik]] rupawan, bukan [[laki-laki]] seperti persepsi yang umum di kepercayaan lain.
 
Selain itu, masyarakat Minangkabau juga meyakini bahwa ada peristiwa orang hilang disembunyikan dewa / orang bunian. Ada juga istilah "orang dipelihara dewa", yang saat [[bayi]] telah dilarikan oleh dewa. Mitos ini masih dipercaya banyak masyarakat Minangkabau sampai sekarang.
 
{{Mitos supernatural Indonesia}}
Pengguna anonim